Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Sejarah Persib Bandung: Dari Klub Perlawanan Zaman Kolonial hingga Juara Liga 1 Back to Back 2024–2025, Warisan Sepak Bola Nasional

Rendra Febrian Permana • Rabu, 28 Januari 2026 | 17:15 WIB
Sejarah Persib Bandung: Dari Klub Perlawanan Zaman Kolonial hingga Juara Liga 1 Back to Back 2024–2025, Warisan Sepak Bola Nasional
Sejarah Persib Bandung: Dari Klub Perlawanan Zaman Kolonial hingga Juara Liga 1 Back to Back 2024–2025, Warisan Sepak Bola Nasional

BLITAR - Sejarah Persib Bandung tidak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang sepak bola Indonesia sejak era kolonial. Klub yang kini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama Liga 1 itu lahir dari semangat nasionalisme, jauh sebelum sepak bola menjadi industri hiburan seperti sekarang.

Cikal bakal Persib Bandung bermula pada tahun 1919 dengan berdirinya Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB). Organisasi sepak bola ini dibentuk oleh para pemuda pribumi Bandung sebagai respons atas dominasi klub-klub milik Belanda dan Eropa di Hindia Belanda. Lewat sepak bola, BIVB menjadi simbol perlawanan tanpa senjata—olahraga dijadikan alat pemersatu dan ekspresi identitas bangsa.

Dari BIVB ke PSSI: Peran Awal Persib Bandung

Peran BIVB dalam sejarah sepak bola nasional sangat krusial. Klub ini tercatat sebagai salah satu inisiator berdirinya PSSI pada 19 April 1930 di Yogyakarta. Para tokoh pergerakan saat itu meyakini bahwa sepak bola dapat menjadi sarana membangun kesadaran kolektif dan melawan penjajahan secara terorganisasi.

Perkembangan sepak bola di Bandung terus bergulir. Pada 14 Maret 1933, BIVB melebur dengan klub lain seperti NVB (National Voetbal Bond). Fusi tersebut melahirkan Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung (Persib). Anwar St. Pamoenjak kemudian ditunjuk sebagai ketua umum pertama, menandai era baru sepak bola Bandung yang lebih solid dan terorganisasi.

Prestasi Persib di Era Perserikatan

Nama Persib Bandung mulai diperhitungkan secara nasional saat kompetisi Perserikatan PSSI bergulir. Klub kebanggaan Jawa Barat ini meraih gelar juara pertamanya pada 1937, membuka jalan bagi prestasi-prestasi berikutnya.

Pasca-kemerdekaan, Persib tetap eksis dan menjadi simbol kebanggaan masyarakat Sunda. Gelar juara Perserikatan kembali diraih pada 1961, lalu berlanjut pada era emas 1986 dan 1990, ketika Persib diperkuat legenda-legenda seperti Robi Darwis, Ajat Sudrajat, dan Yudi Guntara.

Puncak kejayaan Persib di era Perserikatan terjadi pada 1994, saat Maung Bandung menutup era tersebut dengan gelar juara terakhir sebelum sistem kompetisi berubah.

Era Liga Indonesia dan Panggung Asia

Memasuki musim 1994–1995, Persib Bandung mencatat sejarah sebagai juara Liga Indonesia profesional pertama. Prestasi tersebut membawa Persib tampil di kancah Asia dan sukses menembus perempat final Liga Champions Asia 1995, pencapaian langka bagi klub Indonesia.

Namun, perjalanan Persib di era profesional tidak selalu mulus. Klub sempat mengalami pasang surut prestasi dan dinamika manajemen. Meski begitu, dukungan suporter setia Bobotoh tak pernah surut. Loyalitas mereka menjadikan Persib sebagai salah satu klub dengan basis pendukung terkuat di Indonesia.

Bangkit di Liga 1 dan Juara Back to Back

Kebangkitan Persib kembali terlihat pada 2014 dengan gelar Indonesia Super League (ISL). Memasuki era Liga 1, Persib menunjukkan keseriusan menjadi klub modern, termasuk mendatangkan pemain internasional seperti Michael Essien dan Carlton Cole.

Penantian panjang akhirnya terbayar pada musim 2023–2024, ketika Persib Bandung keluar sebagai juara Liga 1 usai menundukkan Madura United di Championship Series. Prestasi tersebut berlanjut pada musim 2024–2025, saat Persib sukses mempertahankan gelar dan mencatatkan sejarah juara back to back Liga 1 Indonesia.

Keberhasilan itu dirayakan lewat konvoi kemenangan pada 25 Mei 2025, dari Balai Kota Bandung hingga Gedung Sate. Ribuan Bobotoh memadati jalanan, merayakan klub yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas Jawa Barat.

Warisan Sepak Bola dan Identitas Kolektif

Sejarah Persib Bandung adalah cerita tentang konsistensi, loyalitas, dan semangat juang. Dari klub perlawanan di masa kolonial, ikut membidani lahirnya PSSI, hingga menjadi raja Liga 1 di era modern, Persib telah melewati berbagai zaman.

Persib bukan sekadar klub sepak bola. Ia adalah warisan budaya, identitas kolektif, dan simbol bagaimana olahraga.(*)

Editor : Rendra Febrian Permana
#bobotoh #Persib Bandung Juara Liga 1 #sejarah persib bandung #PSSI #liga 1 indonesia