BLITAR - Laga Persib kontra Bangkok United pada ajang ACL2 menjadi salah satu pertandingan yang paling ditunggu pendukung Maung Bandung. Pertandingan tersebut akan menjadi penentuan langkah Persib menuju fase knockout. Dengan keyword utama Persib vs Bangkok United, antusiasme Bobotoh semakin tinggi menjelang kick-off 10 Desember mendatang.
Pertandingan ini juga menjadi laga terakhir Persib di Grup G ACL2, sekaligus laga kedua mereka di bulan Desember di semua kompetisi. Momentum positif usai kemenangan dramatis atas Borneo FC membuat mental skuad asuhan Bojan Hodak berada dalam kondisi terbaik. Dalam duel tunda pekan kelima Liga 1 itu, Persib menekuk Borneo FC 3-1 setelah sempat tertinggal lebih dulu.
Gol pembuka Borneo FC yang dicetak Joe Vinicius pada menit ke-18 sempat memberi tekanan, namun Persib berhasil membalikkan keadaan melalui gol Ramon Tangki menit 40, Federico Barba menit 50, dan Sadil Ramdani pada menit 90+6. Hasil tersebut meningkatkan kepercayaan diri pemain untuk menatap laga Persib vs Bangkok United yang jauh lebih menentukan dalam perjalanan mereka di kompetisi Asia.
Ramon Tangki dan Fitrah Maulana Jadi Sorotan
Salah satu nama yang menarik perhatian adalah Ramon Tangki. Gol sundulannya ke gawang Borneo menjadi gol perdana sang pemain bersama Persib. Tambahan kepercayaan diri ini diyakini membuat Ramon siap tampil lebih agresif saat menghadapi Bangkok United. Ikut bersinar juga penjaga gawang muda Fitrah Maulana, yang mencatat debut manis ketika dipercaya mengawal gawang Persib.
Dalam pertandingan tersebut, Fitrah tampil penuh determinasi dan berkontribusi besar terhadap kemenangan tim. Ia mengaku bersyukur mendapat kepercayaan dari pelatih Bojan Hodak serta pelatih kiper Mario Josic. Bermain di hadapan Bobotoh menjadi momen spesial yang tak akan ia lupakan sepanjang kariernya.
Bojan Hodak Optimistis Hadapi Bangkok United
Pelatih Persib, Bojan Hodak, tak lupa menyampaikan pujian kepada seluruh pemainnya yang tampil gemilang. Menurutnya, dominasi Persib dalam laga kontra Borneo FC adalah bukti kualitas permainan yang terus meningkat. Hal itu harus dipertahankan ketika menghadapi Bangkok United yang kini berada di peringkat kedua klasemen Grup G.
Meski hasil imbang sebenarnya cukup bagi Persib untuk mengamankan tiket ke fase knockout, seluruh pemain dipastikan tetap mengincar kemenangan. Bojan ingin tim tampil agresif di depan publik Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Ia menegaskan bahwa laga melawan Bangkok tak boleh dianggap enteng meski Persib pernah mengalahkan mereka pada pertemuan 1 Oktober lalu.
“Bangkok United pasti tampil berbeda. Mereka sudah lolos, tapi mereka juga ingin menjaga performa. Kami harus tetap fokus,” kata Bojan.
Persib Tidak Akan Terlena
Bojan menegaskan bahwa Persib tidak boleh terlena dengan kemenangan sebelumnya. Perubahan strategi dan peningkatan kualitas permainan Bangkok United membuat laga ini diprediksi berlangsung ketat. Tim asal Thailand tersebut dipastikan mengusung misi balas dendam setelah ditekuk Persib pada pertemuan sebelumnya.
Di sisi lain, Bojan memastikan bahwa Persib tengah mempersiapkan taktik baru untuk menghadapi gaya bermain Bangkok United yang agresif. Ia menyebut bahwa latihan taktis menjadi fokus utama tim dalam beberapa hari terakhir.
“Kami berlatih untuk penyempurnaan taktik menyerang dan bertahan. Kami tidak perlu latihan fisik untuk laga ini,” jelas Bojan.
Dukungan Bobotoh Jadi Kunci
Persib kembali menyerukan semangat “Persibkan Akhir Tahunmu”, yang disampaikan untuk membakar motivasi Bobotoh dan pemain. Mereka optimistis jika dukungan penuh di GBLA mampu menjadi energi tambahan bagi tim untuk mengamankan satu tempat di 16 besar ACL2.
“Perisai ditegakkan, pedang dibentangkan,” ujar pihak manajemen dalam kampanye resmi klub. Ajakan ini menjadi simbol bahwa Persib siap berperang bersama Bobotoh untuk satu tujuan: lolos ke fase knockout.
Semua mata kini tertuju pada duel Persib vs Bangkok United, sebuah laga yang bukan hanya tentang gengsi, tetapi juga tentang pembuktian kekuatan Persib di kancah Asia. Hasil pertandingan ini diperkirakan akan memengaruhi pamor Persib di kompetisi internasional serta menjaga momentum positif mereka hingga akhir tahun.
Editor : Dimas Galih Nur Hendra Saputra