BLITAR KAWENTAR-Persebaya Surabaya bidik Dimas Derajat pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Kabar ini langsung memantik perhatian publik sepak bola nasional karena Dimas Derajat merupakan striker milik Persib Bandung dengan nilai pasar mencapai Rp3,04 miliar. Rumor tersebut pertama kali diungkap akun Instagram Gozip Sepak Bola, Kamis (8/1/2026), dan kini terus bergulir di kalangan Bonek.
Persebaya Surabaya bidik Dimas Derajat di tengah agenda besar perombakan skuad. Saat ini, penyerang berusia 28 tahun itu masih berstatus pemain pinjaman di Malut United hingga Juni 2026. Artinya, jika serius ingin mendatangkannya, manajemen Bajul Ijo harus merancang skema khusus, baik dengan menebus klausul pinjaman atau bernegosiasi langsung dengan Persib Bandung selaku pemilik kontrak.
Persebaya Surabaya bidik Dimas Derajat bukan tanpa alasan. Performa lini depan Green Force sepanjang paruh pertama musim dinilai belum konsisten. Evaluasi mendalam dari tim pelatih dan manajemen membuat nama Dimas Derajat masuk dalam radar sebagai solusi striker lokal yang sudah berpengalaman di level tertinggi.
Profil dan Rekam Jejak Dimas Derajat
Dimas Derajat merupakan striker kelahiran Gresik, Jawa Timur, 30 Maret 1997. Ia didatangkan Persib Bandung pada 1 Agustus 2025, sebelum akhirnya dipinjamkan ke Malut United sebulan kemudian. Bersama Malut United, Dimas memang belum banyak mendapatkan menit bermain, hanya tampil dalam lima laga dengan total 76 menit.
Namun rekam jejaknya bersama Persib Bandung cukup solid. Ia mencatatkan 20 penampilan dengan sumbangan dua gol dan tiga assist dari total 967 menit bermain. Selain itu, Dimas juga mengoleksi dua gelar prestisius, yakni juara Liga Indonesia bersama Persib musim 2024/2025 serta gelar AFF U-19 Championship.
Faktor usia matang, status pemain lokal, dan pengalaman juara menjadi nilai tambah yang membuat Persebaya Surabaya bidik Dimas Derajat sebagai proyek jangka menengah.
Persebaya Aktif di Bursa Transfer Paruh Musim
Tak hanya membidik pemain lokal, Persebaya Surabaya juga agresif mendatangkan legiun asing. Dua pemain asal Brasil, Bruno Paraiba dan Jefferson Silva, sudah resmi diperkenalkan. Bruno Paraiba berposisi striker, sementara Jefferson Silva mengisi sektor bek kiri.
Kehadiran keduanya menjadi sinyal kuat bahwa Persebaya serius membenahi tim. Bahkan, satu nama lagi disebut bakal segera diumumkan, yakni center back asal Brasil Gustavo Fernandez yang musim ini bermain di Liga 2 Portugal bersama FC Penafiel.
Manajemen Persebaya juga memberi bocoran bahwa pengumuman pemain anyar akan dilakukan langsung di Stadion Gelora Bung Tomo sebelum laga kontra Malut United, Sabtu (10/1/2026).
Provic dan Mauricio di Ujung Tanduk
Masuknya pemain-pemain baru otomatis berdampak pada nasib pemain lama. Dua penyerang asing, Mihailo Provic dan Diego Mauricio, dikabarkan masuk daftar evaluasi. Provic baru mencetak tiga gol dari 16 penampilan, sementara Mauricio bahkan belum menyumbang gol maupun assist.
Dengan Persebaya Surabaya bidik Dimas Derajat dan sudah meresmikan Bruno Paraiba, setidaknya satu dari dua nama tersebut hampir dipastikan akan dilepas. Rumor paling kencang menyebut Provic sebagai kandidat terkuat untuk angkat koper dari Surabaya.
Fokus Hadapi Malut United di Laga Krusial
Di tengah rumor transfer, Persebaya harus tetap fokus menghadapi Malut United pada pekan ke-17 Super League 2025/2026. Laga ini akan menjadi debut pelatih anyar Bernardo Tavares bersama Bajul Ijo.
Winger Persebaya, Bruno Moreira, menegaskan timnya siap bekerja keras menghentikan tren positif Malut United yang belum terkalahkan dalam 11 laga terakhir. Bermain di hadapan Bonek di Gelora Bung Tomo diharapkan menjadi suntikan energi tambahan bagi Persebaya.
Kini, publik menanti dua hal sekaligus: hasil laga krusial kontra Malut United dan kelanjutan rumor Persebaya Surabaya bidik Dimas Derajat. Jika terealisasi, transfer ini bisa menjadi potongan penting dalam puzzle perombakan besar Bajul Ijo musim ini.
Editor : Ichaa Melinda Putri