Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Megawati Hangestri Pertiwi Dijuluki Monster Indonesia, Media Korea Terpukau Aksi Megatron di Proliga 2026

Rendra Febrian Permana • Senin, 2 Februari 2026 | 17:05 WIB
Megawati Hangestri Pertiwi Dijuluki Monster Indonesia, Media Korea Terpukau Aksi Megatron di Proliga 2026
Megawati Hangestri Pertiwi Dijuluki Monster Indonesia, Media Korea Terpukau Aksi Megatron di Proliga 2026

BLITAR – Nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi sorotan, tak hanya di dalam negeri, tetapi juga di Korea Selatan. Atlet voli putri andalan Indonesia itu kembali mencuri perhatian media Korea setelah tampil gemilang di ajang Proliga bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE). Julukan “monster dari Indonesia” atau “Megatron” kembali disematkan kepadanya berkat performa agresif dan dominasi serangan yang konsisten.

Media Korea menyoroti penampilan Megawati Hangestri Pertiwi saat menghadapi Bandung BJB Tanda Mata di kompetisi Proliga. Meski kini telah dikenal luas berkat kiprahnya di Liga Voli Korea bersama Red Sparks, perhatian media Negeri Ginseng ternyata tidak surut saat Megawati kembali bermain di Indonesia. Penampilannya dinilai tetap berada di level tertinggi.

Media Korea Pantau Aksi Megatron di Proliga

Sejumlah media olahraga Korea seperti Nav Sport dan MK Sports kerap mengulas performa Megawati Hangestri Pertiwi. Mereka menggunakan istilah “monster” atau “Megatron” untuk menggambarkan kekuatan spike dan dominasinya di lapangan. Saat membela Jakarta Pertamina Enduro maupun klub sebelumnya, Megawati dinilai mampu menjaga standar kualitas permainan seperti saat tampil di Korea.

Dalam laga melawan BJB Tanda Mata, Megawati kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai pencetak poin utama. Serangan-serangan kerasnya mampu menembus pertahanan ketat lawan. Pengamat voli Korea bahkan menyebut Megawati bermain di level yang berbeda dan memiliki kualitas setara pemain asing yang berlaga di Proliga.

Simbol Kebangkitan Voli Asia Tenggara

Media Korea juga menilai Megawati Hangestri Pertiwi sebagai simbol kebangkitan voli Asia Tenggara. Konsistensinya saat bermain di Indonesia menjadi bukti bahwa performa impresifnya di Korea bukan sekadar keberuntungan satu musim. Statistik Megawati terus dipantau untuk melihat kesinambungan kualitas permainannya.

Popularitas Megawati turut membawa dampak positif bagi Liga Voli Indonesia. Proliga kini mendapatkan sorotan internasional, khususnya dari penggemar voli Korea Selatan yang merindukan aksi Megawati setelah musim kompetisi bersama Red Sparks berakhir.

Bawa JPE Menang Telak 3-0

Sorotan media Korea semakin kuat setelah Megawati Hangestri Pertiwi memimpin Jakarta Pertamina Enduro meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas BJB Tanda Mata. Keberhasilan tersebut dinilai sebagai indikator perkembangan signifikan dalam permainannya setelah mendapatkan pengalaman internasional.

Kepala Pelatih JPE mengungkapkan bahwa disiplin, mental bertanding, dan pemahaman strategi yang didapat Megawati selama berkarier di Korea menjadi kunci sukses tim. Pengalaman internasional itu membuat Megawati tampil lebih matang dalam mengambil keputusan di lapangan.

Bandingkan Atmosfer Voli Indonesia dan Korea

Megawati Hangestri Pertiwi juga membagikan pengalamannya membandingkan atmosfer Liga Voli Korea Selatan dan Proliga Indonesia. Menurutnya, kedua negara sama-sama memiliki basis penggemar voli yang fanatik.

“Indonesia dikenal sebagai negara yang mencintai bola voli. Atmosfer Proliga semakin berkembang setiap tahun. Di Korea Selatan juga sama, penonton selalu memenuhi arena dan sangat antusias,” ungkap Megawati.

Proliga 2026 Jadi Musim Spesial

Proliga 2026 menjadi musim yang sangat spesial bagi Megawati Hangestri Pertiwi. Ia resmi kembali memperkuat Jakarta Pertamina Enduro, klub yang menjadi titik awal karier profesionalnya di Proliga pada 2015, saat tim tersebut masih bernama Jakarta Pertamina Energi.

“Tim ini sangat spesial bagi saya. Di sinilah saya memulai perjalanan di Proliga. Ketika ada kesempatan untuk kembali, saya merasa ini adalah pilihan yang tepat,” ujar Megawati.

Sebagai juara bertahan, Megawati mengakui tantangan mempertahankan gelar jauh lebih berat. Namun kehadirannya diyakini menjadi faktor utama dalam meningkatkan agresivitas dan kualitas persaingan Proliga 2026. Dengan statusnya sebagai Megatron, Megawati Hangestri Pertiwi kembali membuktikan diri sebagai salah satu monster voli paling mematikan yang pernah dimiliki Indonesia.(*)

Editor : Rendra Febrian Permana
#voli indonesia #media korea #Megawati Hangesti #proliga 2026 #jakarta pertamina enduro