BLITAR – Arema FC kembali menunjukkan pergerakan senyap namun mematikan di bursa transfer paruh musim Super League 2025-2026. Setelah kehilangan Paulinho Moselin yang memutuskan pulang ke Brasil, manajemen Singo Edan bergerak cepat mencari suksesor sepadan. Kabar teranyar, sosok pengganti tersebut telah mengerucut pada satu nama: Gabriel Silva, sayap kiri tajam asal Brasil.
Pemain berusia 28 tahun ini diproyeksikan untuk menambah daya gedor dari sisi lapangan yang sempat lowong. Gabriel Silva bukan nama asing di kawasan Asia Tenggara, mengingat musim lalu ia menjadi pilar penting bagi klub Liga Malaysia, Terengganu FC.
Kode Keras di Media Sosial
Sinyal bergabungnya Gabriel Silva ke skuad asuhan Joel Cornelli semakin menguat setelah sang pemain mengunggah sebuah Insta Story di akun pribadinya, @blsva_10, pada Minggu (11/1/2026). Dalam unggahan tersebut, ia menampilkan suasana di dalam pesawat dengan menyematkan bendera Indonesia di sudut layar.
Tak hanya itu, Gabriel Silva diketahui telah mengikuti akun Instagram resmi Arema FC, sebuah tindakan yang lazim dilakukan pemain baru sebelum perkenalan resmi. Statusnya yang bebas transfer per 1 Januari 2026 setelah dilepas Terengganu FC membuat proses negosiasi diyakini berjalan mulus tanpa hambatan biaya penebusan kontrak.
Statistik Menjanjikan dan Dominasi Brasil
Rekam jejak Gabriel Silva di Terengganu FC tergolong solid. Dari 12 laga timnya, ia tampil dalam 11 pertandingan dengan 10 di antaranya sebagai starter. Kontribusinya nyata lewat torehan gol dan asis yang menunjukkan konsistensinya sebagai penyerang sayap. Pengalamannya merumput di Serie B Brasil dan beberapa liga di ASEAN menjadi nilai tambah bagi kedalaman skuad Singo Edan.
Kedatangan Gabriel Silva juga mempertegas tren "Samba" di Malang. Saat ini, Arema FC tercatat memiliki 10 pemain asing, di mana delapan di antaranya berasal dari Brasil. Kehadiran Silva diprediksi akan meningkatkan persaingan internal, terutama dengan kabar pulihnya Pablo Oliveira yang siap tampil di putaran kedua. Dengan komposisi ini, Arema berharap memiliki lini serang yang lebih agresif dan penuh variasi demi merangkak naik ke papan atas klasemen.(*)
Editor : Satria Wira Yudha Pratama