BLITAR – Skuad Persib Bandung 2025–2026 putaran kedua resmi diperbarui seiring masuknya paruh musim kompetisi. Update ini mencakup komposisi pemain lengkap di semua lini, nilai pasar terbaru pemain, serta munculnya rumor transfer besar yang kembali mengaitkan Maung Bandung dengan winger Argentina milik Borneo FC, Mariano Peralta.
Dalam daftar skuad Persib Bandung 2025–2026, sektor penjaga gawang diisi oleh nama-nama berpengalaman dan talenta muda. Teja Paku Alam masih menjadi salah satu kiper utama dengan nilai pasar mencapai Rp3,48 miliar. Kiper berusia 31 tahun itu telah membela Persib sejak Januari 2020 dan terikat kontrak hingga Mei 2027. Selain Teja, Persib juga memiliki Adam Brazbeck, kiper asal Inggris berusia 25 tahun dengan nilai pasar Rp1,74 miliar, serta dua kiper muda binaan akademi, Raka Syapaka dan Fitrah Maulana.
Masuk ke lini pertahanan, skuad Persib Bandung 2025–2026 dihuni kombinasi pemain senior, asing, dan talenta muda. Federico Barba dipastikan bertahan hingga kontraknya berakhir pada 2027. Di sektor bek tengah, Persib diperkuat Patricio Matricardi dengan nilai pasar Rp6,96 miliar, Frans Putros senilai Rp6,08 miliar, Julio Cesar Rp4,35 miliar, serta Dion Mark yang baru bergabung Januari 2026 dengan kontrak jangka panjang hingga 2028.
Kedalaman Lini Belakang dan Regenerasi
Nama-nama lokal seperti Kakang Rudianto dan Ahmad Jufriyanto tetap menjadi bagian penting. Kakang yang masih berusia 22 tahun memiliki nilai pasar Rp3,04 miliar, sementara Ahmad Jufriyanto menjadi pemain paling senior di lini belakang. Posisi bek kiri kini diperkuat Layvin Kurzawa, pemain asal Prancis berusia 33 tahun yang didatangkan Januari 2026. Pengalamannya di Eropa diharapkan memberi dampak besar bagi kestabilan pertahanan Persib.
Sektor bek kanan juga diisi pemain muda potensial seperti Kevin Pasha dan Julkipli Lukmansyah, yang menjadi bagian dari regenerasi tim. Kedalaman ini memberi fleksibilitas bagi pelatih dalam meracik strategi, terutama menghadapi jadwal padat putaran kedua.
Lini Tengah Bertabur Nilai Pasar Tinggi
Di lini tengah, skuad Persib Bandung 2025–2026 memiliki kekuatan yang cukup merata. Tom Haye menjadi salah satu pemain dengan nilai pasar tertinggi, mencapai Rp17,38 miliar. Gelandang bertahan Timnas Indonesia itu menjadi motor permainan Maung Bandung.
Selain Tom Haye, Persib juga diperkuat Alfeandra Dewangga, Robi Darwis, Marc Klok, Adam Alis, hingga Dedi Kusnandar. Kombinasi pengalaman dan tenaga muda semakin lengkap dengan kehadiran Najriel Alvaro, gelandang berusia 17 tahun yang diproyeksikan sebagai aset masa depan klub.
Untuk sektor gelandang serang, Persib mengandalkan Luciano Guaycochea dan Berguinho. Keduanya diharapkan mampu menjadi penghubung lini tengah dan depan, sekaligus memberikan kreativitas dalam membongkar pertahanan lawan.
Sayap Cepat dan Lini Depan Variatif
Di sektor sayap, Sadil Ramdani, Eliano Reijnders, Beckham Putra, Febri Hariyadi, hingga Athaya Zahran menjadi opsi utama. Eliano Reijnders tercatat memiliki nilai pasar cukup tinggi, yakni Rp10,43 miliar, menegaskan pentingnya perannya dalam skema permainan Persib.
Sementara di lini depan, Persib memiliki sejumlah striker asing seperti N’Golo, Ramon Tanque, dan William Barros. Variasi ini memberi pelatih banyak pilihan dalam menentukan komposisi serangan, tergantung kebutuhan taktik dan lawan yang dihadapi.
Rumor Mariano Peralta Kembali Menguat
Menariknya, update skuad Persib Bandung 2025–2026 juga diiringi rumor ketertarikan terhadap Mariano Peralta. Winger kanan asal Argentina milik Borneo FC Samarinda itu kembali dikaitkan dengan Persib untuk putaran kedua. Peralta dikenal memiliki kecepatan, visi bermain, dan produktivitas tinggi, sehingga dianggap cocok menambah daya gedor Maung Bandung.
Jika transfer ini terealisasi, Persib diprediksi akan semakin solid di sektor sayap dan memperbesar peluang bersaing di papan atas. Hingga kini, rumor tersebut masih menjadi perbincangan hangat di kalangan Bobotoh.
Dengan komposisi pemain yang lengkap, nilai pasar yang kompetitif, serta potensi tambahan amunisi baru, skuad Persib Bandung 2025–2026 dinilai siap menghadapi tantangan putaran kedua. Ambisi Maung Bandung untuk tampil konsisten dan bersaing di jalur juara pun semakin terbuka lebar. (*)
Editor : Vicky Hernanda