Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persib Bandung Siap Bajak Mariano Peralta dari Borneo FC! Bojan Hodak Bangun Poros Argentina, Dedi Kusnandar Siap Tarung di Lini Tengah!

Satria Wira Yudha Pratama • Rabu, 4 Februari 2026 | 14:10 WIB
Persib Bandung bidik Mariano Peralta dari Borneo FC! Simak rencana Bojan Hodak bangun Poros Argentina dan ambisi Dedi Kusnandar di lini tengah Maung Bandung.
Persib Bandung bidik Mariano Peralta dari Borneo FC! Simak rencana Bojan Hodak bangun Poros Argentina dan ambisi Dedi Kusnandar di lini tengah Maung Bandung.

BLITAR – Persib Bandung kembali mengguncang bursa transfer putaran kedua Super League 2025-2026. Menjelang penutupan jendela transfer, manajemen Maung Bandung dikabarkan tengah menyiapkan langkah berani untuk membajak winger andalan Borneo FC, Mariano Peralta. Isu ini mencuat setelah kebutuhan tim akan tambahan daya dobrak di sektor sayap menjadi prioritas utama pelatih Bojan Hodak guna menjaga konsistensi performa di papan atas klasemen.

Langkah Persib untuk menebus klausul rilis Mariano Peralta dinilai bukan sekadar rumor belaka. Pemain asal Argentina tersebut diproyeksikan menjadi senjata baru yang akan melengkapi skema taktik Hodak. Jika transfer ini terealisasi, Persib akan membangun "Poros Argentina" yang sangat solid. Saat ini, Maung Bandung sudah memiliki bek tangguh Patricio Matricardi (Pato) di lini belakang dan gelandang elegan Luciano Guaycochea (Lucho) di lini tengah. Kehadiran Peralta akan menyempurnakan koneksi tiga pemain Argentina dari lini belakang hingga lini depan.

Pembentukan poros pemain berdasarkan latar belakang negara ini memang menjadi ciri khas skuad Persib musim ini. Selain poros Argentina, Persib juga diperkuat poros Belanda lewat nama-nama seperti Marc Klok, Eliano Reinders, dan Thom Haye. Ada pula poros Brasil yang diisi William Barros hingga Julio Cesar, serta kehadiran Layvin Kurzawa yang membentuk poros Prancis. Kesamaan bahasa dan budaya antar pemain dalam poros ini diyakini mampu mempercepat integrasi taktik dan memperkuat komunikasi di dalam lapangan.

Mariano Peralta bukanlah nama asing bagi Bobotoh. Musim lalu, saat berseragam Borneo FC, ia sukses menyarangkan dua gol ke gawang Persib Bandung. Menariknya, gol-gol tersebut tercipta saat ia beroperasi di sisi sayap kiri, meskipun posisi aslinya adalah penyerang sayap kanan. Fleksibilitas ini menjadi daya tarik utama bagi Bojan Hodak yang menyukai pemain eksplosif dan mampu bermain di berbagai posisi lini serang.

Hingga saat ini, manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memang belum mengeluarkan pernyataan resmi. Namun, dinamika di internal tim menunjukkan bahwa pergerakan untuk memperkuat skuad terus dilakukan sebelum bursa transfer resmi ditutup. Persib tidak ingin kehilangan momentum, terutama saat mereka harus bersaing di dua kompetisi sekaligus, yakni liga domestik dan AFC Champions League 2.

Di sisi lain, kembalinya gelandang senior Dedi Kusnandar (Dado) dari masa peminjaman di Bhayangkara FC menambah daftar persaingan di lini tengah. Dado menunjukkan mental baja meskipun harus bersaing dengan sederet pemain termahal dan mentereng seperti Thom Haye, Adam Alis, hingga Eliano Reinders. Bagi pemain asli Jawa Barat ini, kompetisi internal adalah hal yang menyehatkan bagi perkembangan tim.

"Persaingan di dalam tim bukanlah masalah, melainkan kebutuhan. Atmosfer kompetitif akan mendorong setiap pemain untuk memberikan yang terbaik," ujar Dado usai sesi latihan di Stadion GBLA, Senin (2/2/2026). Ia menegaskan tak gentar bersaing memperebutkan menit bermain meskipun lini tengah Persib saat ini disebut-sebut sebagai salah satu yang paling mewah di Indonesia.

Dengan sikap profesional yang ditunjukkan para pemain senior dan rencana ambisius mendatangkan Mariano Peralta, Persib Bandung menunjukkan kesiapannya untuk menguasai putaran kedua. Bobotoh kini tinggal menanti kejutan resmi di pengujung bursa transfer untuk melihat apakah "Senjata Argentina" ini akan benar-benar mendarat di Kota Kembang.(*)

Editor : Satria Wira Yudha Pratama
#dedi kusnandar #bursa transfer persib #Mariano Peralta #bojan hodak #persib bandung