Di balik tiga poin penuh yang dibawa pulang Pangeran Biru dari Malang, terdapat beberapa keputusan pelatih Bojan Hodak yang menjadi sorotan. Mulai dari pemilihan kapten tim yang tak terduga hingga nasib pemain lokal yang minim menit bermain. Selain itu, beredar pula video viral terkait distribusi uang kepada pemain yang sempat menimbulkan salah tafsir di media sosial.
Pascalaga Arema FC vs Persib Bandung, kedua pelatih memberikan pandangan berbeda. Pelatih Arema FC sempat mengungkapkan kekecewaannya karena merasa timnya seharusnya mendapatkan penalti saat kedudukan mungkin bisa berubah menjadi 2-1. Namun, ia tetap mengapresiasi kerja keras skuadnya. Di sisi lain, Bojan Hodak mengakui bahwa kemenangan tersebut sedikit di luar dugaan, terutama setelah timnya harus bermain dengan 10 orang. Meski demikian, pelatih asal Kroasia itu menegaskan timnya pantas menang berkat semangat juang tinggi hingga menit akhir.
Baca Juga: Perbaikan Drainase Belum Maksimal, Pemkot Blitar Masih Temui Sejumlah Ruas Jalan Tergenang (
Kejutan Ban Kapten di Lengan Beckham Putra
Salah satu sorotan utama dalam laga tersebut adalah keputusan Bojan Hodak menunjuk Beckham Putra Nugraha sebagai kapten tim sejak menit awal. Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat ada sosok senior seperti Teja Paku Alam di bawah mistar gawang.
Bojan Hodak akhirnya buka suara terkait hal ini. Ia menjelaskan bahwa sejatinya pilihan kapten utama jatuh pada Teja Paku Alam. Namun, Bojan memiliki preferensi pribadi untuk tidak menjadikan penjaga gawang sebagai kapten tim. Alasannya taktis; seorang kapten harus bisa berkomunikasi intens dan berargumen dengan wasit jika terjadi insiden. Hal ini sulit dilakukan jika kapten berada jauh di area gawang.
Karena "alergi" menunjuk kiper sebagai kapten, pilihan Bojan akhirnya jatuh pada Beckham Putra. Gelandang muda jebolan diklat Persib ini dinilai sebagai pemain yang paling lama berada di tim saat itu, sehingga layak mengemban ban kapten sebelum akhirnya diserahkan kepada Teja saat Beckham ditarik keluar.
Persaingan Ketat Pemain Lokal dan Eksperimen Eliano
Fakta lain yang terungkap pascalaga Arema FC vs Persib Bandung adalah mengenai minimnya kesempatan bermain bagi pemain lokal di posisi tertentu, seperti bek kiri yang seharusnya bisa diisi oleh Rezaldi Hehanusa. Bojan Hodak justru memilih bereksperimen dengan memasang Eliano di posisi tersebut, meskipun itu bukan posisi aslinya.
Bojan menegaskan bahwa setiap pemain yang diturunkan sebagai starter atau pengganti, dipilih berdasarkan performa mereka selama sesi latihan. Bagi pemain lokal yang ingin mendapatkan menit bermain, mereka harus mampu bersaing dan menunjukkan determinasi tinggi di setiap sesi latihan untuk merebut hati sang pelatih.
Klarifikasi Video Viral Uang Saku
Selain isu teknis, jagat maya juga sempat dihebohkan dengan video para pemain Persib yang tampak menerima pembagian uang tunai di sebuah ruang tunggu. Banyak narasi beredar yang menyebut itu adalah bonus kemenangan melawan Arema FC dengan nominal yang dianggap kecil oleh sebagian netizen.
Baca Juga: Pemkab Blitar Sediakan Layanan Gratis Bagi Penderita Kanker, Ini Ketentuannya
Faktanya, narasi tersebut keliru. Video yang beredar luas itu bukanlah momen pembagian bonus kemenangan usai laga di Malang. Uang tunai yang diterima para pemain dalam video tersebut adalah uang saku (pocket money) yang dibagikan manajemen sebelum tim berangkat menuju Malang untuk melakoni laga tandang. Nilainya pun bervariasi dan merupakan hal lumrah sebagai bekal keperluan pribadi pemain selama perjalanan away. Klarifikasi ini penting untuk meluruskan disinformasi yang beredar di kalangan suporter.(*)
Editor : Saifullah Muhammad Jafar