BLITAR KAWENTAR-Persija Jakarta kembali menjadi sorotan jelang dibukanya bursa transfer Januari. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu dikabarkan tengah mengincar sejumlah pemain berlabel timnas Indonesia sebagai bagian dari proyek besar membangun ulang kekuatan tim. Persija Jakarta disebut bergerak senyap namun terarah, dengan ambisi mengembalikan kejayaan di kompetisi Liga 1.
Isyarat kebangkitan Persija Jakarta mulai terlihat dari rumor transfer yang kian menguat. Sejumlah nama pemain timnas Indonesia ramai dikaitkan dengan klub ibu kota. Strategi ini dinilai sebagai langkah serius Persija Jakarta dalam merancang Dream Team yang lebih solid dan kompetitif pada paruh kedua musim.
Salah satu nama yang paling santer dibicarakan adalah Fajar Faturrahman. Bek sayap timnas Indonesia itu dipastikan meninggalkan Borneo FC dan telah berpamitan melalui unggahan media sosial. Persija Jakarta disebut menjadi tujuan utama sang pemain, bahkan peluang transfernya diklaim mencapai 95 persen.
Fajar Faturrahman Masuk Radar Persija Jakarta
Kebutuhan Persija Jakarta di sektor sayap menjadi alasan kuat mengapa Fajar Faturrahman masuk radar. Klub baru saja meminjamkan Alfrianto Nico ke Persis Solo, sehingga menyisakan celah di posisi bek sayap. Saat ini, sektor kanan Persija Jakarta diisi Bruno Tubara dan Rio Fahmi.
Kehadiran Fajar diyakini akan memanaskan persaingan internal dan meningkatkan kualitas permainan tim. Dengan pengalaman bersama timnas Indonesia, Fajar dinilai cocok dengan kebutuhan Persija Jakarta yang mengincar kestabilan lini belakang sekaligus agresivitas dari sisi sayap.
Ezra Walian dan Kebutuhan Striker Tajam
Tak hanya lini belakang, Persija Jakarta juga disorot masih kekurangan striker yang konsisten mencetak gol. Nama Ezra Walian pun ikut dikaitkan. Penyerang Persik Kediri itu tampil impresif dengan catatan lima gol dan enam assist dari 12 pertandingan musim ini.
Namun, rumor tersebut langsung dibantah manajemen Persik Kediri. Mereka menegaskan Ezra Walian masih terikat kontrak bersama Macan Putih. Situasi makin menarik setelah Ezra dalam wawancara dengan media Belanda justru memuji Persib Bandung, yang ia samakan dengan Ajax Amsterdam, sehingga memunculkan spekulasi baru.
Ivar Jenner hingga Ricky Kambuaya Ikut Menghangat
Di lini tengah, nama Ivar Jenner turut mencuat. Gelandang muda timnas Indonesia itu memilih tidak memperpanjang kontrak bersama FC Utrecht sejak November 2025. Media Belanda bahkan menyebut sang pemain telah mendapat izin untuk hengkang, memicu spekulasi bahwa Persija Jakarta menjadi salah satu kandidat terkuat.
Selain Ivar Jenner, Ricky Kambuaya juga sejak Desember dikaitkan dengan Persija Jakarta. Gelandang enerjik ini dinilai sesuai dengan karakter permainan duel yang dibutuhkan Macan Kemayoran. Dukungan pun muncul dari The Jakmania yang sempat memberikan sambutan selamat datang di media sosial.
Meski peluang transfer Ricky Kambuaya disebut menurun, Persija Jakarta dikabarkan tetap aktif memantau opsi lain seperti Rodrigo Hasani dan Asir Asis demi memperkuat kedalaman skuad.
Pesan Damai Jelang Laga Panas Persija vs Persib
Di tengah isu transfer, perhatian juga tertuju pada laga klasik Persija Jakarta vs Persib Bandung. Menjelang pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu 11 Januari 2026, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan pesan damai kepada suporter.
Pramono menegaskan rivalitas cukup berlangsung 90 menit di atas lapangan. Menurutnya, keamanan dan kenyamanan jauh lebih penting dibanding ego kemenangan. Pesan tersebut ditujukan langsung kepada The Jakmania dan Bobotoh agar menjaga situasi tetap kondusif.
Ia bahkan memilih menyaksikan pertandingan dari rumah, sejalan dengan imbauan suporter Persija Jakarta agar pendukung tidak datang langsung ke Bandung. Bagi Pramono, menahan diri justru menunjukkan kecintaan sejati terhadap klub.
Dengan pergerakan transfer dan pesan persatuan ini, Persija Jakarta tak hanya membangun kekuatan tim, tetapi juga berupaya menjaga marwah sepak bola Indonesia agar lebih dewasa dan bermartabat.
Editor : Ichaa Melinda Putri