BLITAR – Drama transfer pemain kembali menjadi sorotan bagi Persip Bandung setelah pekan ke-19 Super League 2026. Meski Pangeran Biru berhasil membawa pulang kemenangan 1-0 atas Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, sorotan para Bobotoh kini tertuju pada rumor transfer yang bisa merombak total skuad Maung Bandung.
Kemenangan Persip melalui gol Andrew Jung membuat tim tetap kokoh di puncak klasemen dengan 44 poin, memperlebar jarak tiga angka dari Persija Jakarta. Namun, lini depan yang minim produktivitas gol dan performa “ugly win” memicu kritik di media sosial. Nama-nama seperti Ramon Tanki dan William Baros kini berada di ujung tanduk, sementara rumor pemain baru menjadi pembicaraan hangat untuk memperkuat skuad.
Salah satu rumor paling mencuat adalah potensi kehadiran Cires Margono, kiper berdarah Indonesia yang saat ini berstatus free agent setelah dilepas klub Liga Kosovo, KF Dukagjini. Rekam jejaknya di Eropa cukup impresif: hanya 15 gol kebobolan dari 12 pertandingan dan empat cleansheet. Persip Bandung dikabarkan siap bersaing dengan rival abadi Persija Jakarta untuk mendapatkan tanda tangannya, termasuk adu tawar gaji dan bonus yang diperkirakan tinggi.
Adam Perzek dan Drama Lini Kiper
Sementara itu, Adam Perzek dikabarkan bakal meninggalkan Persip menuju PSIM Yogyakarta. Penjaga gawang bernilai Rp1,74 miliar ini jarang diberi kesempatan bermain karena kehadiran Teja Paku Alam yang tengah on fire. Pinjaman ini dianggap strategi hemat bagi Persip sekaligus memberi menit bermain lebih banyak bagi Perzek. Di tengah ketidakpastian ini, fokus manajemen kini bergeser ke perburuan kiper baru yang bisa langsung memperkuat tim di musim ini.
Target Bintang: Marco Duganzic dan Jowao Tavares
Di lini depan, Persip Bandung dikabarkan membidik empat nama besar yang berpotensi mengubah wajah serangan tim. Marco Duganzic dari Kroasia menjadi kandidat terkuat pewaris nomor punggung 10. Striker ini baru menyelesaikan kontrak di FC Soul dan kabarnya bisa menjadi pemain termahal sekaligus paling mematikan di Liga 1 jika Persip berani menggelontorkan dana besar.
Selain Duganzic, Jowao Tavares dari Brazil menjadi incaran lain. Pemain 23 tahun ini versatile dan dapat bermain di beberapa posisi lini depan. Dengan 15 gol dalam perjalanan kariernya, Tavares dinilai sebagai investasi jangka panjang bagi Persip, sekaligus pelapis yang bisa menambah kreativitas serangan.
Renault Piscopo, winger Australia, juga menjadi target lama yang gagal didatangkan awal musim lalu karena masalah kontrak. Kini dengan sisa kontrak enam bulan di Melbourne City, Persip berpeluang menebusnya lebih murah atau melakukan opsi pinjaman permanen. Kemungkinan kehadiran Piscopo diharapkan dapat menambah daya dobrak lini serang Maung Bandung.
Kolo Kongolo, Pilar Baru Lini Belakang
Tak hanya lini depan, Persip juga membidik Terence Kongolo, bek kiri yang sempat merasakan semifinal Piala Dunia 2014 bersama Belanda. Kini berstatus free agent setelah dilepas NAC Breda, Kongolo dianggap sebagai benteng baru yang mampu memperkuat pertahanan Persip. Kehadirannya bisa menjadi kombinasi ideal dengan Teja Paku Alam dan menjaga pertahanan tetap solid sepanjang musim.
Dengan deretan rumor transfer ini, Bobotoh dibuat penasaran siapa saja yang benar-benar akan mendarat di Bandung. Persip Bandung tampaknya serius membangun skuad yang tidak hanya menjaga takhta puncak klasemen, tetapi juga memastikan lini depan dan pertahanan semakin tangguh menghadapi sisa kompetisi Super League 2026.
Para Bobotoh pun disarankan tetap mengikuti pengumuman resmi klub, karena rumor transfer sering kali berubah hingga proses kontrak ditandatangani. Strategi manuver di bursa transfer ini akan menjadi penentu apakah Persip Bandung mampu mempertahankan dominasi mereka musim ini. (*)
Editor : Vicky Hernanda