BLITAR – Bursa transfer paruh musim Liga 1 2025–2026 semakin panas setelah muncul rumor bahwa Mariano Peralta, winger kanan Borneo FC, bakal segera bergabung dengan Persib Bandung. Rumor ini diperkuat oleh kehadiran investor baru, Unilever, yang ikut menjadi kekuatan finansial di balik rencana transfer besar Maung Bandung.
Kabar ini pertama kali muncul di akun Instagram sepak bola @pilotinfootball pada 1 Februari 2026. Postingan menampilkan foto Mariano Peralta dengan caption yang mengarah ke Persib Bandung, sehingga langsung memicu spekulasi luas di kalangan Bobotoh dan media sosial. Jika benar terjadi, transfer ini diprediksi menjadi salah satu perpindahan pemain terbesar sepanjang sejarah Liga 1 paruh musim.
Persib Bandung saat ini berada dalam posisi strategis untuk memboyong Mariano Peralta. Kontrak pemain berusia 27 tahun bersama Borneo FC akan habis pada 30 Juni 2026. Kehadiran investor baru memberi kemampuan finansial tim Kota Kembang untuk menebus winger asal Argentina ini, yang nilainya diperkirakan mencapai Rp10,43 miliar per update 19 Desember 2025.
Mariano Peralta dan Kekuatan Finansial Persib
Persib Bandung kini tidak hanya mengandalkan strategi pelatih Boyan Hodak, tetapi juga kekuatan finansial yang lebih stabil berkat investor baru. Kehadiran Unilever di kepemilikan saham memberikan fleksibilitas bagi manajemen untuk menebus pemain incaran, termasuk Mariano. Rumor ini semakin diperkuat oleh informasi bahwa Mariano dilaporkan sudah tiba di Bandung untuk melakukan pertemuan dan sesi latihan awal bersama manajemen dan tim pelatih Persib.
Keputusan untuk mendatangkan Mariano Peralta dianggap sangat strategis, mengingat Persib sedang mengejar posisi juara di Liga 1. Penambahan winger berpengalaman ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lini depan, yang selama ini menjadi perhatian utama pelatih Boyan Hodak. Dengan skema pragmatisnya, Hodak berharap tambahan kekuatan baru mampu memberikan solusi cepat dalam mencetak gol dan mendukung persaingan di papan atas.
Reaksi Media dan Bobotoh
Spekulasi transfer ini cepat menjadi viral di media sosial. Twitter dan Instagram dipenuhi komentar Bobotoh yang antusias, menebak tanggal resmi pengumuman dan potensi debut Mariano di Maung Bandung. Jika benar-benar terjadi, transfer ini tidak hanya akan mengubah komposisi pemain Persib, tetapi juga menjadi simbol keseriusan manajemen dalam membangun tim kompetitif.
Selain itu, kabar ini menjadi bukti bahwa Persib Bandung mulai menerapkan pendekatan modern dalam bursa transfer. Integrasi antara kekuatan finansial dan strategi teknis memungkinkan tim untuk merespons peluang pasar pemain dengan lebih cepat, sekaligus menjaga keseimbangan antara pemain lokal dan asing.
Potensi Dampak Bursa Transfer Paruh Musim
Kehadiran Mariano Peralta juga memicu pertanyaan tentang pergerakan pemain lain, baik lokal maupun asing. Jika Persib berhasil mengamankan Mariano, kemungkinan akan ada pergeseran pemain di lini sayap maupun depan. Tim manajemen disebut siap mengambil langkah cepat untuk memastikan kompetisi internal tetap sehat dan produktivitas tim optimal.
Bobotoh pun kini menunggu kepastian resmi dari manajemen Persib, yang kemungkinan akan mengumumkan transfer ini melalui media sosial atau situs resmi klub sebelum penutupan bursa transfer paruh musim. Sampai saat itu, rumor ini tetap menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar dan media, sekaligus menambah tensi menjelang putaran kedua Liga 1 2025–2026. (*)
Editor : Vicky Hernanda