BLITAR – Perubahan mengejutkan ditunjukkan oleh Eliano Reijnders dalam penampilannya bersama Persib Bandung. Pemain yang sebelumnya dikenal kalem ini bertransformasi menjadi "petarung" agresif di lini tengah Maung Bandung. Gaya mainnya yang penuh determinasi, duel fisik yang berani, serta tekel terukur kini menjadi warna baru yang membangkitkan emosi para Bobotoh.
Pelatih Bojan Hodak menilai agresivitas Eliano sebagai reaksi alami pemain yang ingin memberikan dampak nyata bagi tim. Transformasi ini dianggap sebagai sinyal positif bagi keseimbangan permainan Persib, di mana Eliano mulai menyatu dengan filosofi keras yang diusung Hodak.
Di sisi lain, rumor transfer Persib kembali memanas dengan mencuatnya nama Samuele Ricci, gelandang AC Milan asal Italia. Pemain berusia 24 tahun tersebut dinilai sebagai target ideal untuk menjadi pengatur tempo permainan (regista) yang matang di lini tengah. Dengan pengalaman di Serie A, Ricci dianggap mampu membawa Persib naik level ke standar sepak bola Eropa.
Baca Juga: Dinas Tenaga Kerja Sebut Ekonomi Kota Blitar Tumbuh 5,33 Persen Jadi Faktor Kenaikan UMK 2026
Menanggapi tren positif tim, Beckham Putra mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap membumi. Ia menegaskan bahwa perjalanan menuju juara masih panjang dan tim harus segera fokus menghadapi laga krusial melawan Persik Kediri. Senada dengan Beckham, kapten Marc Klok juga menekankan pentingnya dukungan psikologis Bobotoh di stadion sebagai "pemain ke-12" yang mampu membangkitkan semangat tim saat ritme permainan mulai goyah.(*)
Editor : Rendra Febrian Permana