Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persebaya Surabaya vs Malut United: Gali Freitas Menggila, Brace Kaki Kiri Antar Bajul Ijo Menang Dramatis 2-1

Ichaa Melinda Putri • Minggu, 11 Januari 2026 | 16:45 WIB
Persebaya Surabaya vs Malut United: Gali Freitas Menggila, Brace Kaki Kiri Antar Bajul Ijo Menang Dramatis 2-1
Persebaya Surabaya vs Malut United: Gali Freitas Menggila, Brace Kaki Kiri Antar Bajul Ijo Menang Dramatis 2-1

BLITAR KAWENTAR-Persebaya Surabaya vs Malut United menjadi laga yang penuh tensi, emosi, dan aksi tajam di lini serang. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Bajul Ijo sukses mengamankan kemenangan penting dengan skor 2-1. Sosok yang paling mencuri perhatian adalah Gali Freitas, yang tampil luar biasa dengan mencetak dua gol alias brace melalui kekuatan kaki kirinya.

Sejak awal laga, Persebaya Surabaya vs Malut United sudah menyajikan duel menarik. Pelatih Persebaya menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan susunan pemain yang agresif. Malik Risaldi, Bruno Moreira, dan Paulo Rivera menjadi motor serangan di belakang penyerang utama. Sementara Malut United datang dengan kekuatan penuh, menurunkan nama-nama berpengalaman seperti David da Silva, Ciro Alves, dan Yob Sayuri.

Persebaya Surabaya vs Malut United langsung berjalan dalam tempo tinggi sejak kick-off babak pertama. Tuan rumah tampil menekan dan berani memainkan bola cepat dari kaki ke kaki. Hasilnya, peluang demi peluang tercipta hingga akhirnya kebuntuan pecah lewat aksi Gali Freitas.

Gol Cepat dan Aksi Kaki Kiri Gali Freitas

Gol pertama Persebaya lahir dari eksekusi sempurna Gali Freitas. Mendapat ruang tembak di sisi kiri pertahanan Malut United, Gali melepaskan tendangan keras dan akurat menggunakan kaki kirinya. Bola meluncur deras tanpa mampu diantisipasi kiper lawan. Stadion pun bergemuruh menyambut keunggulan Bajul Ijo.

Kepercayaan diri pemain Persebaya langsung meningkat. Bruno Moreira dan Malik Risaldi semakin aktif menusuk pertahanan lawan. Paulo Rivera berperan sebagai otak serangan, mengatur tempo sekaligus mengirim umpan-umpan berbahaya ke kotak penalti.

Brace Gali Freitas, Persebaya Kian Percaya Diri

Tak butuh waktu lama, Gali Freitas kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari skema serangan cepat, Rivera mengirim umpan kunci yang sempat diblok. Namun bola muntah atau second ball jatuh tepat ke kaki Gali Freitas. Tanpa ragu, ia kembali menghujam bola dengan kaki kirinya dan mencetak gol kedua.

Brace tersebut menegaskan dominasi Persebaya Surabaya vs Malut United di babak pertama. Gali Freitas tampil sebagai pembeda, menunjukkan ketenangan dan insting gol yang tajam. Skor 2-0 membuat tuan rumah berada di atas angin.

Malut United Bangkit Lewat Ciro Alves

Memasuki babak kedua, Malut United mencoba bangkit. Intensitas serangan ditingkatkan, terutama melalui sisi sayap. Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Berawal dari bola lambung ke kotak penalti, terjadi kemelut yang gagal diantisipasi sempurna lini belakang Persebaya.

Ciro Alves yang berdiri bebas sukses memanfaatkan rebound dan mencetak gol. Skor berubah menjadi 2-1, membuat pertandingan kembali hidup. Gol ini menjadi momentum kebangkitan Malut United yang mulai tampil lebih berani.

Peluang Bertubi-tubi dan Tensi Tinggi

Setelah gol balasan, Persebaya Surabaya vs Malut United berlangsung semakin panas. Persebaya sebenarnya memiliki peluang emas untuk menambah gol. Bruno Moreira, Rivera, hingga Malik Risaldi bergantian mengancam gawang lawan. Namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang-peluang tersebut terbuang.

Di sisi lain, Malut United juga berusaha menyamakan kedudukan lewat serangan langsung dan bola mati. Pertahanan Persebaya harus bekerja ekstra keras untuk meredam tekanan hingga menit-menit akhir pertandingan.

Kemenangan Krusial Bajul Ijo

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Persebaya Surabaya tetap bertahan. Hasil ini menjadi kemenangan penting bagi Bajul Ijo dalam persaingan Super League, sekaligus memperlihatkan efektivitas lini serang mereka.

Gali Freitas layak dinobatkan sebagai bintang lapangan dalam laga Persebaya Surabaya vs Malut United. Dua golnya bukan hanya memastikan tiga poin, tetapi juga memberi sinyal kuat bahwa Persebaya memiliki senjata mematikan dari sektor sayap dan second line.

Kemenangan ini semakin mengukuhkan Persebaya sebagai tim yang sulit dikalahkan di kandang. Dukungan penuh suporter dan permainan agresif menjadi kombinasi ideal yang kembali membawa hasil maksimal.

Editor : Ichaa Melinda Putri
#gali freitas #Malut United #Super League Indonesia #persebaya surabaya #hasil liga 1