BLITAR - Persebaya Surabaya pramusim Australia memberikan banyak sinyal positif jelang bergulirnya Super League Indonesia musim 2025. Serangkaian laga uji coba yang dijalani Bajul Ijau di Negeri Kanguru tidak hanya berbuah kemenangan, tetapi juga memunculkan peningkatan performa pemain, eksperimen posisi yang berhasil, hingga kematangan fisik skuad.
Sorotan utama dalam Persebaya Surabaya pramusim Australia tertuju pada kebangkitan Francisco Rivera. Gelandang asing ini menunjukkan grafik performa yang meningkat signifikan dibanding musim debutnya bersama Green Force. Rivera tampil lebih percaya diri, agresif, dan mampu mengatur ritme permainan tim.
Rivera Kembali Jadi Otak Permainan
Francisco Rivera menjadi aktor penting dalam skema permainan Persebaya. Sejak laga pramusim di Australia, kontribusinya di lini tengah terlihat dominan. Ia tak hanya piawai dalam distribusi bola, tetapi juga berani melakukan penetrasi ke area pertahanan lawan. Para Bonek pun berharap Rivera mampu menjaga konsistensi ini hingga kompetisi resmi dimulai.
Jika performa tersebut berlanjut, Rivera berpotensi menjadi kunci kesuksesan Persebaya Surabaya dalam perburuan gelar juara yang sudah lama dinantikan publik Surabaya.
Eksperimen Posisi Dejan Tumbas Berbuah Manis
Kejutan lain datang dari keputusan pelatih Eduardo Perez Moran yang menempatkan Dejan Tumbas sebagai bek kiri. Posisi ini jelas bukan peran natural bagi pemain asal Serbia tersebut yang dikenal sebagai striker. Namun, hasil di lapangan justru di luar dugaan.
Dejan Tumbas tampil solid saat dimainkan sejak awal laga uji coba internasional. Ia beberapa kali sukses mematahkan serangan lawan dan menunjukkan disiplin bertahan yang baik. Fleksibilitas Tumbas menjadi nilai tambah tersendiri, terutama saat Persebaya masih menunggu kembalinya sejumlah pemain yang cedera maupun bertugas di timnas.
Fisik Pemain Naik Drastis Berkat Shin Sang Gyu
Persebaya Surabaya pramusim Australia juga menampilkan perubahan mencolok dari sisi kebugaran tim. Para pemain terlihat mampu menjaga intensitas permainan hingga menit akhir laga. Kondisi ini diyakini tidak lepas dari peran pelatih fisik Shin Sang Gyu.
Mantan asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia tersebut menerapkan metode latihan dengan intensitas tinggi, termasuk circuit training. Fokusnya bukan hanya pada stamina, tetapi juga komposisi tubuh pemain, mulai dari massa otot hingga kadar lemak. Pendekatan detail ini mulai menunjukkan hasil positif di lapangan.
Sadida Nugraha, Wonder Kid Baru Persebaya
Dari sektor pemain muda, nama Sadida Nugraha Putra mencuri perhatian. Pemain akademi Persebaya ini mendapat kepercayaan tampil sebagai starter dalam laga melawan Western Australia All Star. Meski baru pertama kali tampil di level internasional bersama tim senior, Sadida bermain tanpa rasa gugup.
Pelatih Eduardo Perez Moran mengaku terkesan dengan keberanian dan perkembangan Sadida. Ia menilai pemain muda tersebut sebagai bukti nyata keberhasilan sistem pembinaan yang dijalankan Persebaya dalam beberapa tahun terakhir.
Bonek Bikin Pemain Asing Terkejut
Atmosfer laga uji coba di Australia terasa istimewa berkat kehadiran ribuan Bonek di tribun. Dukungan fanatik ini membuat bek anyar Persebaya, Risto Mitrevski, tak bisa menyembunyikan rasa kagumnya. Ia mengaku terkejut melihat begitu banyak suporter hadir langsung di Perth.
Menurut Mitrevski, dukungan tersebut membuat pemain merasa seperti bermain di Indonesia, bukan di luar negeri. Fenomena ini kembali menegaskan reputasi Bonek sebagai salah satu basis suporter paling militan di Asia Tenggara.
Eduardo Perez Moran Mulai Bungkam Keraguan
Kemenangan 2-0 atas Football West All Star menjadi jawaban awal atas keraguan sebagian suporter terhadap pelatih baru Persebaya. Di bawah racikan Eduardo Perez Moran, permainan Green Force terlihat lebih rapi, ngeyel, dan mengandalkan permainan kaki ke kaki.
Meski masih berstatus laga pramusim, pola permainan yang ditampilkan memberi harapan besar bagi Bonek dan Bonita. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi saat kompetisi resmi Super League Indonesia dimulai.
Dengan banyaknya sinyal positif dari Persebaya Surabaya pramusim Australia, optimisme publik Surabaya pun kian menguat. Kini, harapan besar tertuju pada kemampuan tim untuk menerjemahkan performa pramusim ini menjadi prestasi nyata di kompetisi domestik.
Editor : Axsha Zazhika