BLITAR KAWENTAR – Persib Bandung kembali menjadi pusat perhatian publik sepak bola nasional memasuki awal 2026. Klub berjuluk Maung Bandung itu menghadapi fase krusial dengan jadwal padat, tantangan di dua kompetisi sekaligus, serta rumor transfer pemain kelas internasional yang kian menguat jelang putaran kedua musim 2025-2026.
Persib Bandung saat ini tengah mempersiapkan diri menghadapi babak 16 besar AFC Champions League 2 (ACL2) 2025-2026. Di tengah agenda tersebut, pelatih Bojan Hodak secara terbuka menyampaikan harapannya agar PSSI dan operator liga dapat memberikan dukungan nyata terkait pengaturan jadwal pertandingan. Menurutnya, beban perjalanan dan jarak tempuh di Asia menjadi tantangan besar yang harus diperhitungkan.
Bojan Hodak menilai perbedaan kondisi geografis Asia dan Eropa sangat signifikan. Klub-klub Asia, termasuk Persib Bandung, kerap harus menempuh perjalanan berjam-jam untuk laga tandang, berbeda dengan kompetisi Eropa yang relatif lebih ringkas. Situasi tersebut berpotensi berdampak pada performa pemain jika tidak diantisipasi dengan baik.
Hasil Undian Dianggap Menguntungkan
Persib Bandung dipastikan akan menghadapi wakil Thailand, Rajaburi FC, pada babak 16 besar ACL2. Gelandang Persib, Beckham Putra Nugraha, menyambut positif hasil undian tersebut. Menurutnya, jarak perjalanan ke Thailand relatif tidak terlalu jauh dan Persib memiliki catatan yang cukup baik saat menghadapi klub asal Negeri Gajah Putih.
Beckham menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah menjaga performa di pertandingan terdekat, terutama di kompetisi domestik. Namun, ia berharap Persib Bandung mampu melangkah sejauh mungkin di ajang Asia, termasuk menembus babak delapan besar ACL2. Dukungan penuh Bobotoh pada laga kandang juga diharapkan menjadi faktor pembeda.
Target Tinggi Julio Cesar di Tahun Baru
Bek Persib Bandung, Julio Cesar, turut memasang target tinggi di tahun 2026. Pemain asal Brasil itu berharap Persib mampu mempertahankan posisi puncak klasemen Super League sekaligus melanjutkan performa impresif di ACL2. Saat ini, Persib Bandung tercatat sebagai pemuncak klasemen liga domestik dan juara grup di kompetisi Asia.
Julio menyadari jadwal padat menjadi tantangan tersendiri. Namun, ia menegaskan seluruh pemain harus siap secara fisik dan mental. Pengalaman Julio yang pernah merumput di Liga Thailand juga menjadi nilai tambah jelang duel kontra Rajaburi FC. Ia mengaku cukup mengenal karakter permainan lawan dan optimistis Persib Bandung mampu melangkah ke fase berikutnya.
Striker Timnas Uzbekistan Masuk Radar
Di tengah fokus pada pertandingan, rumor transfer Persib Bandung di bursa paruh musim semakin memanas. Nama striker tim nasional Uzbekistan, Igor Sergeev, mendadak mencuat sebagai kandidat kuat penyerang baru Maung Bandung. Pemain berusia 32 tahun itu memiliki rekam jejak mentereng dengan 81 caps dan 24 gol bersama timnas Uzbekistan.
Igor Sergeev saat ini memperkuat klub Pakhtakor Tashkent dan memiliki nilai pasar sekitar Rp20 miliar. Ia dikenal sebagai penyerang berpostur ideal dengan pengalaman panjang di berbagai liga Asia. Sepanjang karier klubnya, Sergeev telah mencatatkan lebih dari 400 penampilan dan hampir 200 gol, menjadikannya salah satu striker paling produktif di kawasan Asia Tengah.
Jika benar bergabung, Igor Sergeev diyakini akan menjadi solusi lini depan Persib Bandung, terutama setelah klub melepas William Marsilio. Manajemen Persib sebelumnya juga sempat memberi sinyal akan mendatangkan pemain baru dengan kualitas di atas rata-rata, membuat ekspektasi Bobotoh semakin tinggi.
Fokus Ganda Liga dan Asia
Meski rumor transfer terus berkembang, Bojan Hodak menegaskan Persib Bandung tidak akan mengorbankan salah satu kompetisi. Persib berambisi tampil maksimal baik di Super League maupun ACL2. Tanpa tekanan besar di kompetisi Asia, Maung Bandung justru ingin melampaui pencapaian musim sebelumnya.
Dengan kondisi skuad yang relatif stabil, dukungan Bobotoh, serta potensi kedatangan pemain anyar, Persib Bandung menatap paruh kedua musim 2025-2026 dengan optimisme tinggi. Tantangan berat sudah menanti, namun Maung Bandung bertekad tetap konsisten di jalur juara.
Editor : Bherliana Naysila Putri Suwandi