BLITAR – Hasil 16 Besar Malaysia Open 2026 hari ketiga, Kamis (8/1/2026), menyajikan kejutan dan dominasi para unggulan dunia di ajang Super 1000 yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur. Sejumlah pemain papan atas memastikan langkah ke perempat final, sementara wakil Indonesia bersiap menghadapi laga krusial pada jadwal lanjutan.
Sejak pagi, hasil 16 Besar Malaysia Open 2026 langsung memikat perhatian penggemar bulu tangkis dunia. Pertandingan-pertandingan berlangsung ketat, baik di sektor tunggal maupun ganda, menegaskan bahwa turnamen pembuka musim ini menjadi tolok ukur kekuatan para pemain elite.
Pada sektor tunggal putri, peringkat satu dunia asal Korea Selatan, An Se-young, tampil meyakinkan saat menyingkirkan mantan juara dunia asal Jepang, Nozomi Okuhara. An Se-young menang dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-7, menunjukkan dominasinya sebagai favorit juara Malaysia Open 2026.
Unggulan Dunia Melaju, Laga Ketat di Tunggal Putra
Dari sektor tunggal putra, pemain peringkat satu dunia asal China, Shi Yuqi, harus bekerja ekstra keras untuk menyingkirkan wakil India, Ayush Shetty. Shi Yuqi menang lewat pertandingan tiga gim dengan skor 21-18, 18-21, dan 21-12. Hasil ini menegaskan ketatnya persaingan tunggal putra sejak babak 16 besar.
Di sektor ganda campuran, pasangan peringkat empat dunia asal Malaysia, Chen Tang Jie/To Ee Wei, sukses menundukkan rekan senegara mereka Hoo Pang Ron/Cheng Su Yin dalam dua gim langsung. Kemenangan ini menjaga asa tuan rumah tetap hidup di Malaysia Open 2026.
Sementara itu, pasangan Hong Kong Tang Chun Man/Tse Ying Suet yang berstatus unggulan delapan juga melaju mulus setelah mengalahkan wakil China Taipei, Chen Cheng Kuan/Su Yin Hui, dengan skor 21-14 dan 21-19.
Hasil Campuran: Kejutan dari Amerika Serikat
Kejutan datang dari sektor ganda campuran ketika pasangan Amerika Serikat, Presley Smith/Jennie Gai, berhasil menyingkirkan unggulan Malaysia Goh Soon Huat/Shevon Lai Jemie. Pasangan AS tersebut menang dua gim langsung, sekaligus mencatat hasil mengejutkan di babak 16 besar Malaysia Open 2026.
Hasil-hasil ini semakin memanaskan persaingan menuju perempat final, sekaligus membuka peluang perubahan peta kekuatan di sektor ganda campuran.
Wakil Indonesia Siap Tampil di Laga Lanjutan
Selain rangkuman hasil pertandingan, jadwal lanjutan 16 besar Malaysia Open 2026 juga menjadi sorotan utama, khususnya bagi wakil Indonesia. Di sektor ganda putri, Febriana Dwi Puji Kusuma/Melissa Trias Puspitasari akan menghadapi pasangan peringkat dua dunia asal Malaysia, Tan Pearly/Tina Muralitharan. Rekor pertemuan sementara masih memihak pasangan tuan rumah.
Pada sektor tunggal putra, Jonatan Christie dijadwalkan menghadapi wakil Malaysia Leon Jun Hao. Secara head to head, Jonatan tertinggal tipis, namun performanya di babak sebelumnya memberi harapan bagi Indonesia.
Ganda putra andalan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga akan turun menghadapi pasangan China Taipei Chiu Hsiang Chieh/Lin Yu Chieh. Fajar/Fikri unggul dalam rekor pertemuan dan berpeluang besar melangkah ke perempat final.
Sementara itu, Putri Kusuma Wardani akan menghadapi wakil Amerika Serikat, Beiwen Zhang, di sektor tunggal putri. Laga ini diprediksi berjalan sulit mengingat pengalaman Zhang di level turnamen besar.
Modal Positif dari Babak 32 Besar
Sejumlah wakil Indonesia datang ke 16 besar dengan modal kemenangan impresif di babak sebelumnya. Jonatan Christie dan Putri Kusuma Wardani sama-sama menang dua gim langsung di 32 besar. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi juga lolos lewat laga ketat.
Namun, Indonesia juga kehilangan beberapa wakil, termasuk Alwi Farhan dan pasangan ganda campuran Marwan Faza/Aisyah Salsabila yang harus tersingkir lebih awal.
Persaingan Makin Ketat Menuju Perempat Final
Dengan hasil 16 Besar Malaysia Open 2026 yang telah tersaji dan jadwal lanjutan yang padat, persaingan dipastikan semakin sengit. Turnamen ini bukan hanya perebutan gelar, tetapi juga ajang pemanasan menuju rangkaian turnamen besar berikutnya seperti India Open, Indonesia Masters, hingga All England.
Malaysia Open 2026 kini memasuki fase krusial. Setiap kemenangan menjadi langkah penting menuju podium tertinggi di awal musim BWF World Tour. (*)
Editor : Vicky Hernanda