BLITAR - Persib Bandung kalah dari Malut United pada laga lanjutan Super League 2025 yang digelar di Stadion Kie Raha, Ternate, Minggu siang. Maung Bandung harus pulang dengan tangan kosong setelah takluk dengan skor 0-2 dalam pertandingan yang berlangsung panas dan sarat emosi.
Kekalahan ini menjadi sorotan karena datang di tengah padatnya jadwal Persib Bandung. Persib Bandung kalah dari Malut United tak lepas dari kondisi fisik tim yang dinilai belum ideal usai menjalani rangkaian pertandingan dan perjalanan panjang. Hal itu diakui langsung oleh asisten pelatih Persib, Igor Tolic, dalam konferensi pers pascalaga.
Igor Tolic mengawali sesi jumpa media dengan memberikan apresiasi kepada Malut United. Menurutnya, tim tuan rumah pantas meraih tiga poin. Ia menilai performa Persib sepanjang pertandingan sudah terlihat jelas dan belum sesuai harapan. Persib Bandung kalah dari Malut United karena dinilai tidak cukup siap menghadapi laga ini.
Igor Tolic: Jadwal Padat Jadi Faktor Utama
Igor Tolic menegaskan kondisi tim sangat dipengaruhi jadwal yang padat serta waktu istirahat yang minim. Dalam tiga pekan terakhir, Persib harus melakoni enam pertandingan dengan waktu pemulihan yang sangat terbatas. Situasi tersebut berdampak langsung pada performa para pemain di lapangan.
“Kami baru bermain, lalu melakukan perjalanan jauh dengan waktu istirahat yang sangat terbatas. Itu memberi dampak besar bagi kami. Kami tidak cukup siap untuk bertanding,” ujar Igor Tolic.
Pelatih asal Kroasia itu menambahkan, para pemain sebenarnya sudah berusaha maksimal. Namun kondisi fisik yang tidak ideal membuat Persib kesulitan mengimbangi permainan Malut United yang tampil lebih segar dan efektif.
Tom Haye Minta Bobotoh Tetap Mendukung
Gelandang Persib Bandung, Tom Haye, yang mendampingi Igor Tolic dalam konferensi pers, menyampaikan pandangan serupa. Ia menilai waktu persiapan yang sangat singkat membuat laga berjalan berat bagi Maung Bandung. Bahkan, Persib baru tiba di Ternate pada pagi hari jelang pertandingan.
“Kami bahkan tidak punya dua malam untuk tidur. Sebagai pemain profesional, ini situasi yang sangat sulit,” kata Tom Haye.
Kepada Bobotoh, Tom Haye menyampaikan terima kasih atas dukungan yang terus mengalir, termasuk saat Persib memastikan lolos ke babak 16 besar AFC Champions League 2. Ia berharap suporter tetap memberi dukungan saat Persib kembali bermain di kandang pada laga berikutnya.
Insiden Yance Sayuri dan Mark Klok Jadi Sorotan
Selain hasil pertandingan, laga Malut United kontra Persib Bandung juga diwarnai insiden panas yang melibatkan Yance Sayuri dan kapten Persib, Marc Klok. Gestur Yance Sayuri yang terlihat seperti hendak memukul Klok saat terjadi benturan di lapangan viral di media sosial dan menuai kecaman warganet.
Menanggapi hal tersebut, Yance Sayuri langsung meminta maaf kepada Marc Klok melalui pesan langsung di Instagram. Permintaan maaf itu juga diunggah Yance ke Insta Story pribadinya. Marc Klok merespons dengan sikap dewasa dan memilih tidak memperpanjang masalah tersebut.
“Jangan khawatir, Bro. Selamat untuk kemenangannya,” balas Klok.
Reuni Emosional Gustavo Franca
Laga ini juga menjadi momen spesial bagi Gustavo Franca. Bek asal Brasil itu menjalani reuni pertama melawan Persib Bandung, klub yang pernah dibawanya meraih back to back juara Liga 1. Meski emosional, Gustavo menegaskan dirinya tetap profesional dan fokus membela Malut United.
“Ketika turun ke lapangan, kami bertanding untuk lambang di dada, yaitu Malut United. Fokus saya adalah membantu tim meraih kemenangan,” ujar Gustavo Franca.
Selain Gustavo, Malut United juga diperkuat sejumlah mantan pemain Persib seperti Ciro Alves, David da Silva, Tyron del Pino, Fred Butuan, hingga Muhammad Ritwan.
Fokus Persib ke Laga Berikutnya dan ACL 2
Usai kekalahan ini, Persib Bandung langsung bertolak kembali ke Bandung untuk mempersiapkan laga berikutnya melawan Bhayangkara. Igor Tolic menyebut tim memiliki waktu sekitar enam hari untuk pemulihan dan persiapan.
Di sisi lain, manajemen Persib memilih belum membahas perpanjangan kontrak pelatih Bojan Hodak. CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyebut fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas tim, terutama setelah Persib memastikan lolos ke babak 16 besar AFC Champions League 2.
Persib akan mengetahui lawan di babak 16 besar setelah undian AFC pada 30 Desember 2025 di Kuala Lumpur. Sebagai juara grup, Maung Bandung akan melakoni laga tandang lebih dulu sebelum tampil di kandang pada leg kedua Februari 2026 mendatang.
Editor : Dimas Galih Nur Hendra Saputra