Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Bukan Sekadar Tambal Sulam, Ini Alasan Bernardo Tavares Boyong Gustavo Fernandez ke Persebaya

Ichaa Melinda Putri • Selasa, 13 Januari 2026 | 16:40 WIB
Bukan Sekadar Tambal Sulam, Ini Alasan Bernardo Tavares Boyong Gustavo Fernandez ke Persebaya
Bukan Sekadar Tambal Sulam, Ini Alasan Bernardo Tavares Boyong Gustavo Fernandez ke Persebaya

BLITAR KAWENTAR-Persebaya Surabaya kembali menunjukkan keseriusannya menatap putaran kedua Liga Indonesia 2025/2026. Kali ini, manajemen Green Force membuat gebrakan dengan mendatangkan Gustavo Fernandez, bek tengah asal Brasil, yang dinilai bukan sekadar rekrutan biasa. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, secara terbuka mengungkap alasan teknis di balik perekrutan pemain berpostur raksasa tersebut.

Kedatangan Gustavo Fernandez menegaskan bahwa Persebaya tidak hanya menambal kekurangan, tetapi tengah membangun fondasi kuat agar mampu bersaing serius di paruh musim kedua. Bek berusia 26 tahun itu diproyeksikan sebagai solusi nyata atas persoalan klasik lini belakang Bajul Ijo, khususnya dalam duel udara dan situasi bola mati yang kerap menjadi titik rawan.

Dalam beberapa pertandingan putaran pertama, Persebaya dinilai cukup sering kebobolan dari skema bola mati defensif. Hal inilah yang menjadi perhatian utama Bernardo Tavares sejak awal menangani tim kebanggaan Bonek tersebut.

“Salah satu hal yang saya lihat di tim ini adalah kami tidak memiliki terlalu banyak pemain jangkung,” ujar Bernardo Tavares, seperti dikutip dari Tribun Jatim Network.

Menurut pelatih asal Portugal itu, minimnya pemain bertinggi badan ideal berdampak langsung pada lemahnya antisipasi bola mati, terutama saat menghadapi situasi sepak pojok dan tendangan bebas lawan. Dalam konteks Liga Indonesia, aspek tersebut menjadi krusial.

“Di Indonesia, banyak gol berasal dari bola mati. Karena itu penting bagi kami untuk memiliki keseimbangan,” tegasnya.

Keseimbangan Fisik Jadi Kunci

Bernardo Tavares menekankan bahwa tim ideal tidak hanya membutuhkan pemain cepat dan lincah, tetapi juga sosok dengan kekuatan fisik dan postur menjulang. Keseimbangan inilah yang selama ini dinilai belum dimiliki Persebaya secara optimal.

“Penting memiliki pemain yang tidak terlalu tinggi karena mereka punya kecepatan. Tapi juga penting memiliki pemain jangkung untuk momen-momen pertandingan tertentu,” jelas Tavares.

Dengan tinggi badan mencapai 195 cm, Gustavo Fernandez dianggap sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Pemain asal Brasil itu terakhir memperkuat Penafiel, klub kasta kedua Liga Portugal, dan dikenal memiliki kemampuan duel udara yang kuat serta disiplin dalam menjaga area pertahanan.

Kehadirannya diyakini akan memberi dimensi baru dalam skema bertahan Persebaya, terutama saat menghadapi tim-tim yang mengandalkan crossing dan bola-bola lambung.

Fokus Perbaikan Lini Belakang

Latihan perdana Gustavo Fernandez bersama skuad utama Persebaya diprediksi langsung menyita perhatian. Pelatih disebut akan memfokuskan adaptasi sang bek pada koordinasi lini belakang, positioning, serta antisipasi crossing—tiga aspek yang selama ini menjadi catatan evaluasi tim pelatih.

Gaya bermain Bernardo Tavares yang menuntut pertahanan aktif dan disiplin dinilai cocok dengan karakter Gustavo. Bek asal Brasil itu tidak hanya diharapkan kuat dalam bertahan, tetapi juga mampu menjadi pemimpin di jantung pertahanan.

Lengkapi Trio Brasil Persebaya

Gustavo Fernandez menjadi pemain asing ketiga Persebaya di era Bernardo Tavares. Ia melengkapi dua rekrutan asal Brasil lainnya, yakni Bruno Paraiba dan Jefferson da Silva, yang lebih dulu diperkenalkan.

Ketiga pemain asing anyar tersebut telah resmi diperkenalkan di hadapan Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo menjelang laga kontra Malut United pada Sabtu, 10 Januari 2026. Momen tersebut sekaligus menjadi simbol keseriusan manajemen dalam menyambut putaran kedua.

“Kami menganggap ketiga pemain ini berharga. Kami berharap mereka dapat membantu kami,” ujar Tavares.

Bukan Hanya Teknis, Tapi Juga Mental

Selain kontribusi teknis di lapangan, Bernardo Tavares juga menilai kehadiran Gustavo Fernandez berpotensi memberi dampak positif di ruang ganti. Pengalaman bermain di kompetisi Eropa diyakini dapat memperkuat mental tim dan atmosfer internal skuad.

“Ini juga bisa memperkuat ruang ganti sehingga kami dapat menjadi tim yang lebih baik di putaran kedua,” pungkasnya.

Dengan perekrutan Gustavo Fernandez, Persebaya mengirim sinyal jelas kepada para pesaing. Bajul Ijo tidak lagi ingin sekadar bertahan, tetapi siap naik level dan menjadi ancaman serius dalam perburuan prestasi di putaran kedua Liga Indonesia 2025/2026.

Editor : Ichaa Melinda Putri
#Bernardo Tavares #bursa transfer liga indonesia #liga indonesia #Gustavo Fernandez #persebaya surabaya