BLITAR – Era baru sedang menyingsing di Tanah Pasundan. Setelah delapan musim menjalin kemitraan, hubungan sponsor antara Persib Bandung dan Gudang Garam resmi berakhir. Namun, perpisahan ini justru menjadi gerbang bagi Pangeran Biru untuk masuk ke imperium bisnis yang lebih megah. Bursa transfer Persib Bandung kali ini tidak hanya bicara soal pemain, tetapi juga transformasi finansial global yang mencengangkan.
Kabar mengenai kesepakatan antara Persib dengan raksasa FMCG dunia, Unilever, kini semakin menguat. CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Glenn Sugita, bersama Direktur Olahraga Aditya Putra Herawan, dikabarkan telah mengunci komitmen strategis ini. Masuknya Unilever diprediksi akan menjadi suntikan dana segar yang luar biasa bagi Persib untuk mendominasi kancah sepak bola nasional maupun Asia.
Tak hanya itu, magnet Persib juga menarik perhatian penguasa ekonomi dunia. Tiga entitas raksasa dikabarkan tengah mengincar saham klub kebanggaan Bobotoh ini. Mereka adalah Allianz (investor Bayern Munchen), City Football Group (pemilik Manchester City), hingga pemilik platform e-commerce Shopee yang juga menaungi Lion City Sailors.
Terence Kongolo: Tembok Baja Berlabel Premier League
Dengan kekuatan finansial yang nyaris tak terbatas, radar bursa transfer Persib Bandung kini tertuju pada nama yang menggetarkan jagat sepak bola: Terence Kongolo. Bek berkebangsaan Prancis yang juga berlabel Timnas Belanda ini bukanlah pemain sembarangan. Rekam jejaknya mencakup klub-klub elit Eropa seperti Feyenoord, AS Monaco, hingga mencicipi kerasnya Premier League bersama Huddersfield Town dan Fulham.
Nasib baik berpihak pada Maung Bandung. Per 16 Januari 2026, Kongolo resmi berstatus tanpa klub setelah masa baktinya di NAC Breda berakhir. Bek tangguh dengan nilai pasar mencapai Rp13,08 miliar ini kini tersedia secara gratis. Persib hanya perlu menyusun proposal gaji dan fasilitas kelas wahid untuk meyakinkan sang pemain merapat ke Kota Kembang.
Pernyataan Perang Bagi Rival di Asia
Jika negosiasi ini berhasil, lini pertahanan Persib diprediksi akan bertransformasi menjadi tembok baja yang paling ditakuti di Asia Tenggara. Kehadiran pemain dengan pengalaman menghadapi striker kelas dunia di Liga Inggris akan menjadi pernyataan perang bagi rival-rival Persib, baik di kompetisi domestik maupun Asia.
Saat ini, manajemen PT PBB masih memilih bungkam terkait detail manuver di bursa saham maupun negosiasi pemain. Namun, satu yang pasti, Persib Bandung sedang menuju level yang berbeda. Apakah Terence Kongolo akan menjadi kepingan terakhir dalam Dream Team Persib musim 2025-2026? Bobotoh kini tengah menahan napas menunggu sejarah baru tercipta.(*)
Editor : Satria Wira Yudha Pratama