Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Skandal Injakan di GBLA: Bruno Tubarao Terancam Sanksi 10 Laga, Persija Dibayangi Pengurangan Poin

Ichaa Melinda Putri • Selasa, 13 Januari 2026 | 11:00 WIB
Skandal Injakan di GBLA: Bruno Tubarao Terancam Sanksi 10 Laga, Persija Dibayangi Pengurangan Poin
Skandal Injakan di GBLA: Bruno Tubarao Terancam Sanksi 10 Laga, Persija Dibayangi Pengurangan Poin

BLITAR KAWENTAR-Atmosfer sepak bola nasional memanas pasca laga panas Persib Bandung vs Persija Jakarta pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Sorotan tajam tertuju pada insiden keras yang melibatkan pemain asing Persija, Bruno Tubarao, yang diduga melakukan tindakan tidak sportif dengan menginjak kaki gelandang muda Persib, Beckham Putra.

Insiden Bruno Tubarao injak Beckham Putra terjadi pada menit ke-53 pertandingan. Dalam tayangan ulang kamera, Tubarao terlihat dengan sengaja menginjak kaki Beckham Putra yang tengah terjatuh usai duel perebutan bola. Wasit elit asal Korea Selatan, Koh Hyung Jin, tanpa ragu mengganjar kartu merah langsung kepada pemain Persija tersebut.

Keputusan wasit memicu reaksi keras di lapangan. Persija harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain dan akhirnya takluk 0-1 dari Persib Bandung. Namun, dampak terbesar justru terjadi setelah laga berakhir, ketika rekaman video insiden tersebut viral dan memantik kemarahan publik sepak bola Indonesia.

Ancaman Sanksi Berat untuk Bruno Tubarao

Meski hingga saat ini Komite Disiplin (Komdis) PSSI belum mengeluarkan keputusan resmi, spekulasi mengenai sanksi Bruno Tubarao berkembang luas. Banyak pengamat menilai, berdasarkan Kode Disiplin PSSI, tindakan yang membahayakan keselamatan pemain lawan dapat diganjar larangan bermain hingga 10 pertandingan.

Tekanan publik semakin besar karena korban insiden ini adalah Beckham Putra, yang selama ini dipandang sebagai aset masa depan Timnas Indonesia. Di media sosial, tuntutan agar Komdis menjatuhkan hukuman maksimal terus menggema, dengan alasan efek jera dan perlindungan pemain muda.

Jika sanksi 10 laga benar-benar dijatuhkan, Tubarao dipastikan akan absen hampir sepanjang putaran kedua musim ini, sebuah kerugian besar bagi Persija Jakarta dalam perburuan gelar.

Isu Pengurangan Poin Persija Mencuat

Tak berhenti pada sanksi individu, isu lain yang ikut mencuat adalah kemungkinan pengurangan poin Persija Jakarta. Walau secara regulasi pengurangan poin biasanya berkaitan dengan pelanggaran administratif atau kerusuhan suporter, tuntutan moral dari netizen mulai menyeret manajemen Persija ke dalam pusaran kritik.

Saat ini Persija berada di peringkat tiga klasemen dengan 35 poin. Jika pengurangan poin benar-benar terjadi, posisi Macan Kemayoran bisa merosot tajam dan memupus ambisi juara musim ini. Namun, hingga kini belum ada indikasi resmi dari PT LIB maupun PSSI terkait wacana tersebut.

Reaksi Internal Persija: Rido Murka, Pelatih Mengecam

Reaksi keras juga datang dari internal Persija. Kapten tim Rizky Ridho tertangkap kamera menunjukkan gestur kekecewaan mendalam saat Bruno Tubarao diusir wasit. Ridho terlihat membanting botol minum dan menggelengkan kepala, gestur yang ditafsirkan publik sebagai bentuk kemarahan atas ulah rekan setimnya.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, secara terbuka mengecam tindakan Tubarao. Ia menilai sikap sang pemain tidak dewasa dan merugikan tim secara keseluruhan. Pernyataan ini semakin memperkuat anggapan bahwa insiden tersebut menjadi skandal internal paling memalukan bagi Persija dalam beberapa musim terakhir.

Teror Usai Laga: Keluarga Tom Haye Diancam

Di tengah euforia kemenangan Persib, muncul kabar mengejutkan lainnya. Keluarga gelandang Persib, Tom Haye, dilaporkan menerima ancaman pembunuhan dari oknum tak dikenal melalui media sosial. Ancaman ini diduga dilakukan oleh pihak yang tidak terima atas hasil laga di GBLA.

Manajemen Persib telah mengonfirmasi adanya teror tersebut. Bobotoh pun mendesak Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Mukhtar, untuk segera melaporkan kasus ini ke kepolisian agar pelaku ditindak tegas.

Publik Menanti Keputusan Komdis

Hingga kini, publik sepak bola Indonesia menanti langkah tegas dari Komdis PSSI. Kasus Bruno Tubarao injak Beckham Putra dianggap sebagai ujian serius bagi komitmen federasi dalam menjaga sportivitas dan melindungi pemain.

Apakah sanksi berat benar-benar akan dijatuhkan? Dan akankah Persija ikut terseret dalam hukuman lanjutan? Semua mata kini tertuju pada rilis resmi PSSI yang dinantikan dalam waktu dekat.

Editor : Ichaa Melinda Putri
#persija jakarta #bruno tubarao #Beckham Putra #sanksi komdis pssi #persib bandung