BLITAR KAWENTAR – Bursa transfer putaran kedua BRI Super League 2025–2026 mulai menunjukkan dinamika menarik. Salah satu kabar yang mencuri perhatian publik sepak bola nasional adalah rumor Persebaya Surabaya terbaru yang mengaitkan nama Fajar Faturahman dengan klub kebanggaan Bonek tersebut. Pemain muda berusia 23 tahun itu dipastikan telah mengakhiri kebersamaannya dengan Borneo FC setelah kontraknya resmi berakhir.
Fajar Faturahman bukan nama sembarangan di Liga 1. Selama lima musim membela Borneo FC sejak 2020, ia menjelma menjadi salah satu wing back kiri terbaik di kompetisi tertinggi Indonesia. Konsistensi dan fleksibilitasnya membuat namanya selalu masuk dalam daftar pemain potensial setiap bursa transfer, termasuk dalam rumor Persebaya Surabaya terbaru jelang putaran kedua musim ini.
Perpisahan Resmi Fajar dengan Borneo FC
Kepastian berakhirnya kontrak Fajar dengan Borneo FC membuka banyak spekulasi. Setelah lima tahun menjadi bagian penting dari tim berjuluk Pesut Etam, Fajar disebut siap mencari tantangan baru bersama klub berbeda. Statusnya sebagai pemain bebas transfer membuatnya sangat diminati, terutama oleh klub-klub papan atas Liga 1 yang membutuhkan pemain muda dengan jam terbang tinggi.
Sepanjang putaran pertama musim ini, Fajar mencatatkan 13 penampilan dan menyumbang satu assist. Jika ditarik lebih jauh, total kontribusinya bersama Borneo FC mencapai 136 pertandingan di semua kompetisi, dengan torehan dua gol dan 13 assist. Statistik tersebut memperkuat posisinya sebagai aset berharga di bursa transfer.
Persebaya dan Proyek Jangka Panjang Bernardo Tavares
Masuknya Bernardo Tavares sebagai nahkoda baru Persebaya Surabaya memunculkan arah kebijakan berbeda. Pelatih asal Portugal itu dikenal gemar membangun tim dengan fondasi pemain muda berpotensi besar. Dalam konteks ini, nama Fajar Faturahman dinilai sangat cocok dengan kebutuhan Persebaya.
Tak berlebihan jika rumor Persebaya Surabaya terbaru menyebut Fajar sebagai calon rekrutan pertama era Tavares. Dengan usia yang masih muda, Fajar bisa dijadikan proyek jangka panjang untuk memperkuat sisi kiri pertahanan maupun sayap. Persebaya juga memiliki daya tarik tersendiri, baik dari segi atmosfer stadion, basis suporter fanatik, hingga ambisi klub untuk kembali bersaing di papan atas.
Persaingan Ketat dari Klub Besar Liga 1
Meski peluang Persebaya terbuka lebar, jalan untuk mendapatkan tanda tangan Fajar Faturahman tidak akan mudah. Sejumlah klub besar lain dikabarkan ikut memantau situasi sang pemain. Persib Bandung, Persija Jakarta, hingga Dewa United disebut-sebut siap masuk dalam persaingan.
Wajar jika Fajar menjadi rebutan. Posisi wing back kiri dengan kualitas menyerang dan bertahan seimbang masih menjadi komoditas langka di Liga 1. Ditambah status bebas transfer, klub peminat hanya perlu menyiapkan kontrak kompetitif tanpa biaya tebusan.
Menanti Keputusan Fajar Faturahman
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Fajar terkait klub tujuan berikutnya. Namun sinyal kepergiannya dari Borneo FC sudah cukup memanaskan bursa transfer. Bagi Persebaya, momentum ini bisa dimanfaatkan untuk bergerak cepat sebelum pesaing lain mengambil langkah konkret.
Kehadiran Fajar diyakini bisa menambah kedalaman skuad Persebaya, terutama dalam menghadapi padatnya jadwal putaran kedua BRI Super League. Apalagi, Bernardo Tavares membutuhkan pemain yang siap menjalankan skema permainan intens dengan transisi cepat.
Publik Surabaya pun kini menanti kelanjutan rumor Persebaya Surabaya terbaru ini. Apakah Fajar Faturahman benar-benar akan berlabuh di Kota Pahlawan dan menjadi pilar baru Bajul Ijo, atau justru memilih tantangan lain bersama rival Persebaya? Jawabannya tinggal menunggu waktu.
Editor : Bherliana Naysila Putri Suwandi