Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Federico Barba ke Pescara Ditolak, Persib Bandung Mendunia hingga Disorot Rio Ferdinand di Tengah Bursa Transfer Panas

Vicky Hernanda • Senin, 12 Januari 2026 | 20:15 WIB
Persib di sorot Rio Ferdinand
Persib di sorot Rio Ferdinand

BLITAR - Isu Federico Barba ke Pescara kembali memanaskan bursa transfer Persib Bandung dalam beberapa pekan terakhir. Bek asing Maung Bandung itu dikabarkan diminati klub Italia, Pescara, bahkan disebut-sebut siap kembali ke Eropa pada bursa transfer Januari. Tak hanya Pescara, klub asal Yunani, Aris Thessaloniki, juga dikabarkan tertarik memboyong pemain berusia 32 tahun tersebut.

Rumor Federico Barba ke Pescara semakin mencuat seiring dibukanya bursa transfer Eropa. Sejumlah media Italia hingga jurnalis kenamaan mulai menyoroti situasi Barba di Persib. Salah satunya jurnalis Italia, Nicolo Schira, yang menyebut Pescara telah mencapai kesepakatan awal dengan sang pemain. Meski demikian, status Barba hingga kini masih terdaftar sebagai pemain Persib Bandung.

Di tengah ketidakpastian soal Federico Barba ke Pescara, nama Persib justru kian mendunia. Klub kebanggaan Jawa Barat itu mendapat sorotan internasional setelah aksi bobotoh yang secara tidak langsung memperkenalkan Persib kepada legenda Manchester United, Rio Ferdinand.

Persib Tolak Tawaran Pescara

Berdasarkan informasi terbaru, Persib Bandung disebut telah menolak proposal yang diajukan Pescara. Penolakan tersebut bukan tanpa alasan. Klub Italia itu dikabarkan hanya mengajukan skema peminjaman, bukan transfer permanen.

Bagi Persib, opsi tersebut dinilai merugikan. Jika Barba hanya dipinjamkan, Maung Bandung tidak akan memperoleh dana transfer, sementara kontrak Barba sendiri tersisa sekitar enam bulan. Situasi itu berpotensi membuat Persib kehilangan pemain kunci tanpa kompensasi finansial yang sepadan.

Manajemen Persib dikabarkan hanya membuka peluang jika Pescara atau klub lain berani menebus sisa kontrak Barba. Bahkan, tidak menutup kemungkinan Persib memasang banderol tinggi sebagai bentuk keseriusan mempertahankan asetnya.

Persib Bukan Klub Sembarangan

Sikap tegas Persib dalam negosiasi ini menunjukkan posisi klub yang kini jauh lebih kuat, baik secara finansial maupun prestasi. Persib saat ini dikenal sebagai salah satu klub terkaya di Indonesia, didukung kepemilikan dua tokoh besar, Glen Sugita dan Umuh Muchtar.

Berdasarkan sejumlah laporan, total kekayaan Persib disebut mencapai Rp 2,24 triliun. Sementara nilai pasar skuad Persib menurut Transfermarkt berada di kisaran Rp 134 miliar, menjadikannya salah satu klub dengan market value tertinggi di Tanah Air. Dengan kekuatan finansial tersebut, Persib dinilai mampu bersaing dengan klub-klub Asia lainnya.

Persib Mendunia, Disorot Rio Ferdinand

Di luar isu transfer, Persib Bandung kembali mencuri perhatian publik internasional. Sejumlah bobotoh yang hadir di laga Al Nassr vs Al Ahli di Arab Saudi secara tak sengaja bertemu Rio Ferdinand. Para bobotoh yang mengenakan jersey Persib itu pun mengabadikan momen bersama legenda sepak bola Inggris tersebut.

Momen sederhana ini menjadi bukti bagaimana nama Persib perlahan dikenal di level global. Keberhasilan bobotoh memperkenalkan identitas klub ke figur sepak bola dunia dinilai sebagai bentuk dukungan luar biasa dari suporter.

Prestasi Asia Jadi Daya Tarik

Tak bisa dimungkiri, sorotan terhadap Persib juga dipicu prestasi di kancah Asia. Persib telah memastikan lolos ke babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL2) dan akan menghadapi wakil Thailand, Ratchaburi FC. Jika mampu melaju, Persib berpotensi bertemu raksasa Asia seperti Gamba Osaka atau Pohang Steelers.

Potensi pertemuan tersebut diprediksi akan menarik perhatian besar, baik dari fans Asia maupun media internasional, sekaligus semakin mengangkat nama Persib di pentas Asia.

Fokus Persib Hadapi Jadwal Padat

Meski tengah diselimuti isu transfer dan sorotan global, Persib memilih tetap fokus pada kompetisi domestik. Laga tandang melawan Persik Kediri menjadi ujian berikutnya bagi skuad Maung Bandung. Tantangan kian berat karena Persib berpotensi kehilangan beberapa pemain, termasuk Eliano Reijnders.

Di sisi lain, pesaing di papan atas seperti Borneo FC, Persija Jakarta, dan Malut United terus menempel ketat. Situasi ini memaksa Persib untuk terus meraih kemenangan demi menjaga peluang juara.

Dengan kombinasi prestasi, kekuatan finansial, dan dukungan bobotoh, Persib Bandung kini tak hanya berbicara di level nasional, tetapi juga mulai diperhitungkan di mata sepak bola Asia dan dunia. (*)

Editor : Vicky Hernanda
#rio ferdinand #pescara #federico barba #bursa transfer #persib bandung