BLITAR – Aktivitas Bursa Transfer BRI Super League Putaran Kedua 2026 berlangsung panas dan penuh kejutan. Sejumlah klub Liga 1 Indonesia bergerak agresif dengan meresmikan pemain baru, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, demi memperkuat skuad menghadapi putaran kedua kompetisi.
Sorotan utama dalam Bursa Transfer BRI Super League Putaran Kedua 2026 datang dari Persib Bandung. Klub berjuluk Maung Bandung itu resmi mengumumkan kedatangan mantan bek tim nasional Prancis, Layvin Kurzawa. Pemain yang sebelumnya memperkuat Boavista di Liga Portugal tersebut memiliki nilai pasar yang ditaksir mencapai Rp14,9 miliar dan diharapkan mampu meningkatkan kualitas lini pertahanan Persib.
Tak hanya Kurzawa, Persib Bandung juga meresmikan bek tengah muda tim nasional Indonesia U-23, Dion Marks. Pemain bertahan modern ini mencatatkan empat penampilan dan satu gol bersama NEC Nijmegen U-21 pada musim 2025–2026. Meski belum banyak mendapat menit bermain di level senior Eropa, pengalaman internasional Dion Marks membuatnya diproyeksikan sebagai aset jangka panjang Persib Bandung.
PSM Makassar, Persis Solo, dan Borneo FC Perkuat Skuad
PSM Makassar juga tak mau ketinggalan dalam Bursa Transfer BRI Super League Putaran Kedua 2026. Juku Eja resmi memperkenalkan Luka Chumic sebagai striker anyar mereka. Penyerang berusia 24 tahun tersebut sebelumnya bermain di Liga Bosnia dan kini ditaksir memiliki nilai pasar Rp6,08 miliar. Kehadirannya diharapkan menambah ketajaman lini depan PSM Makassar.
Sementara itu, Persis Solo meresmikan bek tengah asal Kroasia, Luka Dumancic. Pemain berusia 27 tahun tersebut ditaksir memiliki nilai pasar Rp3,48 miliar dan diproyeksikan memperkokoh barisan pertahanan Laskar Sambernyawa. Persis Solo juga menambah daya gedor dengan meresmikan penyerang asal Ukraina, Roman Papariga, yang sebelumnya bermain di Liga Uzbekistan bersama Kizilkum. Nilai pasar Papariga ditaksir mencapai Rp4,3 miliar.
Borneo FC Samarinda turut aktif memperkuat skuad mereka. Pesut Etam mendatangkan winger kiri asal Brasil, Kaio Nunes, yang sebelumnya bermain di Liga Bahrain. Pemain berusia 30 tahun ini diharapkan memberikan variasi serangan dari sektor sayap.
Pergerakan Arema FC dan Transfer Antar Klub
Selain itu, Borneo FC juga meresmikan bek tengah asal Brasil, Clayton Santos, yang sebelumnya memperkuat Persis Solo. Pemain berusia 32 tahun tersebut ditaksir memiliki nilai pasar Rp4,47 miliar. Bergabungnya Clayton Santos ke Borneo FC membuat rumor kepindahan Muhammad Al Husaini ke Arema FC semakin menguat. Bek berusia 23 tahun asal Lebanon itu disebut memiliki nilai pasar sekitar Rp3 miliar.
Arema FC sendiri sudah memastikan kedatangan striker baru mereka, Joao Vinicius, yang ditebus dari Borneo FC. Penyerang berusia 31 tahun tersebut ditaksir memiliki nilai pasar Rp2,6 miliar dan diharapkan menjadi solusi bagi lini depan Singo Edan pada putaran kedua.
Sementara itu, striker Gervane Kastanir yang sempat diisukan bergabung dengan PSM Makassar, justru resmi berlabuh ke Liga 1 Malaysia bersama Terengganu FC. Pemain berusia 29 tahun tersebut memiliki nilai pasar sekitar Rp3 miliar.
Isu Eropa, PSIM, dan Penutup Transfer
Breaking news datang dari Eropa. Kiper Martin P dikabarkan selangkah lagi resmi berseragam Ajax Amsterdam. Kesepakatan disebut sudah rampung dan sang pemain akan menandatangani kontrak jangka panjang hingga Juni 2027. Saat ini, nilai pasar Martin P ditaksir mencapai Rp30 miliar.
Dari kasta bawah, PSIM Yogyakarta dikabarkan tengah mendekati bek tengah asal Belanda, Jander Aford. Pemain yang sebelumnya bermain di Liga Korea tersebut ditaksir memiliki nilai pasar Rp4,5 miliar dan dinilai cocok memperkuat lini belakang Laskar Mataram.
PSM Makassar kembali dikaitkan dengan pemain asing lainnya. Kali ini, Juku Eja disebut meminati bek tengah asal Montenegro, Dusan Lagator, yang saat ini membela Kerala Blasters di Liga India. Pemain berusia 31 tahun tersebut ditaksir memiliki nilai pasar Rp9 miliar.
Setelah melepas Joao Vinicius, Borneo FC kembali bergerak cepat dengan mendatangkan penyerang tengah asal Spanyol, Coldo Ubieta. Pemain berusia 32 tahun itu sebelumnya bermain di Liga India dan memiliki nilai pasar sekitar Rp3 miliar.
Transfer penutup datang dari Bhayangkara FC yang resmi mendatangkan bek kiri asal Brasil, Alan Cardoso. Mantan pemain Persija Jakarta tersebut kini ditaksir memiliki nilai pasar Rp3,9 miliar dan diharapkan memperkuat sektor pertahanan Bhayangkara FC.
Derasnya arus pemain masuk dan keluar membuat Bursa Transfer BRI Super League Putaran Kedua 2026 menjadi salah satu yang paling sibuk dan menarik dalam beberapa musim terakhir. (*)
Editor : Vicky Hernanda