BLITAR – Persib Bandung kembali mencuri perhatian publik sepak bola nasional. Meski berhasil membawa pulang kemenangan penting dari markas Persis Solo, Sabtu (31/1/2026), atmosfer di sekitar Maung Bandung justru memanas. Persib Bandung menang, tetapi reaksi suporter justru dipenuhi kritik, isu transfer, dan spekulasi perombakan besar-besaran skuad.
Laga pekan ke-19 Super League di Stadion Manahan Solo berlangsung penuh tensi sejak menit awal. Persib Bandung tampil dengan tekanan tinggi menghadapi Persis Solo yang sedang terpuruk di papan bawah. Namun, pertandingan berjalan alot dan minim peluang bersih, terutama dari lini depan tim tamu.
Gol semata wayang Persib Bandung tercipta pada menit ke-39 melalui sundulan Andrew Jung. Gol tersebut memastikan kemenangan 1-0 bagi Pangeran Biru sekaligus mengamankan tiga poin krusial. Kemenangan ini membawa Persib Bandung kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 44 poin, unggul tiga angka dari rival abadi, Persija Jakarta.
Menang tapi Tak Memuaskan Bobotoh
Meski memimpin klasemen, kemenangan Persib Bandung di Solo tidak sepenuhnya memuaskan Bobotoh. Di media sosial, gelombang kritik deras mengarah pada lini serang yang dinilai tumpul dan kerap membuang peluang emas. Kemenangan dengan skor tipis dinilai tidak mencerminkan status Persib sebagai kandidat kuat juara.
Nama-nama penyerang asing seperti Ramon Tanki dan William Barros menjadi sasaran utama kekecewaan suporter. Alih-alih dipuji, keduanya justru didesak untuk segera angkat kaki. Gaya permainan yang mengandalkan hasil akhir tanpa dominasi dianggap sebagai “ugly win” yang berisiko jika terus berlanjut hingga akhir musim.
Persis Terbenam, Persib di Atas Angin
Di sisi lain, kekalahan ini semakin membenamkan Persis Solo di dasar klasemen. Laskar Sambernyawa kini terpuruk di posisi ke-18 dengan raihan 10 poin. Situasi tersebut kontras dengan Persib Bandung yang berada di puncak, namun justru dihantui tekanan ekspektasi tinggi dari publik pendukungnya sendiri.
Pertanyaan besar pun muncul. Apakah posisi puncak klasemen cukup untuk meredam amarah Bobotoh, atau justru menjadi pemicu perubahan besar dalam skuad Maung Bandung?
Drama Kiper: Adam Przybek di Ambang Pintu Keluar
Di tengah sorotan performa tim, isu transfer Persib Bandung mulai mengemuka. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah masa depan kiper asing Adam Przybek. Datang dengan ekspektasi tinggi pada Juli 2025, perjalanan Przybek bersama Persib justru berakhir pahit.
Penjaga gawang bernilai Rp1,74 miliar itu hanya mencatat satu kali penampilan sepanjang musim, yang berujung dua gol bersarang saat melawan Persita. Selebihnya, Przybek lebih sering berada di bangku cadangan, kalah bersaing dengan Teja Paku Alam yang tampil solid dan konsisten.
Kabar menyebutkan Adam Przybek berpeluang dipinjamkan ke PSIM Yogyakarta. Skema peminjaman dinilai menjadi solusi realistis bagi semua pihak, terutama bagi sang pemain yang membutuhkan menit bermain sebelum kontraknya berakhir pada Mei 2027.
Cyrus Margono Jadi Rebutan Persib dan Persija
Persib Bandung tidak berhenti di situ. Manajemen dikabarkan membidik sosok kiper yang lebih fenomenal, yakni Cyrus Margono. Kiper kelahiran Amerika Serikat berdarah Indonesia itu tampil impresif bersama KF Dukagjini di Liga Kosovo.
Cyrus Margono mencatatkan statistik mencolok dengan hanya kebobolan 15 gol dari 12 pertandingan dan membukukan empat clean sheet dari total 1.080 menit bermain. Peluang Persib Bandung untuk merekrutnya terbuka lebar setelah Cyrus resmi dilepas dan berstatus free agent.
Namun jalan Persib tidak akan mudah. Persija Jakarta juga dikabarkan siap bersaing untuk mendapatkan tanda tangan Cyrus Margono. Adu tawaran gaji dan bonus diyakini menjadi faktor penentu siapa yang akan memiliki tembok baru di bawah mistar gawang.
Operasi Senyap: Empat Nama Besar Masuk Radar
Meski memimpin klasemen, Persib Bandung belum puas. Bojan Hodak disebut menyadari taring Maung Bandung mulai tumpul. Dengan nomor punggung 10 yang masih kosong, manajemen dikabarkan membidik empat nama besar.
Marco Dugandzic, striker Kroasia dengan nilai pasar Rp15 miliar, menjadi kandidat terkuat. Selain itu, Joao Tavares, penyerang muda serba bisa, juga masuk radar. Nama lain adalah Renault Piscopo dari Australia serta Terence Kongolo, bek kiri berpengalaman yang berstatus free agent.
Jika manuver ini terwujud, Persib Bandung berpotensi mengguncang peta persaingan Liga 1 dan menjawab keraguan Bobotoh. (*)
Editor : Vicky Hernanda