BLITAR - Pergerakan transfer Arema FC di bursa paruh musim BRI Super League 2025–2026 belum menunjukkan tanda berhenti. Meski sudah mendatangkan dua pemain anyar, manajemen Singo Edan masih membuka peluang menghadirkan kejutan baru. Sinyal tersebut disampaikan langsung oleh pelatih Arema FC, Marcos Santos, yang menegaskan bahwa komunikasi dengan manajemen terus berjalan.
Dalam situasi persaingan liga yang kian ketat, Arema FC tak ingin setengah-setengah. Dua rekrutan anyar, Gabriel Silva dan Gustavo Franca, memang telah resmi diperkenalkan. Namun langkah itu belum dianggap cukup untuk mengamankan ambisi Arema FC di sisa kompetisi. Karena itu, transfer Arema FC masih menjadi topik hangat yang terus dipantau Aremania.
Marcos Santos menyebut peluang penambahan pemain masih sangat terbuka. Ia mengaku terus berdiskusi dengan manajemen untuk melihat opsi terbaik yang bisa diambil. “Kita lihat dulu pertimbangan dari manajemen,” ujarnya. Pernyataan ini mempertegas bahwa pintu transfer Arema FC belum tertutup sepenuhnya.
Manajemen Isyaratkan Kejutan
Sejalan dengan pernyataan pelatih, manajemen Arema FC juga belum memberikan sinyal berhenti bergerak. General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa dinamika bursa transfer masih berjalan hingga menit terakhir. “Semua bisa terjadi sampai last minute,” ujarnya.
Pernyataan tersebut memperkuat spekulasi bahwa Singo Edan masih menyimpan satu atau dua kejutan. Aremania pun diminta bersabar sembari menanti sosok baru yang diharapkan mampu memberi dampak instan bagi performa tim.
Gustavo Franca Langsung Menyatu
Salah satu rekrutan anyar yang langsung mencuri perhatian adalah Gustavo Franca. Datang tanpa banyak sorotan, gelandang asal Brasil itu menunjukkan adaptasi yang sangat cepat. Dalam waktu dua hari latihan, Franca sudah terlihat nyaman dan percaya diri menjalani setiap program latihan bersama tim.
Optimisme pun muncul dari sang pemain. Franca menilai kondisi fisik dan mentalnya terus meningkat jelang laga perdananya bersama Arema FC. Ia juga tampak aktif berinteraksi dengan pemain-pemain lama seperti Mates Bled, Dalberto Luan, Odivan Kurich, hingga Gabriel Silva.
Keakraban Franca dengan rekan setim tak terjadi tanpa alasan. Ia mengaku pernah bertemu beberapa pemain Arema FC saat masih membela Persija Jakarta, baik di laga uji coba pramusim Juli 2025 maupun pertemuan di pekan ke-12 BRI Super League. Pengalaman tersebut membuatnya tak asing dengan karakter permainan Singo Edan.
Reuni Spesial dengan Gabriel Silva
Hubungan spesial juga terjalin antara Gustavo Franca dan Gabriel Silva. Keduanya pernah saling berhadapan di Liga Brasil musim 2016–2017. Saat itu Franca membela Corinthians, sementara Gabriel Silva berseragam Flamengo. Kini, mereka kembali dipertemukan sebagai rekan setim di Arema FC.
Menurut Franca, chemistry antar pemain menjadi faktor krusial untuk meningkatkan performa tim. “Kami masih saling mengenal satu sama lain dan saya yakin bisa semakin dekat ke depannya,” ujarnya. Ia juga memuji keterbukaan para pemain lokal Arema FC, terutama para senior yang aktif membantu proses adaptasinya.
Pablo Oliveira Kembali, Lini Tengah Makin Padat
Di tengah dinamika transfer Arema FC, kabar positif datang dari kembalinya Pablo Oliveira. Gelandang bertahan asal Brasil itu resmi kembali terdaftar setelah lama absen akibat cedera serius. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi klub pada Kamis (22/1/2026).
Pablo kini sudah mengikuti latihan taktikal bersama tim meski masih dalam pengawasan tim medis. Kehadirannya membuat opsi lini tengah Arema FC semakin melimpah. Saat ini, Singo Edan memiliki tiga gelandang asing: Pablo Oliveira, Betinho, dan Mates Bled.
Pablo dan Betinho berposisi sebagai gelandang murni, sementara Mates Bled dikenal fleksibel dan bisa ditempatkan di lini belakang. Situasi ini memberi fleksibilitas sekaligus tantangan bagi Marcos Santos dalam meramu komposisi terbaik.
Sebagai gelandang bertahan, Pablo dikenal memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan tim, memotong serangan lawan, dan mengatur ritme permainan. Karakter tersebut dinilai cocok untuk membantu Arema FC memperbaiki posisi di papan tengah klasemen.
Dengan bursa transfer paruh musim yang masih berjalan, setiap keputusan Arema FC akan sangat menentukan. Apakah akan ada kejutan tambahan? Aremania tampaknya harus terus bersiap menyambut babak baru dalam transfer Arema FC. (*)
Editor : Vicky Hernanda