JAKARTA – Manchester United kembali menjadi sorotan tajam publik sepak bola Eropa. Klub raksasa Inggris itu menghadapi dinamika besar, mulai dari sikap mengejutkan Harry Maguire yang rela turun gaji demi bertahan, drama kegagalan transfer, hingga perdebatan soal masa depan pelatih interim Michael Carrick. Semua isu itu mempertegas bahwa Manchester United masih berada dalam fase transisi yang penuh gejolak.
Isu paling mencuri perhatian datang dari Harry Maguire. Bek tengah asal Inggris tersebut dikabarkan belum berniat meninggalkan Old Trafford pada bursa transfer musim panas mendatang. Bahkan, Maguire disebut siap berkompromi dengan manajemen Manchester United dengan menerima pemotongan gaji agar bisa tetap menjadi bagian dari Setan Merah.
Menurut pengamat sepak bola Inggris, Maguire masih merasa memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Manchester United. Meski sempat tersisih, performanya dalam dua musim terakhir dinilai cukup solid. Manajemen klub sejatinya tidak keberatan mempertahankannya, namun struktur gaji yang tinggi menjadi ganjalan utama. Demi kontrak baru, Maguire disebut rela berkorban demi ambisi besar membawa Manchester United kembali meraih gelar Premier League setelah puasa panjang.
Transfer Gagal dan Target Mahal Manchester United
Di sisi lain, Manchester United kembali harus menelan kekecewaan di bursa transfer. Upaya terakhir klub untuk membajak transfer bek muda Jeremy Juet dari OGC Nice dilaporkan datang terlambat. Liverpool lebih sigap dan berhasil mengamankan tanda tangan pemain berusia 20 tahun itu dengan nilai mencapai 55 juta pound sterling ditambah bonus.
Tak hanya itu, rumor ketertarikan Manchester United pada gelandang Bayern Munchen, Leon Goretzka, juga dipastikan tidak berkembang. Pakar transfer Fabrizio Romano menegaskan tidak ada kemajuan signifikan dalam pembicaraan antara kedua pihak. Goretzka dipastikan akan hengkang dari Bayern dengan status bebas transfer, namun bukan ke Old Trafford dalam waktu dekat.
Isu transfer lain yang tak kalah panas adalah ketertarikan Manchester United pada bintang Chelsea, Cole Palmer. Namun, ambisi tersebut tampaknya sulit terwujud. Chelsea dikabarkan mematok banderol fantastis senilai 150 juta pound sterling. Angka itu diyakini sengaja dipasang tinggi untuk menghalau klub-klub peminat, termasuk Manchester United yang disebut mencari sosok penerus Bruno Fernandes.
Krisis Bek Kiri dan Transfer yang Dibatalkan
Masalah lain muncul dari sektor pertahanan. Transfer Tyrell Malacia ke klub Turki, Besiktas, mendadak dibatalkan. Padahal, sang pemain sudah dijadwalkan terbang untuk menjalani tes medis. Keputusan itu diambil karena Manchester United tengah krisis bek kiri setelah Patrick Dorgu mengalami cedera serius dan diperkirakan absen hingga tiga bulan.
Manajemen menilai terlalu berisiko hanya mengandalkan satu opsi di sisi kiri pertahanan. Karena itu, Malacia akhirnya tetap dipertahankan, meski sebelumnya sudah diberi lampu hijau untuk hengkang.
Performa Pemain dan Harapan Legenda
Di tengah situasi rumit tersebut, sejumlah pemain justru mendapat sorotan positif. Michael Owen berharap gol Benjamin Sesko ke gawang Fulham menjadi titik balik kariernya bersama Manchester United. Menurut Owen, tekanan besar sebagai striker utama membuat posisi nomor 9 di United selalu sulit diisi.
Baca Juga: Geger Alasan Manisa BBSK Putus Kontrak Megawati Hangestri Pertiwi, Ternyata Ini Penyebab Sebenarnya
Pujian juga datang untuk Matheus Cunha. Allen Smith menyebut striker asal Brasil itu kini menjadi idola baru di Old Trafford berkat permainan atraktif dan gol-gol berkualitas yang menghidupkan kembali antusiasme suporter.
Carrick Dipuji, Namun Masa Depan Belum Pasti
Legenda klub Wayne Rooney turut angkat bicara soal kebangkitan Manchester United di bawah arahan Michael Carrick. Rooney menilai Carrick mampu menghadirkan kembali identitas permainan Manchester United yang agresif dan terstruktur. Kolaborasi Kobbie Mainoo, Casemiro, Harry Maguire, dan Lisandro Martinez disebut menjadi fondasi utama kebangkitan tim.
Meski begitu, kontrak Carrick masih bersifat sementara hingga akhir musim 2025-2026. Rooney menilai manajemen layak mempertimbangkan untuk mempermanenkannya jika Manchester United mampu finis di empat besar dan kembali ke Liga Champions.
Casemiro Tetap Dilepas
Di tengah performa apik Casemiro dalam beberapa laga besar, Manchester United dikabarkan tetap pada keputusan awal: melepas gelandang veteran tersebut saat kontraknya berakhir pada Juni 2026. Manajemen memilih fokus pada regenerasi skuad, meski desakan dari fans terus mengalir.
Manchester United pun kini berada di persimpangan penting. Antara mempertahankan pemain senior berpengalaman atau berani melangkah penuh menuju era baru
Editor : Dyah Wulandari