BLITAR – Gelombang kejutan di bursa transfer BRI Super League 2026 putaran kedua semakin menjadi-jadi dan menyita perhatian publik sepak bola tanah air. Persija Jakarta sukses membuat gebrakan besar dengan secara resmi mengamankan tanda tangan bek kiri andalan Timnas Indonesia, Shayne Pattynama. Tak mau kalah dalam persaingan, rival abadi mereka, Persib Bandung, kini dikabarkan tengah membidik bek tangguh asal Belanda, Terence Kongolo, untuk memperkokoh barisan pertahanan Maung Bandung di sisa musim.
Langkah strategis Persija Jakarta dalam memulangkan Shayne Pattynama ke tanah air menjadi sinyal kuat ambisi tim ibu kota untuk merajai papan atas klasemen. Shayne diikat dengan kontrak durasi 2,5 tahun plus opsi perpanjangan, sebuah investasi jangka panjang yang sangat serius. Di Persija, ia akan bereuni dengan koleganya di Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Jordi Amat, membentuk tembok pertahanan yang sangat kokoh untuk mengarungi sisa kompetisi dalam bursa transfer BRI Super League 2026.
Selain Shayne, Persija juga meresmikan kedatangan bek tangguh asal Brasil, Paulo Ricardo (31), serta talenta muda Fajar Fathurrahman yang direkrut usai masa kontraknya di Borneo FC berakhir. Rentetan transfer ini menjadikan Macan Kemayoran sebagai tim paling agresif dalam memperkuat kedalaman skuad di jendela transfer kali ini.
Persib Bandung Bidik Terence Kongolo dan Ambisi Juara
Di sisi lain, Persib Bandung kembali menjadi sorotan utama setelah muncul rumor ketertarikan mereka terhadap Terence Kongolo. Bek berusia 31 tahun asal Belanda tersebut masuk dalam radar belanja Maung Bandung sebagai opsi potensial di sektor pertahanan untuk menjaga stabilitas tim. Kongolo, yang memiliki nilai pasar mencapai Rp6,08 miliar, dikenal sebagai bek serba bisa yang mampu bermain di posisi center back maupun bek kiri.
Jika transfer ini terealisasi, lini belakang Persib dipastikan akan semakin sulit ditembus lawan. Langkah ini menunjukkan bahwa Persib sangat selektif dalam memilih pemain asing di bursa transfer BRI Super League 2026 demi mempertahankan posisi mereka di jalur juara.
Manuver Strategis Bali United dan Persis Solo
Bali United juga menunjukkan pergerakan aktif. Setelah mengamankan Teppei Yachida dan Diego Campos, Serdadu Tridatu sukses mendaratkan bek kiri lincah Persik Kediri, Yusuf Meilana, dengan status pinjaman hingga akhir musim. Yusuf diproyeksikan untuk menambah opsi serangan dari sisi sayap kiri pertahanan Bali United.
Sementara itu, Persis Solo melakukan langkah cerdas dengan meminjam winger berpengalaman, Yabes Roni, dari Bali United. Kehadiran pemain berusia 30 tahun tersebut diharapkan mampu memberikan variasi serangan baru dan ketajaman bagi Laskar Sambernyawa di laga-laga krusial putaran kedua nanti.
Dewa United, Arema FC, dan Persebaya Perkuat Lini Depan
Dewa United mempertegas kekuatannya dengan meresmikan Noah Sadaoui, winger lincah asal Maroko yang didatangkan dari Liga India. Pemain dengan nilai pasar Rp10,43 miliar ini dipercaya akan menjadi tumpuan baru Dewa United dalam mendobrak pertahanan lawan melalui kecepatan dan kreativitasnya.
Arema FC juga menambah amunisi asing dengan merekrut Gabriel Silva dari klub Malaysia, Terengganu FC. Pemain asal Brasil ini diplot sebagai mesin gol baru Singo Edan. Di sisi lain, Persebaya Surabaya memperkenalkan gelandang kreatif asal Portugal, Pedro Matos, untuk menjadi motor serangan tim di lini tengah.
Pergerakan masif di bursa transfer BRI Super League 2026 ini membuktikan bahwa setiap klub sangat serius dalam mempersiapkan diri. Dengan hadirnya pemain-pemain berkualitas internasional dan pilar Timnas Indonesia, putaran kedua kompetisi dipastikan akan berjalan jauh lebih sengit dan sarat akan gengsi. (*)
Editor : Oksania Difa Ilmada