Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Derbi Jatim Persebaya vs Arema Tanpa Rivera dan Leo Lelis, Diego Mauricio Jadi Taruhan, Nama Bernardo Tavares Mencuat

Axsha Zazhika • Senin, 29 Desember 2025 | 22:30 WIB
Derbi Jatim Persebaya vs Arema Tanpa Rivera dan Leo Lelis, Diego Mauricio Jadi Taruhan, Nama Bernardo Tavares Mencuat
Derbi Jatim Persebaya vs Arema Tanpa Rivera dan Leo Lelis, Diego Mauricio Jadi Taruhan, Nama Bernardo Tavares Mencuat

BLITAR - Derbi Jatim Persebaya vs Arema kembali menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Laga panas yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu 22 November, dipastikan berlangsung tanpa dua pilar utama Persebaya Surabaya, yakni Francisco Rivera dan Leo Lelis. Absennya dua pemain asing tersebut membuat tensi derbi semakin menarik sekaligus memunculkan banyak tanda tanya soal kesiapan Bajul Ijau.

Dalam Derbi Jatim Persebaya vs Arema ini, Francisco Rivera harus menepi akibat hukuman kartu merah yang diterimanya saat Persebaya bertandang ke markas Persik Kediri. Gelandang serang asal Meksiko itu dinilai wasit melakukan gerakan tambahan saat berebut bola, sehingga diganjar kartu merah langsung. Padahal, Rivera selama ini menjadi motor serangan utama Green Force.

Sementara itu, Leo Lelis juga dipastikan absen setelah menerima kartu merah dalam laga kontra PSBS Biak. Tak hanya itu, bek asal Brasil tersebut mendapat hukuman tambahan dari Komite Disiplin PSSI berupa larangan bermain serta denda Rp10 juta akibat pelanggaran keras. Kondisi ini jelas membuat lini belakang Persebaya kehilangan sosok penting.

Eduardo Perez Siapkan Opsi Pengganti

Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, menegaskan bahwa timnya telah menyiapkan pemain pengganti yang kualitasnya tidak kalah. Ia meminta publik tidak terlalu khawatir dengan absennya Rivera dan Leo Lelis. Menurutnya, skuat Persebaya memiliki kedalaman yang cukup untuk menghadapi Arema FC.

Namun secara realistis, absennya dua pemain asing tersebut tetap menjadi kerugian besar. Rivera dikenal sebagai pengatur tempo permainan, sementara Leo Lelis merupakan benteng tangguh di sektor pertahanan. Di tengah ketatnya persaingan klasemen, kehilangan dua pilar inti jelas memengaruhi keseimbangan tim.

Persebaya Terancam Boncos Rp4,78 Miliar

Derbi Jatim Persebaya vs Arema juga diselimuti isu lain yang tak kalah panas, yakni nasib striker anyar Diego Mauricio. Penyerang asal Brasil dengan nilai pasar mencapai Rp4,78 miliar itu berpotensi kembali tidak dimainkan. Sejak didatangkan pada Agustus lalu, Diego baru tampil sekali selama sekitar 20 menit tanpa mencetak gol.

Situasi ini memicu pertanyaan dari Bonek. Pasalnya, Diego didatangkan dengan reputasi mentereng, termasuk catatan 112 gol sepanjang kariernya. Ia diharapkan menjadi solusi atas tumpulnya lini depan Persebaya, namun kontribusi nyatanya belum terlihat.

Eduardo Perez menegaskan keputusan mencadangkan Diego murni karena pertimbangan taktis, bukan karena cedera. Ia menyebut kondisi Diego sangat prima dan selalu menunjukkan performa bagus saat latihan. Filosofi Eduardo yang mengutamakan kebutuhan tim di atas nama besar membuat Diego harus bersabar menunggu kesempatan.

Diego Mauricio Disiapkan Starter?

Menjelang laga derbi, Eduardo memberi sinyal kuat bahwa Diego Mauricio berpeluang diturunkan. Menurutnya, laga melawan Arema memiliki karakter berbeda dan bisa menjadi momentum tepat bagi sang striker. Jika benar dimainkan, duel Derbi Jatim Persebaya vs Arema berpotensi menjadi titik balik karier Diego bersama Green Force.

Bonek pun menaruh harapan besar agar Diego mampu membuktikan kualitasnya di laga penuh gengsi tersebut. Apalagi tekanan publik kian besar mengingat investasi mahal yang telah dikeluarkan manajemen.

Performa Menurun, Nama Bernardo Tavares Mencuat

Di tengah situasi sulit Persebaya, nama Bernardo Tavares mulai ramai diperbincangkan. Pelatih asal Portugal itu disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti Eduardo Perez. Desakan dari Bonek semakin menguat setelah Persebaya hanya meraih dua poin dari tiga laga terakhir.

Hasil imbang melawan Dewa United dan PSBS Biak, serta kekalahan dari Persija Jakarta, membuat posisi Persebaya merosot hingga papan tengah klasemen. Situasi ini memicu keraguan publik terhadap arah permainan tim.

Bernardo Tavares dinilai sebagai sosok ideal untuk membangkitkan kembali karakter Green Force. Mantan pelatih PSM Makassar tersebut sukses mempersembahkan gelar Liga 1 2022 dan kini berstatus bebas kontrak sejak berpisah dengan PSM pada 1 Oktober 2025. Kondisi ini membuka peluang besar bagi Persebaya untuk merekrutnya tanpa biaya transfer.

Derbi Jatim Persebaya vs Arema pun tak hanya menjadi pertarungan gengsi dua rival abadi, tetapi juga bisa menjadi laga penentu arah masa depan Persebaya Surabaya. Hasil pertandingan ini diyakini akan sangat memengaruhi nasib pemain, pelatih, hingga kebijakan manajemen ke depan.

Editor : Axsha Zazhika
#Bernardo Tavares #Derbi Jatim Persebaya vs Arema #Arema FC #persebaya surabaya #diego mauricio