BLITAR - Arema FC kehilangan tiga pemain asing menjelang putaran kedua BRI Super League 2025-2026. Situasi ini memaksa manajemen Singo Edan bergerak cepat di bursa transfer paruh musim demi menjaga stabilitas tim. Salah satu kehilangan terbesar datang dari lini belakang setelah bek asal Brasil, Luis Gustavo Tavares Conde, dipastikan absen panjang akibat cedera serius.
Luis Gustavo merupakan pilar utama pertahanan Arema FC pada putaran pertama. Pemain berusia 31 tahun itu selalu menjadi pilihan utama pelatih dan mencatatkan total 17 penampilan bersama Singo Edan. Cedera yang dialaminya membuat Arema FC kehilangan tiga pemain asing sekaligus, karena sebelumnya dua nama lain juga resmi dilepas manajemen.
Absennya Luis Gustavo menjadi pukulan berat bagi Arema FC. Selain berpengalaman, bek asal Brasil tersebut memiliki peran vital dalam menjaga kedalaman lini belakang. Cedera yang dialami membuatnya tidak memungkinkan tampil pada putaran kedua Super League, sehingga manajemen harus mencari pengganti sepadan.
Ipo Puleo dan Yan Motta Resmi Dilepas
Tak hanya kehilangan Luis Gustavo karena cedera, Arema FC kehilangan tiga pemain asing setelah secara resmi berpisah dengan dua pemain lainnya. Penyerang sayap asal Argentina, Ipo Puleo, menjadi salah satu pemain yang dilepas karena dinilai tidak mampu memberikan kontribusi maksimal.
Ipo Puleo yang berusia 27 tahun mencatatkan 15 penampilan bersama Arema FC di putaran pertama. Dari jumlah tersebut, ia hanya mampu menyumbangkan dua gol dan satu assist. Catatan tersebut dinilai belum sesuai ekspektasi manajemen dan tim pelatih, sehingga keputusan untuk berpisah pun diambil.
Selain Ipo Puleo, Arema FC juga resmi melepas Yan Motta Pinto. Pemain asing tersebut hanya mencatatkan lima penampilan di BRI Super League musim ini. Minimnya kontribusi dan kesempatan bermain menjadi alasan utama manajemen mengakhiri kerja sama lebih cepat.
Arema FC Bergerak Cepat di Bursa Transfer
Meski Arema FC kehilangan tiga pemain asing, manajemen Singo Edan tidak tinggal diam. Klub asal Malang itu dikabarkan telah mengamankan dua pemain asing pengganti untuk menghadapi putaran kedua Super League.
Nama pertama yang hampir pasti kembali berseragam Arema FC adalah Tales Lira. Bek asal Brasil tersebut sebelumnya dipinjamkan ke Persija Jakarta pada awal musim. Kini, Tales Lira akan kembali ke Arema FC dan diproyeksikan sebagai pengganti sepadan Luis Gustavo yang harus menepi akibat cedera.
Tales Lira dinilai sudah memahami karakter permainan Arema FC dan atmosfer kompetisi Liga Indonesia. Faktor adaptasi yang cepat menjadi salah satu alasan manajemen memutuskan memulangkannya dari Persija Jakarta.
Baca Juga: Kedai Kopi Loji Ningsih Blitar: Nongkrong Sambil Nostalgia Lewat Barang-barang Tempo Dulu
Gustavo Franca Segera Diperkenalkan
Selain Tales Lira, Arema FC juga akan mendatangkan satu pemain asing lain dari Persija Jakarta, yakni Gustavo Franco Amadio atau Gustavo Franca. Gelandang asal Brasil keturunan Italia tersebut baru saja dilepas Persija setelah gagal menunjukkan performa terbaiknya.
Bersama Persija Jakarta, Gustavo Franca mencatatkan 13 penampilan dengan torehan satu gol dan dua assist. Meski statistiknya tidak terlalu menonjol, Arema FC melihat potensi besar dalam diri pemain berusia 27 tahun tersebut untuk memperkuat lini tengah tim.
Gustavo Franca dikabarkan akan segera diperkenalkan secara resmi sebagai pemain asing baru Arema FC dalam waktu dekat. Kehadirannya diharapkan mampu menambah kreativitas serta keseimbangan permainan Singo Edan di putaran kedua.
Dengan komposisi baru ini, Arema FC berharap dapat bangkit meski harus kehilangan tiga pemain asing sekaligus. Manajemen optimistis kehadiran Tales Lira dan Gustavo Franca mampu menutup kekosongan yang ditinggalkan Luis Gustavo, Ipo Puleo, dan Yan Motta demi menjaga target kompetitif di BRI Super League musim ini. (*)
Editor : Vicky Hernanda