BLITAR - Ambisi besar tengah menyelimuti skuad Pangeran Biru untuk mencetak sejarah baru di kancah sepak bola tanah air. Pasca kemenangan krusial atas Borneo FC, manajemen dan tim pelatih Maung Bandung kini dikabarkan tengah mempersiapkan proyek transfer fantastis. Rumor kedatangan Ole Romeny dan Joey Pelupesi ke Persib Bandung pun semakin kencang berhembus seiring keinginan Coach Bojan Hodak untuk memperkuat kedalaman tim demi misi mempertahankan gelar juara atau hatrick juara Super League Indonesia.
Langkah berani ini bukan tanpa alasan. Persib Bandung saat ini berada di posisi yang sangat menguntungkan, hanya terpaut 5 poin dari puncak klasemen dengan tabungan satu pertandingan sisa. Gairah Bobotoh yang memenuhi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi bahan bakar tambahan bagi manajemen untuk mendatangkan pemain kelas dunia. Ole Romeny dan Joey Pelupesi ke Persib Bandung diprediksi akan menjadi kunci sukses Maung Bandung tidak hanya di liga domestik, tetapi juga untuk melangkah lebih jauh di ajang AFC Champions League 2.
Ole Romeny: Calon Pemain Termahal dalam Sejarah Persib
Kabar mengenai merapatnya Ole Romeny ke Bandung bermula dari situasi sang pemain di Oxford United. Penyerang yang memiliki nilai pasar mencapai Rp20,86 miliar ini sedang mencari menit bermain reguler setelah pulih dari cedera panjang. Jika Persib berhasil menebus angka tersebut, maka transfer Ole akan memecahkan rekor transfer klub, melampaui nilai kontrak Michael Essien maupun Carlton Cole di masa lalu.
Skema yang sedang dibicarakan adalah peminjaman dengan opsi pembelian permanen di akhir musim. Kehadiran Ole diharapkan menjadi solusi tajam di lini depan yang selama ini sangat bergantung pada sosok David da Silva. Akun-akun diaspora pun mulai memberikan kode kuat bahwa proses negosiasi sedang berlangsung secara senyap di bawah arahan Bojan Hodak yang dikenal penuh kejutan.
Joey Pelupesi: Potongan Puzzle Lini Tengah Bojan Hodak
Selain Ole, nama Joey Pelupesi dianggap sebagai target yang sangat rasional. Pemain yang kini membela Lommel SK di Belgia ini dinilai sebagai metronom yang mampu mengatur ritme permainan dengan disiplin tinggi khas Eropa. Mengingat kontrak Joey akan habis pada Juni 2026, peluang Persib untuk mendapatkannya pada bursa transfer Januari mendatang sangat terbuka lebar dengan harga yang lebih efisien.
Bos Persib, Umuh Mokhtar, sendiri telah mengonfirmasi bahwa gelandang asing William Marcilio akan dilepas pada bursa transfer paruh musim Januari 2026. "Sudah ada (penggantinya), tapi dilihat nanti saja siapa," ujar Umuh singkat. Pernyataan ini semakin memperkuat spekulasi bahwa pengganti William adalah pemain dengan kaliber tinggi seperti Joey Pelupesi.
Kode Keras Mariano Peralta dan Syarat Nyeleneh Bos Borneo
Menariknya, di tengah derasnya isu Ole Romeny dan Joey Pelupesi ke Persib Bandung, muncul nama Mariano Peralta dari Borneo FC. Penyerang asal Argentina tersebut tertangkap kamera sedang berbincang akrab dengan Bojan Hodak usai laga pekan lalu. Percakapan panjang tersebut diartikan Bobotoh sebagai sinyal ketertarikan Peralta untuk menyeberang ke Bandung.
Menanggapi hal tersebut, Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, justru melontarkan komentar unik. Ia berkelakar siap melepas Peralta ke Persib tanpa uang sepeser pun, melainkan ditukar dengan 100 orang Bobotoh. Dandri mengaku terkesima dengan atmosfer luar biasa yang diciptakan pendukung setia Persib di GBLA. Meski terdengar seperti candaan, ini membuktikan bahwa daya tarik Persib Bandung saat ini sangat kuat bagi pemain-pemain bintang di Liga 1.
Persib Bandung kini tinggal menunggu waktu untuk meresmikan potongan-potongan puzzle transfer ini. Dengan kedatangan pemain berkelas Eropa, pesan tegas dikirimkan ke seluruh pesaing: era dominasi Maung Bandung belum berakhir, dan sejarah hatrick juara kini sedang dalam proses penulisan.(*)
Editor : Ichaa Melinda Putri