BLITAR – Pergerakan Persib Bandung di bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025-2026 mulai menunjukkan arah yang konkret. Pelatih Bojan Hodak memberikan sinyal kuat bahwa Maung Bandung membutuhkan tambahan amunisi di lini serang untuk menambal kepergian William Marcilio serta meningkatkan produktivitas gol tim yang masih tertinggal dari rival-rivalnya.
Nama penyerang muda asal Brasil, Jota Tavares, kini muncul sebagai kandidat terkuat. Pemain berusia 23 tahun ini memiliki kriteria yang sangat disukai oleh Bojan Hodak, yakni versatilitas. Jota Tavares dikenal mampu bermain di berbagai posisi, mulai dari penyerang tengah, penyerang sayap, hingga gelandang serang.
Keuntungan Finansial dan Adaptasi Cepat
Secara teknis, mendatangkan Jota Tavares akan memberikan keuntungan ganda bagi Persib Bandung. Selain statusnya yang saat ini free transfer alias bebas transfer, nilai pasarnya pun tergolong ekonomis, yakni di bawah Rp2 miliar.
Kehadiran Jota juga diprediksi tidak akan memakan waktu lama untuk adaptasi karena adanya "Brasil Connection" di skuad Pangeran Biru. Dengan bantuan pemain Brasil lainnya seperti David da Silva dan Ciro Alves, proses transisi Jota di sepak bola Indonesia diharapkan bisa berjalan instan.
Persaingan Sengit dengan Persebaya dan Persijap
Namun, Persib Bandung tidak melenggang sendirian. Laporan menyebutkan bahwa Jota Tavares sudah mencapai kesepakatan 90% untuk merumput di Liga 1, namun tujuannya masih diperebutkan oleh tiga klub besar: Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Persijap Jepara.
Indikasi ketertarikan Persebaya menguat setelah sang pemain terpantau mengikuti (follow) akun media sosial resmi klub dan pelatih Bajul Ijo. Di sisi lain, Persijap Jepara juga bergerak gerilya demi memperkuat skuad agar terhindar dari zona degradasi.
Persiapan Menuju ACL 2 dan Evaluasi Lini Belakang
Selain fokus pada lini serang, Bojan Hodak juga tengah memutar otak menyusul ketidakpastian nasib Federico Barba yang santer dikabarkan akan hengkang. Persib membutuhkan kedalaman skuad yang mumpuni mengingat jadwal padat di putaran kedua dan tantangan berat di fase gugur AFC Champions League 2 (ACL 2) melawan Ratchaburi FC pada Februari mendatang.
"Tim yang bagus dalam bertahan mungkin bisa menjuarai kompetisi, tapi jika ingin menang terus, kami harus memperkuat lini penyerangan," ujar Bojan Hodak menekankan pentingnya keseimbangan tim.(*)
Editor : Satria Wira Yudha Pratama