BLITAR - Persib Bandung kalah 0-2 dari Malut United dalam laga lanjutan kompetisi domestik yang digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara. Kekalahan ini terasa menyakitkan bagi Bobotoh karena terjadi hanya beberapa hari setelah Maung Bandung tampil perkasa di pentas Asia dan memastikan tiket babak 16 besar AFC Champions League 2.
Sejak awal pertandingan, Persib Bandung tampak kesulitan mengembangkan permainan. Anak asuh Bojan Hodak terlihat kehilangan arah, terutama di lini belakang. Persib Bandung kalah 0-2 dari Malut United bukan semata karena serangan lawan yang efektif, tetapi juga akibat banyaknya kesalahan sendiri yang terjadi sejak menit-menit awal laga.
Absennya Bojan Hodak di sisi lapangan karena akumulasi kartu turut memberi pengaruh. Posisi pelatih kepala diambil alih oleh asisten Igor Tolic. Meski susunan pemain tidak menimbulkan kekhawatiran saat diumumkan, performa di lapangan jauh dari ekspektasi. Lini pertahanan yang dikawal Franz Putros, Julio Cesar, Patricio Matricardi, dan Eliano Reijnders tampak rapuh menghadapi pressing tinggi Malut United.
Lini Belakang Persib Kocar-Kacir
Malut United tampil disiplin dan agresif sejak menit awal. Pressing ketat membuat aliran bola Persib sering terputus di area sendiri. Kesalahan passing berulang kali dimanfaatkan tuan rumah untuk melancarkan serangan cepat. Situasi ini membuat Teja Paku Alam harus bekerja ekstra keras menjaga gawangnya.
Peluang emas pertama Malut United datang pada menit ke-15 lewat titik penalti setelah Patricio Matricardi melakukan handsball. David Da Silva yang maju sebagai eksekutor gagal menaklukkan Teja Paku Alam. Namun kegagalan itu tak membuat Malut United mengendurkan serangan.
Persib sendiri nyaris tak menciptakan peluang berbahaya sepanjang babak pertama. Justru petaka datang di penghujung paruh pertama pertandingan. Pada menit ke-39, Igor Inocencio berhasil mencetak gol pembuka lewat sundulan setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Persib.
Gol Emosional Ciro Alves
Puncak drama terjadi di detik akhir babak pertama. Ciro Alves, mantan idola Bobotoh, mencetak gol kedua Malut United lewat sepakan datar yang tak mampu dibendung Teja Paku Alam. Gol ini begitu emosional bagi sang pemain. Ciro bahkan terlihat meneteskan air mata usai membobol gawang klub yang pernah membesarkan namanya.
Gol tersebut menegaskan keunggulan Malut United 2-0 hingga turun minum. Persib Bandung kalah 0-2 dari Malut United di babak pertama tanpa mampu memberikan perlawanan berarti.
Dominasi Tanpa Gol di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Persib mencoba bangkit dengan melakukan sejumlah pergantian pemain. Nama-nama seperti William Barros, Ramon Tanque, dan Febri Hariyadi dimasukkan untuk menambah daya gedor. Secara penguasaan bola, Persib memang terlihat lebih dominan.
Namun dominasi tersebut tidak berbanding lurus dengan efektivitas serangan. Pertahanan rapat Malut United berhasil meredam setiap upaya Maung Bandung. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah.
Usai laga, Bojan Hodak yang menyaksikan pertandingan dari tribun VIP tampak kecewa. Kekalahan ini membuat Persib Bandung tetap tertahan di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 28 poin. Sementara Malut United naik ke peringkat keempat dengan raihan 25 poin.
Reuni Emosional Mantan Pemain Persib
Pertandingan ini juga menjadi ajang reuni para mantan pemain Persib Bandung yang kini berseragam Malut United. Tercatat ada tujuh eks pemain Maung Bandung di skuad Laskar Kie Raha, termasuk David Da Silva, Tyronne del Pino, dan Ciro Alves.
Usai laga, Ciro Alves, David Da Silva, dan Tyronne del Pino terlihat menyambangi bangku cadangan Persib. Pelukan hangat dan gestur permintaan maaf dari Ciro menutup laga yang sarat emosi tersebut, meski luka di hati Bobotoh akibat Persib Bandung kalah 0-2 dari Malut United tentu belum mudah terobati.
Editor : Dimas Galih Nur Hendra Saputra