Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Taktik Persib Bandung Dibedah: Dominasi Total Lawan PSBS Biak, Peran Tom Haye Jadi Kunci Kemenangan Bojan Hodak

Rendra Febrian Permana • Rabu, 4 Februari 2026 | 12:50 WIB
Taktik Persib Bandung Dibedah: Dominasi Total Lawan PSBS Biak, Peran Tom Haye Jadi Kunci Kemenangan Bojan Hodak
Taktik Persib Bandung Dibedah: Dominasi Total Lawan PSBS Biak, Peran Tom Haye Jadi Kunci Kemenangan Bojan Hodak

BLITAR – Taktik Persib Bandung kembali menjadi sorotan usai Maung Bandung tampil dominan saat menghadapi PSBS Biak dalam lanjutan Super League. Sebagai juara bertahan yang membidik gelar ketiga secara beruntun, Persib menunjukkan permainan atraktif dengan penguasaan bola tinggi, variasi serangan cair, serta rotasi posisi yang membuat lawan kesulitan keluar dari tekanan.

Pada laga tersebut, Persib Bandung mencatatkan dominasi luar biasa dengan 62 persen penguasaan bola dan total 28 tembakan ke gawang. Kedatangan dua pemain tim nasional Indonesia, Tom Haye dan Eliano Reijnders, terbukti meningkatkan kualitas permainan anak asuh Bojan Hodak, terutama dalam fase build up dan transisi menyerang.

Formasi Dasar 4-2-3-1 yang Fleksibel

Bojan Hodak memulai pertandingan dengan formasi dasar 4-2-3-1. Namun dalam praktiknya, taktik Persib Bandung sangat fleksibel. Formasi tersebut kerap berubah menjadi 4-3-3 single pivot saat fase menyerang, tergantung rotasi pemain di lini tengah.

Duet double pivot diisi Marc Klok dan Tom Haye. Keduanya berperan penting dalam mengatur tempo, menjaga keseimbangan, sekaligus menutup ruang ketika fullback melakukan overlap. Eliano Reijnders, yang diplot sebagai bek kiri, diberikan kebebasan menyerang dengan overlap maupun underlap dari half space.

Rotasi posisi menjadi ciri khas Persib dalam build up. Beberapa kali center back naik ke tengah, sementara gelandang turun mengisi area bek tengah. Pola ini membuat PSBS Biak kesulitan melakukan pressing karena shape pertahanan mereka terus ditarik dan dibongkar.

Tom Haye, Motor Permainan Persib

Tom Haye tampil menonjol dan layak menyandang status man of the match. Gelandang timnas Indonesia ini menjadi pusat kreativitas Persib. Dribble progresif, umpan terobosan, hingga switch play panjang kerap memecah blok pertahanan PSBS.

Beberapa peluang berbahaya lahir dari aksi individu Tom Haye, termasuk tembakan dari half space yang membentur tiang gawang. Selain itu, kombinasi cepatnya dengan Andre Jung dan William Barros membuat lini serang Persib terus mengancam, meski penyelesaian akhir masih menjadi catatan.

Gol Penalti hingga Transisi Cepat

Meski menciptakan banyak peluang, gol pertama Persib justru lahir dari titik putih. Penalti diberikan wasit setelah pelanggaran dalam situasi sepak pojok dan sukses dieksekusi Andre Jung di penghujung babak pertama.

Di babak kedua, Persib semakin agresif. Masuknya Beckham Putra menambah daya dobrak dari sisi sayap. Gol kedua tercipta melalui skema transisi cepat khas Bojan Hodak. Switch play cepat ke Reijnders dilanjutkan ke Beckham, tembakan ditepis kiper, dan William Barros sigap menyambar bola muntah.

Gol ketiga akhirnya lahir pada menit ke-77 melalui proses build up rapi. Julio Cesar memulai progresi, bola diteruskan ke Andre Jung yang drop, membuka ruang bagi Gervane Kastaneer untuk melakukan penetrasi dan melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti.

Pertahanan Solid dan Perubahan Skema

Di sisi bertahan, Persib nyaris tak mendapat ancaman berarti. PSBS Biak hanya mampu melepaskan tiga tembakan sepanjang laga, dengan satu yang mengarah ke gawang. Mereka bertahan menggunakan shape 4-1-4-1 dengan pendekatan man oriented, namun kerap kalah duel dan terlambat menutup ruang.

Menariknya, saat sudah unggul tiga gol, Bojan Hodak mengubah pendekatan dengan menurunkan lima bek sejajar. Perubahan ini membuat PSBS semakin kesulitan mengembangkan permainan hingga laga berakhir.

Penampilan dominan ini menegaskan bahwa taktik Persib Bandung semakin matang. Meski masih memiliki catatan pada efektivitas finishing, performa atraktif ini membuka peluang besar Maung Bandung untuk kembali bersaing di papan atas dan memburu sejarah gelar ketiga beruntun.(*)

Editor : Rendra Febrian Permana
#Super League #Persib vs PSBS Biak #Tom Haye Persib Bandung #bojan hodak #persib bandung