BLITAR – Bursa transfer BRI Super League putaran kedua musim 2025–2026 kembali menghadirkan sejumlah pergerakan penting dari klub-klub papan atas Liga Indonesia. Sejumlah nama pemain resmi diperkenalkan, sementara rumor transfer besar terus menghangat menjelang penutupan jendela transfer. Aktivitas ini menunjukkan keseriusan klub dalam memperkuat skuad demi menjaga konsistensi performa di paruh musim.
Kabar paling menonjol datang dari Persija Jakarta. Macan Kemayoran akhirnya meresmikan penyerang anyar mereka, Mauro Zijlstra. Pemain yang telah mencatatkan tiga penampilan bersama timnas Indonesia itu menandatangani kontrak berdurasi 2,5 tahun. Dalam bursa transfer BRI Super League putaran kedua ini, Zijlstra disebut memiliki nilai pasar sekitar Rp1,3 miliar.
Kehadiran Mauro Zijlstra diharapkan menambah daya gedor lini depan Persija yang tengah berupaya menjaga persaingan di papan atas klasemen. Transfer ini sekaligus menjadi sinyal keseriusan manajemen Persija dalam membangun tim yang lebih kompetitif untuk jangka menengah.
Madura United dan Persis Solo Perkuat Lini Tengah
Selain Persija, Madura United juga resmi memperkenalkan gelandang tengah anyar asal Brasil, Emerson Souza. Pemain yang sebelumnya memperkuat Da Nang FC di Liga 1 Vietnam itu ditaksir memiliki nilai pasar sekitar Rp1,74 miliar. Emerson diharapkan mampu memberikan keseimbangan dan pengalaman di lini tengah Laskar Sape Kerrab.
Sementara itu, Persis Solo tampil aktif dalam bursa transfer BRI Super League putaran kedua. Klub berjuluk Laskar Sambernyawa itu resmi mendatangkan winger asal Brasil, Jefferson Sariosa. Musim lalu, Jefferson memperkuat Ansan Greeners di Liga 2 Korea Selatan dengan catatan 10 gol dan dua assist dari 40 penampilan di semua kompetisi. Nilai pasar pemain berusia 26 tahun itu berada di kisaran Rp1,7 miliar.
Tak hanya itu, Persis Solo juga dipastikan akan diperkuat gelandang asal Serbia, Dejan Tumbas. Pemain tersebut bergabung setelah dilepas oleh Persebaya Surabaya. Proses transfer ini disebut melibatkan peran mantan manajer Persebaya, Yahya Alkatiri, dan menambah daftar eksodus pemain Bajul Ijo ke Kota Bengawan.
Kodai Tanaka dan Lukas Morelato Temui Kejelasan
Masa depan Kodai Tanaka akhirnya menemui titik terang. Gelandang asal Jepang itu dipastikan tetap akan menuju Dewa United dari Persis Solo. Skema transfer ini dinilai menguntungkan kedua belah pihak. Dewa United mendapatkan tambahan kekuatan di lini depan, sementara Persis Solo tetap menjaga aset pemainnya hingga kontrak berakhir.
Di sisi lain, Lukas Morelato resmi bergabung dengan Persijap Jepara. Gelandang serang asal Brasil itu didatangkan untuk menambah kreativitas lini tengah Laskar Kalinyamat. Dalam ajang AFC Cup Level 2, Morelato mencatatkan empat penampilan dengan torehan satu gol, menunjukkan pengalamannya di level internasional.
Arema FC, Persib Bandung, dan Dewa United
Arema FC juga mengumumkan rekrutan anyar mereka. Singo Edan resmi mendatangkan bek tengah asal Brasil, Walison Maia. Pemain berusia 30 tahun tersebut saat ini ditaksir memiliki nilai pasar sekitar Rp434 juta dan diharapkan memperkuat lini pertahanan Arema di sisa musim.
Sementara itu, Persib Bandung secara mengejutkan mendatangkan striker asal Spanyol, Sergio Castel. Pemain berusia 30 tahun itu sebelumnya bermain di APOEL dan telah mencetak tiga gol dari 15 pertandingan. Castel menandatangani kontrak hingga akhir musim dan memiliki nilai pasar sekitar Rp4,8 miliar. Kehadirannya diharapkan menambah variasi serangan Maung Bandung.
Persija Jakarta juga santer dikabarkan tengah membidik gelandang kreatif asal Brasil, Jan Mota. Dengan nilai pasar mencapai Rp8,69 miliar dan pengalaman bermain di klub besar seperti Santos dan Inter Miami, Jan Mota disebut menjadi target utama Persija pada awal tahun 2026.
Tak ketinggalan, Dewa United dikabarkan akan segera diperkuat bek tengah berpengalaman asal Jamaika, Damian Lowe. Pemain tersebut telah mencatatkan 78 caps bersama tim nasional Jamaika senior dan musim lalu tampil di Major League Soccer bersama Houston Dynamo FC.
Bursa transfer BRI Super League putaran kedua masih menyisakan potensi kejutan hingga penutupan jendela transfer. Pergerakan klub-klub ini akan sangat menentukan peta persaingan Liga Indonesia menuju akhir musim. (*)
Editor : Vicky Hernanda