BLITAR KAWENTAR – Persib Bandung kembali menjadi sorotan utama sepak bola nasional memasuki awal 2026. Sejumlah kabar penting mengiringi langkah Maung Bandung, mulai dari kondisi pemain jelang laga pekan ke-16 BRI Super League 2025-2026, rumor transfer pemain bintang, hingga isu ketertarikan klub asing terhadap pilar utama tim.
Persib Bandung dijadwalkan menghadapi Persik Kediri pada 5 Januari 2026 di Stadion Brawijaya. Menjelang laga tersebut, kondisi striker andalan Ramon Tanque menjadi perhatian besar Bobotoh setelah sebelumnya sempat dikabarkan mengalami cedera paha serius. Namun, kekhawatiran itu kini terjawab.
Berdasarkan pembaruan medis per 3 Januari 2026, Ramon Tanque dinyatakan pulih dan telah bergabung dalam sesi latihan taktis terakhir Persib Bandung. Tim medis klub memastikan cedera yang dialami penyerang asal Brasil tersebut hanya berupa peradangan otot ringan dan bukan robekan serius.
“Ramon sudah melewati tes kebugaran. Kondisinya sekitar 95 persen dan tidak merasakan nyeri saat sprint maupun menendang,” ujar dokter tim Persib Bandung, dr. Wira Prasetya.
Ramon Tanque Diprediksi Jadi Starter
Pelatih Bojan Hodak diprediksi langsung menurunkan Ramon Tanque sebagai starter saat menghadapi Persik Kediri. Kehadiran Ramon dinilai krusial untuk menjaga momentum positif Persib Bandung setelah sebelumnya meraih kemenangan penting atas Borneo FC dan Bangkok United di ajang AFC Champions League 2 (ACL2).
Kembalinya Ramon Tanque juga memberi tekanan psikologis tersendiri bagi lini belakang Persik Kediri, yang musim ini dikenal cukup solid. Duel lini depan dipastikan menarik, mengingat Persik juga diperkuat sejumlah pemain berpengalaman.
Rumor Adrian Luna Menguat
Di luar agenda pertandingan, Persib Bandung juga ramai dikaitkan dengan gelandang kreatif asal Uruguay, Adrian Luna. Pemain yang identik dengan nomor punggung 10 itu disebut menjadi target utama Bojan Hodak untuk menambah kreativitas lini tengah Maung Bandung pada putaran kedua musim ini.
Adrian Luna sebelumnya membela Kerala Blasters di Liga Super India dan mencatatkan statistik impresif dengan 15 gol dan 27 assist dari total 87 penampilan. Informasi terbaru menyebutkan Kerala Blasters telah melepas sang pemain dengan status pinjaman ke klub luar negeri, yang semakin menguatkan spekulasi kepindahannya ke Indonesia.
Jika resmi bergabung, Adrian Luna diproyeksikan menjadi pengatur serangan Persib Bandung sekaligus pelayan utama bagi striker seperti David da Silva dan Ramon Tanque. Kehadirannya dinilai mampu meningkatkan variasi serangan serta kualitas bola mati Maung Bandung.
Teja Paku Alam Jadi Rebutan Klub Asing
Sementara itu, performa konsisten Persib Bandung di kompetisi domestik dan Asia turut mengangkat nilai jual para pemainnya. Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah kiper utama Teja Paku Alam.
Penampilan gemilang Teja di BRI Super League dan ACL2 dikabarkan menarik minat klub-klub dari Thailand dan Malaysia. Bahkan, interaksi akun media sosial klub Eropa turut memancing spekulasi di kalangan netizen.
Namun, dukungan Bobotoh terhadap Teja sangat kuat. Tagar yang meminta sang kiper bertahan di Bandung ramai menghiasi media sosial. Teja sendiri menegaskan komitmennya untuk tetap fokus bersama Persib Bandung.
“Target saya juara bersama Persib. Fokus saya 100 persen untuk tim ini,” tegas Teja.
Fokus Liga dan Asia
Manajemen Persib Bandung juga menegaskan tidak memiliki rencana melepas Teja Paku Alam dalam waktu dekat. Dengan jadwal padat di liga dan ambisi melangkah jauh di ACL2, stabilitas skuad dinilai menjadi prioritas utama.
Persib Bandung saat ini tengah mempersiapkan diri menghadapi babak 16 besar ACL2, termasuk duel berat melawan wakil Thailand. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Nick Kuipers dan Tom Haye diharapkan mampu menjaga keseimbangan tim di tengah tekanan kompetisi.
Dengan kondisi Ramon Tanque yang telah pulih, rumor kedatangan Adrian Luna, serta komitmen Teja Paku Alam untuk bertahan, Persib Bandung menatap awal 2026 dengan optimisme tinggi. Bobotoh pun berharap Maung Bandung mampu menjaga konsistensi dan terus bersaing di papan atas domestik maupun Asia.
Editor : Bherliana Naysila Putri Suwandi