JAKARTA – Manchester United mulai tancap gas menyusun kekuatan jelang musim depan. Aktivitas klub di bursa transfer kian menguat, ditandai dengan rencana peminjaman pemain muda, pencarian pengganti Casemiro, hingga manuver berani membidik bintang Chelsea, Cole Palmer, dengan nilai fantastis.
Langkah awal Manchester United dimulai dengan keputusan meminjamkan gelandang muda mereka, Gokon, ke klub Swiss Super League, Lausanne-Sport. Berdasarkan laporan Manchester Evening News, pemain timnas Mali U-23 itu akan menjalani masa peminjaman selama enam bulan tanpa klausul pembelian permanen.
Manajemen Setan Merah berharap masa peminjaman ini menjadi ajang pematangan bagi Gokon. Targetnya jelas, sang pemain diharapkan kembali ke Old Trafford sebagai sosok yang lebih siap bersaing di level tertinggi bersama skuad utama Manchester United.
Mencari Pengganti Casemiro
Di saat bersamaan, Manchester United juga mulai serius mencari pengganti Casemiro. Gelandang asal Brasil tersebut dipastikan akan meninggalkan Old Trafford pada musim panas mendatang seiring berakhirnya kontraknya. Kepergian Casemiro jelas meninggalkan lubang besar di lini tengah Setan Merah.
Selama dua musim terakhir, Casemiro menjadi salah satu figur sentral Manchester United, baik dari sisi pengalaman maupun kepemimpinan. Tak heran, manajemen klub menargetkan sosok dengan kualitas sepadan untuk mengisi kekosongan tersebut.
Baca Juga: Kabar Markas ST Milik Gus Iqdam di Blitar Terdampak Gempa Pacita, Ini Penjelasan BPBD
Nama Leon Goretzka pun mencuat ke permukaan. Gelandang Bayern Munchen itu dilaporkan masuk radar Manchester United sejak lama. Goretzka dikenal sebagai gelandang box-to-box dengan fisik kuat, visi bermain matang, dan pengalaman bermain di level tertinggi Eropa.
Situasi kontraknya semakin membuka peluang. Masa bakti Goretzka di Allianz Arena akan berakhir pada musim panas mendatang dan hingga kini belum ada tanda-tanda perpanjangan. Kondisi tersebut membuat Manchester United berpeluang merekrutnya secara gratis, sebuah skenario ideal di tengah kebutuhan peremajaan skuad.
Cole Palmer Jadi Target Ambisius
Tak hanya fokus di lini tengah, Manchester United juga dikabarkan ingin menambah daya gedor di sektor serang. Nama Cole Palmer, bintang muda Chelsea, masuk dalam daftar incaran utama Setan Merah.
Sejak bergabung dengan Chelsea pada 2023, Palmer tampil konsisten dan berkembang pesat menjadi pemain kunci The Blues. Ketajaman, ketenangan dalam mengambil keputusan, serta kemampuannya tampil menentukan di momen krusial membuatnya diminati banyak klub elite Eropa.
Manchester United melihat Palmer sebagai proyek jangka menengah hingga panjang. Namun, upaya mendatangkannya dipastikan tidak mudah. Chelsea dikabarkan hanya mau membuka negosiasi jika ada tawaran minimal 200 juta euro, atau setara Rp3,4 triliun.
Saat ini, Manchester United disebut baru menyiapkan tawaran awal sekitar 120 juta euro. Nominal tersebut masih jauh dari ekspektasi Chelsea. Jika tetap ngotot, Setan Merah harus siap memecahkan rekor transfer demi membawa Palmer ke Old Trafford.
Baca Juga: Dinilai Tak Profesional, Manisa BBSK Putus Kontrak Megawati Hangestri Pertiwi, Ini Fakta di Baliknya
Negosiasi Kontrak Kobbie Mainoo
Di tengah hiruk pikuk bursa transfer, Manchester United juga kebut negosiasi kontrak Kobbie Mainoo. Gelandang muda tersebut sempat dikabarkan ingin hengkang pada awal musim akibat minimnya menit bermain di era Ruben Amorim.
Situasi berubah setelah Michael Carrick ditunjuk sebagai pelatih interim. Carrick kembali memaksimalkan peran Mainoo, dan sang gelandang tampil impresif di lini tengah Manchester United.
Manajemen klub kini memprioritaskan perpanjangan kontrak Mainoo yang masa baktinya mulai menipis. Namun, proses negosiasi disebut berjalan alot. Faktor gaji menjadi ganjalan utama, meski Manchester United sudah mengajukan tawaran dengan kenaikan signifikan.
Perwakilan Mainoo menilai nilai tersebut belum sepadan dengan perannya sebagai pilar lini tengah. Meski demikian, sang pemain dikabarkan tetap memprioritaskan bertahan di Manchester United karena ambisi besar meraih trofi bersama klub masa kecilnya.
Masa Depan Bruno Fernandes Menggantung
Di sisi lain, masa depan Bruno Fernandes kembali menjadi tanda tanya. Meski masih menjadi kapten dan tampil konsisten, rumor kepindahannya terus berembus kencang. Klausul rilis bernilai kurang dari 60 juta pound sterling disebut menjadi ancaman serius.
Pakar transfer Alex Crook menilai peluang Bruno meninggalkan Manchester United cukup besar. Menurutnya, sang gelandang bisa saja merasa telah mencapai batas maksimal bersama Setan Merah dan siap mencari tantangan baru.
Baca Juga: Kabar Buruk dari Turki: Manisa BBSK Resmi Putus Kontrak Megawati Hangestri, Ini Kronologi Lengkapnya
Manchester United pun kini berada di persimpangan penting. Aktivitas di bursa transfer musim panas mendatang akan sangat menentukan arah masa depan klub
Editor : Dyah Wulandari