BLITAR - Isu Joey Pelupessy ke Persib Bandung kembali menguat dan menjadi perbincangan hangat di kalangan Bobotoh. Nama gelandang Timnas Indonesia itu disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti William Marcilio yang santer dikabarkan bakal dilepas Maung Bandung pada putaran kedua Super League musim ini.
Rumor Joey Pelupessy ke Persib Bandung mencuat setelah muncul pembahasan di kanal YouTube sepak bola nasional yang menyebutkan bahwa Persib tidak sekadar melempar isu, melainkan sudah lama memantau sang pemain. Bahkan, Pelupessy disebut hampir didatangkan sebelum penutupan bursa transfer awal musim, namun terkendala tenggat waktu.
Dalam diskusi tersebut, narasumber menegaskan bahwa dalam sepak bola modern, tidak ada yang benar-benar mustahil. Terlebih jika melihat pola rekrutmen Persib Bandung dalam beberapa musim terakhir yang dinilai semakin agresif dan terencana, terutama dalam mendatangkan pemain naturalisasi dan diaspora.
Joey Pelupessy Sudah Lama Masuk Radar Persib
Nama Joey Pelupessy bukan sosok baru dalam radar Persib Bandung. Gelandang bertahan berusia 32 tahun itu disebut sudah masuk daftar incaran manajemen sejak sebelum musim bergulir. Hal ini sejalan dengan strategi Persib yang dinilai cerdas dalam memanfaatkan regulasi pemain lokal, di mana pemain naturalisasi tetap dihitung sebagai Warga Negara Indonesia.
Dengan status tersebut, Persib tidak terbentur kuota pemain asing. Kondisi ini membuat klub leluasa merekrut pemain dengan kualitas Eropa tanpa melanggar regulasi kompetisi. Keberhasilan mendatangkan pemain seperti Marc Klok, Eliano Reijnders, dan Tom Haye menjadi bukti konkret efektivitas strategi tersebut.
Persib Dinilai Mampu dari Sisi Finansial
Keraguan soal kemampuan finansial Persib untuk merekrut Joey Pelupessy ditepis oleh narasumber. Disebutkan bahwa Persib Bandung saat ini memiliki model bisnis yang sehat. Perekrutan pemain-pemain berlabel tim nasional terbukti meningkatkan eksposur klub, nilai komersial, serta pemasukan dari sponsor dan iklan.
Efek domino ini membuat manajemen Persib diyakini semakin percaya diri untuk melanjutkan strategi serupa. Joey Pelupessy dinilai berada di level yang sebanding dengan Tom Haye, baik dari sisi kualitas maupun nilai kontrak, sehingga bukan sesuatu yang mustahil bagi Persib untuk merealisasikannya.
Faktor Kenyamanan dan Kisah Sukses Pemain Lain
Daya tarik Persib Bandung bukan hanya soal finansial. Kenyamanan lingkungan kerja, ketepatan waktu pembayaran gaji, serta dukungan masif Bobotoh menjadi nilai jual utama. Kisah sukses para pemain sebelumnya diyakini menjadi referensi penting bagi calon rekrutan anyar.
Tom Haye dan Eliano Reijnders kerap menunjukkan gestur positif dan kebahagiaan selama membela Persib. Hal serupa juga dialami Marc Klok yang disebut telah menetap nyaman di Indonesia. Situasi ini dinilai sangat memengaruhi keputusan pemain seperti Joey Pelupessy untuk melanjutkan karier di Liga Indonesia.
Kebutuhan Teknis Persib di Lini Tengah
Dari sisi teknis, Joey Pelupessy dianggap cocok dengan kebutuhan Persib Bandung. Pengalamannya bermain di Eropa serta perannya sebagai gelandang bertahan dinilai bisa menambah keseimbangan lini tengah Maung Bandung, terutama dalam menghadapi jadwal padat Super League dan AFC Champions League Two.
Dengan gaya bermain disiplin, kemampuan membaca permainan, serta transisi bertahan-menyerang yang solid, Pelupessy berpotensi menjadi kepingan penting dalam skema racikan Bojan Hodak yang sejauh ini dinilai sukses menjaga konsistensi tim.
Menunggu Keputusan Akhir
Meski sinyal positif terus bermunculan, kepastian soal Joey Pelupessy ke Persib Bandung tetap bergantung pada proses negosiasi. Manajemen Persib dikenal tidak gegabah dalam mengambil keputusan, namun jika sudah masuk tahap serius, langkah mereka biasanya tidak setengah-setengah.
Jika transfer ini terealisasi, Persib Bandung kembali menegaskan ambisinya sebagai klub papan atas yang tidak hanya dominan di kompetisi domestik, tetapi juga siap bersaing di level Asia.(*)
Editor : Rendra Febrian Permana