Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persib Lolos Fase Grup ACL 2, Bung Binder Soroti Dominasi: ‘Ini Tim Paling Matang di ASEAN!’

Dimas Galih Nur Hendra Saputra • Kamis, 11 Desember 2025 | 21:45 WIB

Persib Lolos Fase Grup ACL 2, Bung Binder Soroti Dominasi: ‘Ini Tim Paling Matang di ASEAN!’
Persib Lolos Fase Grup ACL 2, Bung Binder Soroti Dominasi: ‘Ini Tim Paling Matang di ASEAN!’

BLITARPersib Bandung resmi lolos ke fase grup ACL 2, sebuah pencapaian besar yang kembali menegaskan posisi Maung Bandung sebagai kekuatan baru sepak bola Asia Tenggara. Dalam laga penentuan melawan Bangkok United, permainan Persib bukan hanya efektif, tetapi juga menunjukkan kedewasaan taktik yang jarang terlihat dari klub-klub ASEAN lainnya.

Pengamat sepak bola Asia, Bung Binder, bahkan menyebut Persib sebagai “tim paling matang di ASEAN saat ini”, merujuk pada performa konsisten skuad asuhan Bojan Hodak di kompetisi kontinental.

“Persib tampil seperti tim Asia betulan. Bukan hanya soal menang, tapi soal bagaimana mereka mendikte permainan dan memaksa lawan bermain setengah lapangan,” kata Bung Binder dalam tayangan analisis yang kini viral di platform digital.

Baca Juga: Heboh! Klaim Gaji Pensiunan 2025 Naik dan Ada Rapel — TASPEN Tegaskan Belum Ada Keputusan Resmi

Dominasi Sejak Menit Awal, Bangkok United Tak Berkutik

Dalam laga penentuan itu, Persib tampil menekan sejak awal. Bangkok United, yang sebelumnya dikenal sebagai tim dengan pressing tinggi dan pergerakan cepat, dipaksa bertahan oleh aliran bola rapi Persib.

Bung Binder mencatat bahwa Persib menguasai 72 persen serangan progresif, dengan distribusi bola yang tertata dari belakang, khususnya melalui jalur bek-bek yang disiplin menjaga struktur permainan.

“Ini bukan Persib yang main langsung-long ball. Ini Persib yang sabar bangun serangan, cerdas, dan tahu kapan mematikan ritme lawan,” tegasnya.

Baca Juga: Viral ‘TASPEN Resmi Umumkan Kenaikan Gaji Pensiunan PNS’, Ini Penegasan TASPEN Soal Rapel Pensiunan dan Keputusan Pemerintah 2025

Bangkok terlihat kesulitan keluar dari tekanan. Bahkan, beberapa kali mereka gagal mempertahankan bola lebih dari 5 detik akibat rapatnya pressing Persib.

Pendapat Pelatih Bangkok United: ‘Mereka Layak Lolos’

Pelatih Bangkok United, Toch Tawan Sripan, memberikan apresiasi tinggi untuk Persib.

“Persib sangat kuat, sangat disiplin. Mereka layak lolos fase grup ACL 2. Kami sudah mencoba menekan, tetapi struktur dan organisasi mereka terlalu bagus,” ujar Tawan.

Pelatih asal Thailand itu juga menambahkan bahwa secara fisik dan mental, Persib berada setingkat lebih tinggi.

Baca Juga: Sepanjang 2025, Jumlah Pemilih Baru di Kota Blitar Bertambah Ribuan

Menurutnya, pola permainan Persib yang tidak terburu-buru membuat Bangkok United kesulitan mengimbangi tempo.

“Begitu kami ingin naik menekan, mereka bisa keluar dari situasi sulit. Begitu kami mundur, mereka tambah menekan. Ini tim komplet,” sambungnya.

Bojan Hodak Dipuji: Sabar, Cerdas, dan Konsisten

Keberhasilan Persib lolos fase grup ACL 2 tidak lepas dari tangan dingin Bojan Hodak. Pelatih asal Kroasia itu tidak hanya membangun skuad dengan mental juara, tetapi juga menerapkan gaya bermain yang lebih dewasa.

Menurut Binder, Hodak bukan pelatih yang suka terburu-buru memberi instruksi. Ia membiarkan pemain membaca situasi dan mengambil keputusan sendiri di lapangan.

Baca Juga: Viral ‘Perintah Presiden Kenaikan Gaji Pensiunan 2025’, TASPEN Tegaskan Belum Ada Keputusan dan Imbau Waspada Informasi Tidak Resmi

“Hodak itu pelatih yang sabar. Dia tidak teriak-teriak setiap menit. Dia percaya pemainnya. Dan itu terbukti membuat Persib lebih matang,” ungkap Binder.

Pemain Kunci: Dari Bek Kokoh Hingga Duet Mesin Serangan

Dalam pertandingan penentu, beberapa pemain menonjol:

Achilles di lini belakang tampil mendominasi duel udara dan membaca alur serangan lawan.

Abraham menjadi kreator permainan yang jeli membuka ruang.

Cirkovic menjaga transisi tetap stabil, memutus serangan sebelum masuk zona berbahaya.

Di lini serang, Thiago dan Ezra menjadi duet hidup yang memaksa Bangkok United terus mundur. Meskipun tidak mencetak banyak gol, tekanan di sepertiga akhir lapangan membuat struktur Bangkok kacau.

Baca Juga: Mepet Akhir Tahun, Realisasi Proyek Perbaikan Jalan di Kabupaten Blitar Masih 60 Persen

Momentum Besar Menatap Babak Berikutnya

Lolosnya Persib ke fase grup ACL 2 bukan sekadar keberhasilan sementara. Ini menjadi sinyal bahwa klub asal Bandung itu kini siap menantang dominasi klub Asia lainnya.

Analyser menyebut, bila Persib mempertahankan gaya bermain seperti ini, mereka bukan hanya lolos fase grup, tetapi bisa melangkah jauh.

Persib sudah berubah. Mereka bukan tim yang hanya mengandalkan atmosfer Stadion GBLA. Mereka tak takut bermain di luar. Mereka tak takut menguasai bola. Ini identitas baru,” kata Binder.

Editor : Dimas Galih Nur Hendra Saputra
#persib #bojan hodak #ACL 2 2025 2026 #persib bandung #bangkok