Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persib Bandung Gagal Menang di Kediri, Protes Wasit hingga Resmi Ditinggal Federico Barba Jelang El Clasico Indonesia

Ichaa Melinda Putri • Rabu, 7 Januari 2026 | 15:40 WIB

buatkan foto beda gaya dari sebelumnya tentang Persib Bandung Disorot Usai Imbang Lawan Persik Kediri, Bojan Hodak Murka ke Wasit hingga Isyarat Perpisahan Federico Barba
buatkan foto beda gaya dari sebelumnya tentang Persib Bandung Disorot Usai Imbang Lawan Persik Kediri, Bojan Hodak Murka ke Wasit hingga Isyarat Perpisahan Federico Barba

BLITAR KAWENTAR-Hasil imbang yang diraih Persib Bandung saat bertandang ke markas Persik Kediri semakin memanaskan persaingan papan atas Liga 1 2025-2026. Bertanding di Stadion Brawijaya pada pekan ke-16, Maung Bandung harus puas bermain 1-1 setelah kebobolan gol di masa injury time.

Persib Bandung sempat unggul lebih dulu melalui gol Sadil Ramdani pada menit ke-68. Namun kemenangan yang sudah di depan mata sirna setelah Muhammad Firli mencetak gol penyeimbang Persik pada menit 90+5. Tambahan satu poin membuat Persib kini mengoleksi 35 poin dan naik ke peringkat ketiga klasemen sementara, terpaut dua angka dari pemuncak klasemen Borneo FC.

Sejak awal laga, duel Persik Kediri vs Persib Bandung berjalan ketat. Babak pertama berakhir tanpa gol. Memasuki babak kedua, Persib mencoba meningkatkan intensitas serangan. Namun situasi berubah ketika Beckham Putra mengalami masalah pada kakinya dan harus ditarik keluar pada menit ke-63. Pelatih Bojan Hodak memasukkan Sadil Ramdani sebagai pengganti.

Gol Sadil dan Kartu Merah yang Mengubah Laga

Pergantian tersebut sempat berbuah manis. Sadil Ramdani berhasil memecah kebuntuan hanya lima menit setelah masuk lapangan lewat sontekan memanfaatkan umpan silang Berguinho. Namun kegembiraan Persib Bandung tak bertahan lama.

Sadil menerima kartu kuning kedua atau kartu merah setelah melakukan tekel dari belakang terhadap pemain Persik, Yusuf Meilani. Persib pun harus bermain dengan 10 pemain dalam sisa waktu pertandingan. Situasi ini membuat Persik Kediri tampil lebih menekan.

Di masa tambahan waktu yang menegangkan, Persik akhirnya menyamakan kedudukan. Sundulan Muhammad Firli pada menit 90+5 tak mampu dibendung kiper Persib setelah bola muntah hasil tepisan sebelumnya. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Bojan Hodak Murka, Persib Layangkan Protes Wasit

Usai pertandingan, pelatih Persib Bandung Bojan Hodak meluapkan kekecewaannya. Bukan hanya soal hasil imbang, tetapi juga kepemimpinan wasit Muhammad Trisantoso yang dinilai merugikan timnya. Hodak menegaskan Persib akan melayangkan surat protes resmi.

“Saya tidak senang dengan wasit. Tentu saja kami akan mengirim surat protes,” kata Bojan Hodak. Meski demikian, pelatih asal Kroasia itu memilih tidak mengulas detail keputusan wasit karena khawatir terkena sanksi denda.

Hasil ini turut menjadi sorotan suporter rival, The Jakmania, mengingat posisi Persib Bandung dan Persija Jakarta kini hanya terpaut selisih poin tipis. Persija berada di posisi kedua dengan poin yang sama, membuat persaingan menuju El Clasico Indonesia semakin panas.

Baca Juga: Sengit! Hasil BRI Super League 2026 Pekan 16: Borneo FC Tak Terbendung, Persib Bandung Tertahan, dan Menanti El Clasico di GBLA

El Clasico Indonesia Jadi Pertaruhan Gengsi

Pertemuan Persib Bandung vs Persija Jakarta dijadwalkan berlangsung pada 11 Maret mendatang di Bandung. Laga ini dipastikan sarat gengsi dan tensi tinggi, bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga perebutan posisi puncak klasemen.

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengakui laga kontra Persib bukan pertandingan biasa. Meski belum menganalisis secara detail, ia menegaskan timnya akan datang ke Bandung dengan persiapan maksimal dan tetap menghormati kekuatan Maung Bandung.

Federico Barba Resmi Tinggalkan Persib

Di tengah panasnya persaingan liga, kabar mengejutkan datang dari internal Persib Bandung. Bek asing Federico Barba dipastikan akan kembali ke Eropa dan meninggalkan Maung Bandung. Barba mengonfirmasi keputusan tersebut melalui akun Instagram pribadinya.

“Saya tidak tahu di mana saya akan bermain, tetapi saya harus kembali ke Eropa demi keluarga,” tulis Barba. Faktor keluarga menjadi alasan utama di balik keputusannya, meski kontraknya bersama Persib masih tersisa.

Kepergian Barba tentu menjadi kehilangan besar bagi Persib Bandung, mengingat perannya yang vital di lini belakang. Manajemen kini dihadapkan pada tantangan mencari pengganti sepadan di tengah jadwal padat dan persaingan ketat.

Dengan hasil imbang di Kediri, polemik wasit, hingga hengkangnya Federico Barba, situasi Persib Bandung jelang El Clasico Indonesia kian panas. Laga kontra Persija pun diprediksi menjadi titik krusial penentu arah perburuan gelar musim ini.

Editor : Ichaa Melinda Putri
#el clasico indonesia #persik kediri #bojan hodak #federico barba #persib bandung