BLITAR - Kabupaten Subang, Jawa Barat, menyimpan banyak potensi pariwisata yang belum banyak diketahui publik. Padahal, deretan wisata Subang terbaru menawarkan keindahan alam, wisata budaya, hingga destinasi keluarga yang tak kalah menarik dibanding daerah wisata lain di Jawa Barat.
Dikelilingi Gunung Tangkuban Perahu, Gunung Ciremai, dan Gunung Bukit Tunggul, wilayah Subang dianugerahi panorama pegunungan yang sejuk dan menenangkan. Tak heran jika wisata Subang terbaru kini mulai dilirik wisatawan lokal maupun luar daerah sebagai alternatif liburan yang lengkap dan terjangkau.
Mulai dari kampung adat, mata air alami, wisata kekinian, hingga pemandian air panas legendaris, berikut rangkuman 10 wisata Subang terbaru yang patut masuk daftar kunjungan.
Lembur Pakuan, Kampung Budaya Asri di Subang
Lembur Pakuan terletak di Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang. Destinasi ini dikelola langsung oleh Kang Dedi Mulyadi, mantan Bupati Purwakarta yang kini menjabat Gubernur Jawa Barat. Kampung ini mengusung konsep desa bersih tanpa sampah dan bebas kendaraan bising. Wisatawan disuguhi suasana pedesaan rapi, ornamen khas Sunda-Bali, hingga pertunjukan seni tradisional seperti jaipongan dan egrang.
Mata Air Cimincul, Wisata Air Jernih Pegunungan
Mata Air Cimincul berada di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang. Destinasi ini menawarkan kolam alami dari sumber mata air pegunungan dengan air yang sangat jernih. Kolamnya dangkal sehingga aman untuk anak-anak. Dengan tiket masuk sekitar Rp15.000, wisata ini cocok untuk keluarga yang ingin menikmati wisata air alami.
Astro Highland Ciater, Wisata Kekinian Instagramable
Astro Highland Ciater berlokasi di Desa Cisaat, Kecamatan Ciater. Tempat ini dikenal dengan spot foto estetik seperti balon udara, rumah pohon, jembatan kaca, dan gardu pandang. Panorama kebun teh dan udara sejuk menjadi daya tarik utama. Tiket masuknya sekitar Rp20.000 per orang.
Bukit Rindu Ciater, Panorama Sunrise dan Sunset
Bukit Rindu Ciater menyuguhkan hamparan kebun teh dan pegunungan hijau yang memanjakan mata. Gardu pandang di puncak bukit menjadi spot favorit untuk menikmati matahari terbit dan terbenam. Harga tiket masuknya sangat terjangkau, sekitar Rp10.000 per orang.
Flora Wisata De Castello, Nuansa Kastel Eropa
Flora Wisata De Castello merupakan taman wisata tematik dengan arsitektur kastel ala Eropa. Beragam taman bunga warna-warni, jembatan gantung, hingga bangunan megah menjadikannya lokasi favorit berburu foto. Tiket masuk berkisar Rp30.000 hingga Rp40.000 tergantung hari kunjungan.
Smart Hill Camp Subang, Wisata Edukasi dan Petualangan
Berlokasi di Desa Cibeusi, Kecamatan Ciater, Smart Hill Camp menawarkan wisata alam dan edukasi. Aktivitas yang tersedia antara lain camping, outbound, flying fox, hingga pelatihan kepemimpinan. Tempat ini cocok untuk kegiatan sekolah maupun outing perusahaan.
Gracia Spa Resort, Relaksasi Air Panas Premium
Gracia Spa Resort merupakan penginapan sekaligus pemandian air panas di kawasan Ciater. Dikelilingi kebun teh dan hutan pinus, resort ini menawarkan kolam air panas alami, spa, dan vila privat. Tiket kolam air panas mulai dari Rp85.000 per orang.
Kumpai Water Park, Favorit Wisata Keluarga
Kumpai Water Park terletak di Desa Kumpai, Kecamatan Jalancagak. Taman rekreasi ini menyediakan berbagai wahana air untuk anak-anak hingga dewasa. Harga tiket masuknya sekitar Rp20.000 di hari biasa.
The Ranch Ciater, Wisata Edukasi Peternakan
The Ranch Ciater menghadirkan konsep wisata edukatif berbasis peternakan. Pengunjung bisa berkuda, memerah susu sapi, hingga berfoto dengan kostum koboi. Tiket masuk sekitar Rp25.000 per orang.
Sari Ater Hot Spring, Ikon Wisata Subang
Sari Ater Hot Spring menjadi ikon wisata Subang yang sudah terkenal luas. Terletak di kaki Gunung Tangkuban Perahu, pemandian ini menawarkan air panas alami yang dipercaya berkhasiat bagi kesehatan. Tempat ini buka 24 jam dan cocok untuk wisata keluarga.
Dengan ragam pilihan tersebut, wisata Subang terbaru menjadi destinasi yang layak dipertimbangkan untuk liburan alam, budaya, hingga relaksasi.
Editor : Axsha Zazhika