Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persebaya Surabaya Berpacu dengan Waktu, Ancaman Denda Pelatih hingga Rumor Victor Luis dan Miljan Radovic Menguat

Findika Pratama • Senin, 15 Desember 2025 | 22:00 WIB
Persebaya Surabaya Berpacu dengan Waktu, Ancaman Denda Pelatih hingga Rumor Victor Luis dan Miljan Radovic Menguat
Persebaya Surabaya Berpacu dengan Waktu, Ancaman Denda Pelatih hingga Rumor Victor Luis dan Miljan Radovic Menguat

BLITAR - Persebaya Surabaya kembali menjadi sorotan tajam publik sepak bola nasional. Bukan hanya karena performa tim, tetapi juga lantaran persoalan krusial di level manajemen yang kini berpacu dengan tenggat regulasi penunjukan pelatih kepala. Di tengah tekanan waktu, Persebaya Surabaya juga dihadapkan pada panasnya bursa transfer paruh musim yang mulai memunculkan nama-nama besar.

Regulasi kompetisi Liga Indonesia menegaskan bahwa klub maksimal memiliki waktu 30 hari setelah berpisah dengan pelatih kepala untuk menunjuk pengganti definitif. Jika lewat sehari saja, denda ratusan juta rupiah siap menanti. Persebaya Surabaya menjadi salah satu dari tiga klub yang kini berada di bawah bayang-bayang sanksi tersebut.

Persik Kediri sudah lebih dulu aman setelah menunjuk Marcos Reina sebagai pelatih kepala. Namun, Persebaya Surabaya bersama dua klub lainnya masih menggantungkan nasib pada caretaker. Masalahnya, tidak semua caretaker memenuhi syarat lisensi AFC Pro, yang menjadi kewajiban untuk mendaftarkan pelatih kepala secara resmi.

Lisensi Pelatih Jadi Masalah Serius

Dari sejumlah nama yang beredar, hanya Uston Nawawi yang tercatat memiliki lisensi AFC Pro dan secara regulasi bisa langsung ditunjuk sebagai pelatih kepala. Namun, keputusan ini dinilai bukan sekadar soal administratif. Banyak pihak menilai inti persoalan Persebaya Surabaya bukan pada tenggat waktu, melainkan keberanian manajemen dalam mengambil keputusan strategis.

Penundaan berisiko memunculkan efek domino. Denda finansial hanyalah satu lapisan. Di sisi lain, struktur teknis tim menjadi tidak stabil, arah taktik kabur, dan pemain berpotensi kehilangan kompas permainan di fase penting kompetisi.

Jika penunjukan pelatih terlalu lama, adaptasi skuad akan terganggu. Sistem permainan sulit dibangun, sementara konsistensi performa menjadi taruhan besar. Pertanyaannya, apakah Persebaya Surabaya siap menunjuk pelatih sebagai solusi jangka panjang, atau sekadar langkah cepat untuk menghindari sanksi?

Bursa Transfer Persebaya Surabaya Memanas

Di tengah ketidakpastian kursi pelatih, Persebaya Surabaya justru aktif memanaskan bursa transfer. Dua rumor besar mencuat ke publik dan langsung menyita perhatian Bonek. Nama Victor Luis disebut masuk radar utama untuk memperkuat sektor kiri pertahanan.

Bek kiri asal Brasil milik PSM Makassar itu dikabarkan menjadi buruan sejumlah klub Jawa Timur, termasuk Arema FC dan Persik Kediri. Persaingan ini otomatis membuat valuasi pemain berpotensi melonjak tajam.

Berdasarkan catatan performa musim ini, Victor Luis telah tampil dalam 12 pertandingan bersama PSM, mencetak satu gol dan empat assist. Statistik tersebut menegaskan kontribusinya dalam fase transisi bertahan maupun menyerang. Tak heran jika Persebaya Surabaya memandangnya sebagai fondasi, bukan sekadar pemain rotasi.

Baca Juga: Viral Kenaikan Gaji Pensiunan 2025 Cair Sore Hari Sebelum 15 Desember, Ini Klarifikasi Tegas PT TASPEN Soal Rapel dan Jadwal Pencairan

Namun hingga kini, Victor belum memberikan sinyal terkait masa depannya. PSM tentu tak akan melepas sang pemain tanpa proposal yang sepadan dengan nilai pasar. Saga transfer ini pun diprediksi akan memanjang hingga paruh musim kompetisi.

Rumor Miljan Radovic Kembali Menguat

Selain pemain, isu pelatih juga kembali memanas. Nama Miljan Radovic disebut-sebut masuk radar Persebaya Surabaya sebagai kandidat pengganti Edu Perez. Rumor ini langsung memicu respons beragam dari suporter dan pengamat sepak bola nasional.

Tak hanya Persebaya Surabaya, Persis Solo juga dikabarkan mengincar pelatih asal Montenegro tersebut. Rekam jejak Radovic bersama Al Ramtah terbilang impresif, dengan catatan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang tanpa kekalahan.

Meski demikian, status kontrak dan durasi kerja sama Radovic masih menjadi tanda tanya besar. Hal ini membuat manajemen klub harus menghitung risiko secara matang sebelum mengambil keputusan final.

Di tengah tekanan regulasi, panasnya bursa transfer, dan sorotan publik, Persebaya Surabaya kini berada di persimpangan penting. Keputusan yang diambil dalam waktu dekat akan menentukan arah klub, bukan hanya untuk menghindari denda, tetapi juga menjaga stabilitas dan ambisi di sisa kompetisi musim ini.

 

Editor : Findika Pratama
#pelatih persebaya #bursa transfer liga indonesia #miljan radovic #persebaya surabaya #Victor Luis