BANDUNG - Persaingan papan atas BRI Super League musim 2025/2026 semakin memanas memasuki pekan ke-20. Laga bertajuk big match akan tersaji saat sang pemuncak klasemen, Persib Bandung, menjamu tantangan berat dari Malut United FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 6 Februari 2026. Pertandingan Persib Bandung vs Malut United ini diprediksi akan menjadi salah satu laga paling emosional dan krusial dalam perburuan gelar juara musim ini.
Persib Bandung menatap laga ini dengan modal kepercayaan diri yang sangat tinggi. Pada pekan sebelumnya, skuad asuhan Bojan Hodak sukses mencuri poin penuh dari markas Persis Solo berkat gol tunggal Andrew Jung. Kemenangan tersebut memastikan posisi Maung Bandung tetap kokoh di puncak klasemen sementara dengan raihan 44 poin. Namun, posisi mereka belum sepenuhnya aman karena Borneo FC terus membayangi di peringkat kedua dengan selisih hanya satu poin.
Laga Persib Bandung vs Malut United bukan sekadar upaya mempertahankan takhta, melainkan juga misi balas dendam yang nyata. Pada pertemuan pertama musim ini, Maung Bandung dipaksa menyerah dengan skor 0-2 oleh Laskar Kie Raha. Kekalahan tersebut masih menyisakan luka, terutama karena gol kemenangan Malut United dicetak oleh Igor Inocensio dan mantan idola Bobotoh, Ciro Alves. Rekor pertemuan pun memihak tim tamu, di mana dari tiga pertemuan terakhir, Malut United unggul dengan dua kemenangan berbanding satu milik Persib.
Strategi Bojan Hodak dan Kembalinya Ketajaman Andrew Jung
Pelatih Bojan Hodak menyadari bahwa Malut United memiliki gaya permainan yang kerap menyulitkan timnya. Dalam sesi latihan terakhir, Hodak menekankan pentingnya efektivitas di lini depan. Meski menang di Solo, produktivitas gol Persib dianggap belum maksimal. Kehadiran Andrew Jung sebagai ujung tombak diharapkan mampu memecah kebuntuan, didukung oleh kreativitas Luciano Guachohea di posisi gelandang serang.
Dalam laga Persib Bandung vs Malut United nanti, Persib diperkirakan akan menurunkan formasi 4-2-3-1. Teja Paku Alam tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang. Lini pertahanan akan dikawal duet kokoh Patricio Matricardi dan Federico Barba, sementara sisi sayap akan dipercayakan kepada Kakang Rudianto dan Layvin Kurzawa. Di lini tengah, duet Marc Klok dan Tom Hay (merujuk pada Franz Futor dan Tom Hay di transkrip) akan menjadi jangkar untuk memutus serangan lawan sebelum menyuplai bola ke Beckham Putra dan William Barros di sektor sayap.
Ancaman Reuni Para Mantan di Kubu Malut United
Di sisi lain, Malut United datang ke Bandung dengan motivasi bangkit setelah kekalahan tipis 1-2 dari Bhayangkara FC. Berada di peringkat keempat dengan 37 poin, tim asuhan Imran Nahumaruri ini wajib meraih poin jika ingin tetap bersaing di empat besar. Keunggulan utama Malut United terletak pada faktor psikologis, di mana skuad mereka dihuni oleh sejumlah pilar yang sangat mengenal karakter permainan Persib.
Nama-nama seperti Ciro Alves dan David da Silva kini menjadi senjata utama Laskar Kie Raha untuk meruntuhkan pertahanan mantan timnya. David da Silva, yang mencetak satu-satunya gol Malut United pekan lalu, diprediksi akan bermain sangat agresif sebagai striker tunggal dalam skema 4-3-3. Dukungan dari duo Sayuri, Yakob dan Yance, di sisi sayap akan menjadi ujian berat bagi lini belakang Persib yang sering kedodoran menghadapi pemain dengan kecepatan tinggi.
Duel lini tengah juga akan menarik perhatian, di mana Tyronne del Pino—yang juga pernah berseragam biru Bandung—akan bertugas sebagai motor serangan Malut United. Dengan komposisi pemain yang sarat akan aroma reuni ini, laga di GBLA dipastikan akan berlangsung sengit sejak menit awal. Apakah Persib mampu membalas kekalahan putaran pertama, atau justru Malut United yang kembali memberikan kejutan pahit di hadapan ribuan Bobotoh? Menarik untuk dinantikan. (*)
Editor : Muhammad Adib Falih Rifly