BLITAR KAWENTAR – Rumor Persija terbaru kembali memanaskan bursa transfer jelang putaran kedua Super League 2025/2026. Manajemen Macan Kemayoran dikabarkan bergerak agresif untuk memperkuat kedalaman skuad demi menjaga peluang bersaing di papan atas. Sejumlah nama lokal hingga asing masuk dalam daftar incaran, dengan satu rekrutan sudah dipastikan merapat ke Jakarta.
Dalam rumor Persija terbaru yang beredar, klub ibu kota disebut tidak ingin mengulang kesalahan musim sebelumnya. Fokus utama mereka adalah memperkuat lini serang dan lini tengah, sekaligus menambah opsi di sektor sayap dan penjaga gawang. Langkah ini dipandang krusial untuk menjaga konsistensi permainan di paruh kedua kompetisi.
Rumor Persija terbaru semakin menguat setelah manajemen resmi mengumumkan kedatangan striker anyar berkebangsaan Maroko, Aladdin Azzari. Pemain yang musim lalu tampil tajam di Liga India ini diharapkan menjadi solusi ketajaman lini depan Macan Kemayoran.
Aladdin Azzari Jadi Tumpuan Baru Lini Depan
Persija Jakarta berhasil mendaratkan Aladdin Azzari dari klub India, North East United. Striker berusia matang ini dikenal sebagai predator kotak penalti dan tercatat sebagai top skor Liga India musim lalu. Performa impresif tersebut membuat Persija tak ragu mengikatnya dengan kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2027.
Kehadiran Aladdin Azzari diyakini akan menambah variasi serangan Persija. Manajemen berharap pengalaman dan insting golnya mampu membawa dampak instan, terutama dalam laga-laga krusial putaran kedua Super League 2025/2026.
Ricky Kambuaya Masuk Radar Transfer
Selain mendatangkan striker asing, rumor Persija terbaru juga menyebut nama Ricky Kambuaya sebagai target utama di lini tengah. Gelandang asal Papua yang saat ini membela Dewa United FC tersebut dinilai cocok dengan karakter permainan Persija yang mengandalkan tempo cepat dan agresivitas.
Kontrak Ricky Kambuaya bersama Dewa United akan berakhir pada 31 Mei 2026. Situasi ini membuka peluang bagi Persija Jakarta untuk melakukan pendekatan pada bursa transfer putaran kedua. Jika terealisasi, kehadiran Kambuaya akan menambah kekuatan duel dan distribusi bola di sektor tengah.
Yenis Rahmani, Winger Prancis Tanpa Klub
Persija Jakarta juga dikabarkan membidik winger asing berkebangsaan Prancis, Yenis Rahmani. Pemain yang berstatus tanpa klub tersebut sebelumnya memperkuat klub La Liga Malaga FC. Kecepatan dan kemampuan duel satu lawan satu menjadi nilai lebih yang membuat Persija tertarik.
Rumor Persija terbaru menyebut Yenis Rahmani diproyeksikan untuk menambah daya gedor dari sisi sayap. Kehadirannya diharapkan mampu membuka ruang bagi striker dan memecah kebuntuan saat menghadapi pertahanan rapat lawan.
Fajar Faturahman Resmi, Investasi Jangka Panjang
Tak hanya memburu pemain asing, Persija juga sukses mengamankan jasa pemain muda potensial. Fajar Faturahman, bek kanan berusia 23 tahun, resmi didatangkan dari Borneo FC Samarinda. Manajemen Persija memberikan kontrak jangka panjang hingga 31 Mei 2029.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Persija dalam membangun tim berkelanjutan. Fajar Faturahman diproyeksikan menjadi pilar masa depan di sektor pertahanan kanan Macan Kemayoran.
Bidikan Lain: Andersen Lopez, Hugo Gomez, dan Pedro Karachi
Rumor Persija terbaru semakin ramai dengan munculnya nama Andersen Lopez, striker asal Brasil yang saat ini membela Lion City Sailors, Singapura. Penyerang ini dikenal tajam dan memiliki pengalaman internasional yang dinilai cocok untuk atmosfer kompetisi Indonesia.
Selain itu, gelandang tengah asal Brasil milik Dewa United, Hugo Gomez, juga masuk dalam radar Persija. Kontrak pemain berusia 30 tahun ini akan berakhir pada 30 Juni 2026, sehingga peluang negosiasi terbuka lebar.
Di sektor penjaga gawang, Persija dikabarkan mengincar kiper asing asal Brasil, Pedro Karachi, yang saat ini bermain di kasta kedua Liga Brasil. Penambahan kiper asing dianggap penting untuk meningkatkan persaingan internal dan kualitas lini belakang.
Rumor Persija terbaru ini menegaskan ambisi besar Macan Kemayoran di putaran kedua Super League 2025/2026. Meski sebagian masih sebatas rumor, langkah agresif manajemen menunjukkan Persija Jakarta serius membangun skuad kompetitif demi memenuhi ekspektasi tinggi Jak Mania.
Editor : Bherliana Naysila Putri Suwandi