BLITAR - Menjelang dibukanya bursa transfer Super League putaran kedua pada Januari mendatang, dinamika pergerakan klub mulai terasa semakin panas. Persija Jakarta menjadi salah satu tim yang paling disorot setelah santer dikabarkan akan melakukan perombakan di sektor pemain asing. Langkah ini menegaskan keseriusan Macan Kemayoran untuk kembali bersaing di papan atas kompetisi.
Isu paling kuat yang mencuat dalam bursa transfer Super League kali ini adalah potensi dilepasnya gelandang asal Brasil, Gustavo Almeida (Prangka), yang kontraknya disebut bakal diakhiri lebih cepat. Sebagai langkah antisipasi, manajemen Persija Jakarta dikabarkan telah mengantongi nama pengganti yang dinilai sepadan, bahkan lebih menjanjikan.
Mengacu data Transfermarkt, Persija tengah memantau gelandang Brasil lainnya, Rodrigo Basani da Cruz. Pemain berusia 26 tahun itu terakhir memperkuat Bucheon FC di kompetisi kasta kedua Korea Selatan. Nilai pasarnya saat ini ditaksir mencapai Rp7,82 miliar, angka yang menunjukkan kualitas dan potensi besar sang pemain.
Sinyal Perpisahan Rodrigo Basani
Spekulasi kepindahan Rodrigo Basani semakin menguat setelah sang pemain mengunggah pesan perpisahan di akun Instagram pribadinya. Padahal, secara kontrak, Rodrigo masih terikat dengan Bucheon FC hingga Desember 2026. Unggahan tersebut memicu dugaan bahwa transfer ke klub baru hanya tinggal menunggu waktu.
Dari sisi performa, Rodrigo Basani tampil impresif sepanjang musim. Ia menjadi figur sentral yang membawa Bucheon FC melaju hingga babak playoff promosi. Dalam tiga laga playoff, Rodrigo mencatatkan dua gol dan satu assist. Sementara di kompetisi reguler, ia tampil dalam 35 pertandingan dengan torehan 14 gol dan enam assist—catatan yang sangat menonjol untuk ukuran seorang gelandang.
Jika transfer ini terealisasi, kehadiran Rodrigo akan semakin mempertebal dominasi pemain Brasil di tubuh Persija Jakarta. Saat ini, Macan Kemayoran memang kental dengan nuansa Samba, termasuk ditangani pelatih asal Brasil, Mauricio Souza.
Persija dan Persib Dominasi Nilai Pasar
Selain isu transfer, bursa transfer Super League juga diwarnai sorotan terhadap nilai pasar skuad klub-klub peserta musim 2025–2026. Persija Jakarta dan Persib Bandung masih mendominasi sebagai dua tim dengan nilai pasar tertinggi.
Persija Jakarta tercatat memiliki total nilai pasar sekitar Rp106,90 miliar. Sejumlah pemain bintang seperti Jordi Amat dan Rizky Ridho menjadi tulang punggung utama dengan nilai individu mencapai Rp9,56 miliar. Di sisi lain, Persib Bandung berada di puncak daftar dengan dukungan 11 pemain asing serta pemain naturalisasi seperti Thom Haye dan Eliano Reijnders.
Keunggulan materi skuad ini membuat Persib mampu bersaing di papan atas sekaligus menembus babak 16 besar AFC Champions League 2 musim 2025–2026.
Klub Lain dan Fenomena Skuad Mahal
PSIM Yogyakarta menjadi kejutan tersendiri. Sebagai tim promosi, Laskar Mataram memiliki nilai pasar mencapai Rp85,34 miliar. Sayangnya, pemain termahal mereka, Donny van de Beek (disesuaikan), belum tampil maksimal karena cedera. PSM Makassar juga masuk lima besar dengan nilai pasar Rp88,21 miliar dan mulai menunjukkan tren kebangkitan setelah sempat terseok di awal musim.
Dewa United, meski memiliki nilai pasar Rp104,90 miliar dan diperkuat pemain timnas Indonesia seperti Egy Maulana Vikri dan Ricky Kambuaya, justru masih berkutat di papan bawah. Fakta ini mempertegas bahwa skuad mahal tidak selalu menjamin prestasi jika tidak diimbangi kedalaman tim dan pemanfaatan taktik yang maksimal.
Persib Bandung dan Isu Transfer Naturalisasi
Di sisi lain, Persib Bandung juga mulai bersiap menyambut bursa transfer Super League paruh musim. Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, buka suara terkait rumor ketertarikan Maung Bandung pada Joey Pelupessy.
Meski enggan memberi detail, Adhitia menegaskan bahwa kebijakan merekrut pemain naturalisasi sejauh ini memberikan dampak positif. Ia mencontohkan kontribusi Thom Haye dan Eliano Reijnders yang langsung menjadi bagian penting tim.
Persaingan Top Skor Makin Ketat
Tak kalah menarik, persaingan top skor Super League 2025–2026 juga semakin panas. Dalberto dari Arema FC kini mendapat tekanan serius dari striker Persija Jakarta, Gustavo Almeida. Keduanya sama-sama mengoleksi 10 gol hingga pekan ke-14.
Gustavo tampil tajam dalam lima pekan terakhir dengan enam gol, termasuk hattrick ke gawang PSBS Biak. Produktivitas ini menjadi modal penting Persija dalam menyambut putaran kedua kompetisi.
Dengan dinamika transfer, nilai pasar, dan persaingan individual yang kian ketat, bursa transfer Super League dipastikan akan menjadi penentu arah persaingan menuju paruh kedua musim.
Editor : Axsha Zazhika