BLITAR - Arema FC lepas Brandon Shuneman secara resmi pada bursa transfer paruh musim Super League 2025-2026. Keputusan tersebut diumumkan manajemen Singo Edan sebagai langkah strategis untuk menyelamatkan masa depan karier bek muda potensial berusia 20 tahun itu agar mendapatkan jam terbang lebih kompetitif.
Keputusan Arema FC lepas Brandon Shuneman diambil melalui kesepakatan bersama antara klub dan pemain. Brandon yang bergabung sejak awal 2025 belum sempat mencatatkan menit bermain di Super League musim ini karena ketatnya persaingan di lini belakang Arema FC. Kondisi tersebut membuat opsi kepindahan dinilai sebagai solusi terbaik.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa keputusan Arema FC lepas Brandon Shuneman bukan karena kualitas sang pemain, melainkan demi perkembangan karier jangka panjangnya. Manajemen menilai Brandon sebagai aset berharga yang perlu diasah melalui pengalaman bertanding reguler.
Manajemen: Demi Kebaikan Karier Brandon
Yusrinal Fitriandi menyebut Brandon Shuneman memiliki potensi besar sebagai bek masa depan Arema FC. Namun, padatnya komposisi pemain belakang membuat kesempatan tampil secara konsisten menjadi terbatas. Oleh karena itu, klub memilih memberi ruang agar Brandon bisa berkembang di tempat lain.
“Kami melihat Brandon sebagai pemain muda dengan masa depan cerah. Keputusan ini murni untuk kebaikan kariernya agar mendapatkan jam terbang lebih banyak,” ujar Yusrinal Fitriandi melalui rilis resmi Arema FC, Minggu 28 Desember 2025.
Pria yang akrab disapa Inal itu juga menegaskan hubungan Arema FC dan Brandon tetap terjalin profesional. Manajemen memastikan pintu kepulangan selalu terbuka jika suatu saat Brandon ingin kembali memperkuat Singo Edan setelah mendapatkan pengalaman yang cukup.
Pamit Haru di Sesi Latihan Arema FC
Sebelum resmi meninggalkan tim, Brandon Shuneman berpamitan dengan seluruh rekan setimnya saat sesi latihan. Momen tersebut dibagikan melalui akun Instagram resmi Arema FC dan memperlihatkan suasana haru di dalam skuad Singo Edan.
“Saya mau bilang terima kasih atas satu tahun bersama kalian. Saya izin pamit untuk mencari jam terbang,” ucap Brandon di hadapan rekan setimnya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika selama bergabung terdapat hal-hal yang kurang berkenan.
Brandon menutup pernyataannya dengan menyebut skuad Arema FC sebagai keluarga. Ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga selama satu tahun berseragam Singo Edan.
Profil dan Rekam Jejak Brandon Shuneman
Brandon Shuneman merupakan pemain muda blasteran Jerman-Malang yang diperkenalkan Arema FC pada 14 Januari 2025. Ia diikat kontrak permanen berdurasi dua tahun hingga 2027. Meski minim menit bermain di level klub, rekam jejak Brandon di level internasional justru cukup menonjol.
Selama berstatus pemain Arema FC, Brandon berhasil menembus skuad Timnas Indonesia U-23 dan tampil di sejumlah ajang internasional, termasuk Piala AFF U-23 dan Piala Asia U-23. Ia melakoni debut resmi Timnas U-23 saat menghadapi Brunei Darussalam di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Selain itu, Brandon juga sempat masuk pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 asuhan Indra Sjafri sebagai persiapan SEA Games 2025 di Thailand. Meski akhirnya tidak masuk skuad final, pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi perkembangan kariernya.
Latar Belakang Keluarga Sepak Bola
Brandon Shuneman lahir di Malang pada 9 Maret 2005 dan memiliki postur ideal setinggi 186 cm. Ia berasal dari keluarga yang lekat dengan dunia sepak bola. Ayahnya, Timo Shuneman, merupakan mantan pelatih Timnas Putri Indonesia dan pernah menangani Persema Malang.
Keluarga Shuneman telah tinggal di Indonesia sejak 1950-an dan sempat viral karena kefasihan mereka berbahasa Jawa meski berdarah Jerman. Lingkungan keluarga dan latar belakang sepak bola diyakini menjadi modal kuat bagi Brandon untuk terus berkembang sebagai pemain profesional.
Arema FC pun berharap keputusan melepas Brandon menjadi momentum positif bagi lonjakan karier sang pemain di kancah sepak bola nasional. Klub mendoakan yang terbaik dan menegaskan pintu Singo Edan akan selalu terbuka bagi Brandon di masa depan. (*)
Editor : Vicky Hernanda