Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Arema FC Segera Kelola Stadion Kanjuruhan, Singo Edan Bakal Sering Latihan di Kandang Sendiri?

Rendra Febrian Permana • Rabu, 17 Desember 2025 | 03:20 WIB
Arema FC Segera Kelola Stadion Kanjuruhan, Singo Edan Bakal Sering Latihan di Kandang Sendiri?
Arema FC Segera Kelola Stadion Kanjuruhan, Singo Edan Bakal Sering Latihan di Kandang Sendiri?

BLITAR - Arema FC semakin dekat dengan rencana besar mereka untuk kembali memaksimalkan Stadion Kanjuruhan. Jika mendapat lampu hijau dari pemerintah, Arema FC berpeluang besar menjadikan Stadion Kanjuruhan sebagai pusat aktivitas tim, termasuk lokasi latihan rutin. Rencana Arema FC kelola Stadion Kanjuruhan ini dinilai akan memberi dampak positif bagi stabilitas persiapan tim Singo Edan.

Manajemen Arema FC menegaskan, ketika hak pengelolaan Stadion Kanjuruhan resmi berada di tangan klub, maka aktivitas latihan tidak lagi harus berpindah-pindah. Selama ini, tim sering menggunakan beberapa lokasi berbeda untuk berlatih. Dengan pengelolaan penuh, Arema FC ingin memusatkan seluruh kegiatan tim di stadion yang menjadi kandang kebanggaan Aremania tersebut.

Menunggu Restu Pemerintah Pusat

Rencana Arema FC kelola Stadion Kanjuruhan saat ini masih menunggu respons dari pemerintah pusat. Manajemen Singo Edan sudah menyampaikan keinginan tersebut kepada sejumlah kementerian, mulai dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), hingga Kementerian UMKM.

Stadion Kanjuruhan sendiri tengah diproyeksikan menjadi kawasan zona ekonomi eksklusif. Jika Arema FC resmi menjadi pengelola, klub akan memiliki keleluasaan penuh memanfaatkan seluruh aset stadion, tidak hanya area utama, tetapi juga lapangan-lapangan di sekitar stadion.

Lapangan Luar Stadion Jadi Training Ground

Manajemen Arema FC melihat lapangan di luar Stadion Kanjuruhan sangat potensial dijadikan training ground. Lapangan tersebut dinilai cukup ideal untuk kebutuhan latihan tim, meski tetap membutuhkan beberapa sentuhan agar kualitasnya maksimal.

Musim lalu, Arema FC juga sempat memanfaatkan area tersebut untuk latihan. Selain lapangan luar, stadion utama Kanjuruhan tetap bisa digunakan untuk sesi latihan tertentu. Fasilitas rumput dan lapangan di stadion dinilai sudah sesuai standar, sehingga kualitas latihan tetap terjaga.

Meski demikian, manajemen Arema FC masih akan mempertimbangkan frekuensi latihan di Stadion Kanjuruhan. Ada opsi latihan dilakukan tiga hingga empat kali dalam sepekan, atau menyesuaikan kebutuhan tim. Faktor jarak menjadi pertimbangan penting, mengingat mayoritas elemen tim berdomisili di Kota Malang.

 

Pemain Sambut Positif Rencana Latihan di Kanjuruhan

Bek tengah Arema FC, Luis Gustavo, menilai rencana tersebut sebagai langkah positif. Pemain asal Brasil itu mengaku tidak terlalu mempermasalahkan lokasi latihan, asalkan tim bisa berlatih dan bertanding dengan maksimal. Namun, ia mengakui Stadion Kanjuruhan memiliki fasilitas yang sangat baik untuk menunjang latihan tim.

Menurutnya, berlatih di Stadion Kanjuruhan memberikan rasa nyaman bagi pemain. Ia berharap setiap upaya manajemen klub, termasuk rencana Arema FC kelola Stadion Kanjuruhan, dapat membawa dampak positif bagi performa tim ke depan.

Dampak Banjir Sumatera Terhadap Pemain Arema FC

Di sisi lain, Arema FC juga mendapat kabar dari dua pemainnya yang berasal dari Sumatera Utara, yakni Bayu Setiawan dan Arkan Fikri. Keduanya sempat cemas setelah banjir bandang melanda beberapa wilayah di Sumatera Utara.

Bayu Setiawan mengungkapkan, kawasan tempat tinggal orang tuanya di Deli Serdang memang terdampak banjir. Air sempat menggenang hingga setinggi lutut, dan sejumlah warga di daerah lain bahkan harus mengungsi. Meski begitu, Bayu bersyukur keluarganya dalam kondisi aman dan tidak perlu mengungsi.

Menariknya, beberapa hari sebelum banjir terjadi, Bayu sempat pulang ke Deli Serdang untuk menjenguk keluarganya. Ia kembali ke Malang tepat waktu, sebelum akses jalan di kampung halamannya terputus akibat banjir bandang. Tergerak oleh kondisi tersebut, Bayu menyisihkan sebagian uangnya untuk berdonasi membantu warga terdampak.

Sementara itu, Arkan Fikri memastikan kondisi kampung halamannya di Serdang Bedagai relatif aman. Daerah tempat tinggal keluarganya berada di kawasan pegunungan, sehingga tidak terdampak banjir maupun longsor. Ia pun bersyukur keluarganya tetap dalam kondisi baik.

Manajemen dan pemain Arema FC berharap kondisi di Sumatera segera pulih. Di tengah fokus klub menunggu realisasi rencana Arema FC kelola Stadion Kanjuruhan, solidaritas para pemain terhadap kampung halaman masing-masing tetap menjadi perhatian utama.(*)

Editor : Bherliana Naysila Putri Suwandi
#singo edan #stadion kanjuruhan #Arema FC #bayu setiawan #latihan arema fc