Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Henry Susilo: Malut United vs Persib Terasa Laga 'Persib A vs Persib B'! Marc Klok Didera Gejolak Batin Hadapi Ciro Alves dan David da Silva

Satria Wira Yudha Pratama • Rabu, 17 Desember 2025 | 01:10 WIB
Pertandingan sengit antara tuan rumah Malut United melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Kiraha baru saja berakhir.
Pertandingan sengit antara tuan rumah Malut United melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Kiraha baru saja berakhir.

BLITAR - Pertandingan sengit antara tuan rumah Malut United melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Kiraha baru saja berakhir, menyajikan tontonan taktik tingkat tinggi yang dibalut nuansa emosional yang sangat kental. Di balik kerasnya benturan fisik, laga ini dipenuhi momen reuni yang unik, seolah menjadi panggung pertarungan keluarga besar yang terpisahkan oleh warna jersey yang berbeda.

Pelatih Malut United, Henry Susilo, secara terbuka mengakui momen unik tersebut dalam konferensi pers pasca laga. Henry menyebut atmosfer pertandingan tidak seperti laga liga pada umumnya, melainkan terasa seperti sebuah reuni akbar.

Pernyataan ini bukan tanpa dasar. Henry merasakan aura yang sangat kental dari Persib di dalam skuadnya sendiri. Banyaknya mantan penggawa Maung Bandung yang kini membela Laskar Kie Raha membuat pertandingan ini sarat emosi. Henry melihat motivasi para mantan Persib di skuadnya berlipat ganda, seolah ingin membuktikan diri kepada mantan klubnya, namun tetap menjunjung tinggi profesionalisme.

Duel taktik antara Henry Susilo dan Bojan Hodak pun menjadi bumbu penyedap di tengah drama reuni ini. Henry mengakui bahwa menghadapi Persib adalah ujian terberat, tetapi kehadiran "orang dalam" di skuadnya sedikit membantunya memahami karakter permainan lawan.

Gejolak Batin Marc Klok: Lawan Sahabat Sendiri
Dampak emosional dari laga Malut United vs Persib Reuni ini juga dirasakan oleh Kapten Persib, Marc Klok. Di tengah kerasnya perebutan bola di lini tengah, Klok mengaku didera gejolak batin dan rasa aneh saat harus menjegal sahabat-sahabatnya sendiri yang kini menjadi musuh.

Klok, yang selama beberapa musim terakhir menjadi bagian dari trio tak terpisahkan bersama Ciro Alves dan David da Silva, harus berhadapan head-to-head dengan keduanya sebagai lawan. Ia menceritakan momen-momen canggung di lapangan.

Ada momen di mana mereka saling bertatapan usai benturan fisik dan tersenyum kecil, menyadari situasi yang berubah drastis ini. Bagi Bobotoh, melihat Klok berduel dengan Ciro adalah pemandangan yang campur aduk. Namun, profesionalisme Klok patut diacungi jempol karena mampu memisahkan emosi pribadi dengan tugas klub.

Lima Pahlawan Masa Lalu Malut United Reuni
Laga ini benar-benar menjadi panggung reuni yang masif. Tidak tanggung-tanggung, ada lima pemain di kubu Malut United yang memiliki sejarah panjang dengan Persib Bandung: Ciro Alves, David da Silva, Tiron Delfino, Fred Butuan, dan Dimas Derajat.

Sorotan utama tentu tertuju pada Ciro Alves dan David da Silva, dua mesin gol asing yang pernah menjadi idola di GBLA. Sebelum laga, Ciro Alves sempat melontarkan janji yang membuat Bobotoh terharu: dia berjanji tidak akan melakukan selebrasi jika mencetak gol ke gawang Persib, sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada klub dan suporter.

Di lapangan, para mantan pemain tampil sangat ngotot. Mereka adalah bagian dari sejarah juara Persib, namun di laga ini mereka adalah ancaman nyata. Pertahanan Persib dipaksa bekerja ekstra keras untuk meredam kualitas para mantan yang sudah hafal betul dapur taktik Maung Bandung.

Persib Punya Idola Baru: Trio Penyerang Makin Gacor
Sementara mata tertuju pada para mantan, lini serang Persib Bandung yang sekarang justru tampil menggila. Ramon Tangki, striker yang sempat diragukan, kini benar-benar telah bertransformasi menjadi Monster. Pergerakannya makin cair, penyelesaian akhirnya makin dingin, dan fisiknya makin kokoh.

Ramon tidak bekerja sendiri, ia didukung oleh dua penyerang sayap yang juga makin gacor: Andru Jung dan William Baros (disebutkan salah nama di transkrip, kemungkinan William Barros). Chemistry ketiganya terlihat sangat padu. Kebangkitan trio penyerang ini adalah jawaban telak bagi mereka yang merindukan Ciro dan David.

Ketajaman Ramon Tangki yang konsisten di beberapa laga terakhir menjadi sinyal bahaya bagi tim-tim lain. Bojan Hodak berhasil meramu lini depan yang tidak bergantung pada satu sosok, tetapi sebuah unit serangan yang mematikan dari berbagai sisi. Konsistensi trio penyerang ini wajib dijaga untuk memastikan Persib tetap berada di jalur juara musim ini.(*)

Editor : Bherliana Naysila Putri Suwandi
#david da silva #ciro alves #marc klok #Malut United vs Persib Reuni #Henry Susilo