Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Sergio Ramos Dirumorkan ke Persib Bandung, Ketum The Jakmania Soroti Teror ke Tom Haye

Ichaa Melinda Putri • Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:00 WIB
Sergio Ramos Dirumorkan ke Persib Bandung, Ketum The Jakmania Soroti Teror ke Tom Haye
Sergio Ramos Dirumorkan ke Persib Bandung, Ketum The Jakmania Soroti Teror ke Tom Haye

BLITAR KAWENTAR-Bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 kembali memanas. Persib Bandung bergerak cepat menutup celah di lini pertahanan menyusul ketidakpastian masa depan bek asing Federico Barba. Situasi ini memunculkan rumor besar: nama legenda Real Madrid dan Timnas Spanyol, Sergio Ramos, dikaitkan dengan Maung Bandung.

Federico Barba disebut ingin kembali ke Italia demi alasan keluarga. Di saat bersamaan, Persib juga kehilangan William Marsilio yang hengkang pada akhir Desember 2025. Kondisi tersebut membuat pelatih Bojan Hodak mau tak mau harus memikirkan opsi pengganti berpengalaman untuk menjaga stabilitas tim, terutama jelang putaran kedua liga dan kompetisi Asia.

Rumor Sergio Ramos mulai beredar luas sejak Kamis (15/1/2026) di media sosial dan komunitas sepak bola nasional. Bek veteran berusia 39 tahun itu berstatus tanpa klub setelah kontraknya bersama Monterrey, Meksiko, berakhir pada akhir 2025. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari manajemen Persib maupun pihak Sergio Ramos terkait kabar tersebut.

Jika benar terealisasi, kedatangan Ramos diyakini bakal memberikan dampak besar bagi Persib, baik dari sisi teknis maupun nonteknis. Ramos dikenal sebagai salah satu bek paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola modern, dengan koleksi gelar La Liga, Liga Champions, hingga Piala Dunia bersama Spanyol.

Namun, sejumlah laporan internasional menyebut Ramos masih ingin berkarier di level Eropa demi menjaga peluang tampil di Piala Dunia 2026. Hal ini membuat peluang kepindahannya ke Asia, termasuk Indonesia, masih berada di ranah spekulasi.

Ketum The Jakmania Soroti Ancaman ke Tom Haye

Di tengah isu transfer, dunia sepak bola nasional juga diguncang oleh kasus ancaman pembunuhan yang diterima gelandang Persib Bandung, Tom Haye, usai laga panas kontra Persija Jakarta. Ketua Umum The Jakmania, Dicky Sumarno, angkat bicara terkait kasus tersebut.

Menurut Dicky, apa yang dialami Tom Haye bukanlah kasus tunggal. Banyak pemain Liga Indonesia, termasuk dari Persija Jakarta, pernah mengalami perlakuan tidak menyenangkan di media sosial. Ia menilai persoalan ini lebih luas dari sekadar rivalitas sepak bola.

“Ini bukan masalah sepak bola saja, ini masalah bangsa. Edukasi dan literasi digital kita memang masih belum baik,” kata Dicky.

Dicky juga menegaskan Tom Haye layak mendapat apresiasi terlepas dari rivalitas panas antara Persib dan Persija. Gelandang naturalisasi Timnas Indonesia itu dinilai memiliki kontribusi positif bagi sepak bola nasional.

Ancaman terhadap Tom Haye menjadi sorotan serius karena menyangkut keselamatan keluarga pemain. Pada hari yang sama, pemain Persija Jakarta Alano juga menjadi korban perundungan dan hujatan bernuansa rasisme di media sosial usai kekalahan timnya dari Persib.

Baca Juga: Belum Ada Wilujeng Sumping Persib Bandung, Ini Penjelasan Lengkap Bojan Hodak dan Kang Aditya soal Bursa Transfer

Persija Jakarta Tancap Gas di Bursa Transfer

Sementara Persib masih relatif tenang, rivalnya Persija Jakarta justru bergerak agresif. Macan Kemayoran resmi mendatangkan pemain muda bertalenta Fajar Faturrahman dari Borneo FC. Pemain kelahiran Manokwari, Papua, 29 Mei 2002 itu dikontrak selama tiga setengah musim.

Fajar menambah kedalaman skuad Persija di posisi bek dan wing kanan, bersaing dengan Bruno Tubarawo dan Ilham Rio Fahmi. Ia menyatakan kesiapannya membantu Persija meraih target juara BRI Super League 2025/2026.

“Saya siap membantu tim dan insyaallah tahun ini bisa meraih juara,” ujar Fajar.

Saat ini, Persija berada di peringkat ketiga klasemen sementara, hanya terpaut tiga poin dari Persib Bandung di puncak.

Bojan Hodak: Tekanan Sudah Jadi Makanan Sehari-hari

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menilai status juara paruh musim justru menambah tekanan bagi timnya. Namun, pelatih asal Kroasia itu menegaskan bahwa Persib sudah terbiasa hidup dengan ekspektasi tinggi.

“Di Persib, setiap pertandingan selalu ada tekanan. Tapi kami sudah hidup seperti ini selama tiga tahun,” ujar Hodak.

Bojan juga memetakan Persija Jakarta dan Malut United sebagai pesaing utama di putaran kedua, disusul Borneo FC, Dewa United, dan Persebaya Surabaya.

Dengan bursa transfer paruh musim yang masih terbuka, arah kebijakan Persib Bandung dalam memperkuat skuad, termasuk kemungkinan merekrut pemain sekelas Sergio Ramos, masih menjadi teka-teki yang dinantikan publik sepak bola nasional.

Editor : Ichaa Melinda Putri
#transfer Persib Bandung #Rumor Sergio Ramos #Sergio Ramos Persib Bandung #federico barba #persib bandung