BLITAR – Atmosfer sepak bola tanah air memanas pekan ini. Dari kancah domestik, Persib Bandung mengungkapkan kemarahan besar atas kepemimpinan wasit dalam laga pekan ke-16 Super League kontra Persik Kediri. Sementara itu, dari level internasional, PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai juru taktik baru Skuad Garuda untuk mengejar mimpi besar di Piala Dunia 2030.
Laga Persik vs Persib berakhir imbang 1-1, namun sorotan utama tertuju pada insiden yang melibatkan Ezra Walian dan bek Persib, Alfeandra Dewangga. Meski tayangan ulang menunjukkan Ezra menyikut Dewangga dan wasit telah mengecek VAR, sang pengadil hanya mengeluarkan kartu kuning. Bobotoh pun meradang dan kembali menggaungkan janji Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, untuk "memenjarakan" wasit yang terbukti kotor dan tidak profesional. Kejadian ini dinilai mencederai rasa keadilan dalam kompetisi Super League.
John Herdman Resmi Latih Timnas Indonesia
Kabar gembira datang dari PSSI yang resmi menunjuk pelatih asal Inggris, John Herdman, untuk menahkodai Timnas Indonesia selama dua tahun ke depan. Mantan pelatih Timnas Kanada ini memiliki rekam jejak mentereng, termasuk membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022. Herdman mengaku terpukau dengan gairah suporter Indonesia dan melihat potensi besar pada pemain lokal serta pemain diaspora.
"Bakat-bakat di Indonesia mirip dengan Kanada. Negara yang besar dengan banyak potensi pemain lokal, namun juga memiliki kemampuan merekrut pemain berpaspor ganda," ungkap Herdman. Selain tim senior, Herdman juga akan memegang kendali Timnas U-23, sebuah mandat yang mirip dengan peran Shin Tae-yong sebelumnya. Targetnya tak main-main: melangkah jauh di Piala Asia 2027 dan lolos ke Piala Dunia 2030.
Ambisi Persib di Asia: Beckham Putra Optimistis Hadapi Ratchaburi FC
Beralih ke kompetisi internasional, gelandang muda Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha, menyambut positif hasil drawing babak 16 besar AFC Champions League 2 (ACL 2). Persib dijadwalkan bertemu wakil Thailand, Ratchaburi FC. Beckham menilai pertemuan ini menguntungkan karena jarak tempuh yang dekat sehingga pemain tidak akan kelelahan.
"Kita beberapa kali melawan tim dari Thailand dan hasilnya selalu bagus. Ini kesempatan kita untuk melaju ke babak selanjutnya," ujar Beckham. Meski begitu, ia menegaskan tim akan tetap fokus pada pertandingan terdekat di Super League sebelum mengalihkan konsentrasi penuh ke kompetisi Asia pada Februari 2026 mendatang.
Kualitas Kelas Eropa: Tom Haye Jadi Motor Serangan Maung Bandung
Di balik performa stabil Persib, sosok Thom Haye kian membuktikan kelasnya. Bergabung sejak Agustus 2025, gelandang Timnas Indonesia ini telah menjadi nyawa di lini tengah Maung Bandung. Dalam laga terakhir, Haye tampil dominan dengan distribusi bola yang akurat dan kemampuan membaca permainan yang matang.
Kehadiran Haye memberikan dimensi baru bagi skema permainan Bojan Hodak. Tidak hanya memutus serangan lawan, pemain berusia 30 tahun ini menjadi penghubung vital antar lini. Pengalaman internasionalnya membawa pengaruh besar, tidak hanya secara teknis di lapangan tetapi juga sebagai pemimpin dan panutan bagi para pemain muda di ruang ganti Persib.(*)
Editor : Satria Wira Yudha Pratama