BLITAR – Dinamika bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025-2026 terus memanas seiring dengan bergabungnya Sergio Castel ke Persib. Namun, di tengah antusiasme Bobotoh menyambut sang predator asal Spanyol tersebut, muncul isu miring terkait keabsahan pendaftaran pemain yang dianggap menyalahi aturan liga. Menanggapi kabar yang beredar di media sosial tersebut, manajemen Maung Bandung dan pengamat regulasi justru memberikan jawaban telak yang membungkam keraguan publik terkait status administrasi sang pemain.
Isu mengenai status Sergio Castel ke Persib pertama kali mencuat setelah adanya laporan mengenai dugaan keterlambatan verifikasi dokumen menjelang penutupan jendela transfer pada Jumat, 6 Februari lalu. Beberapa pihak menyoroti proses administrasi di sistem Transfer Matching System (TMS) yang dianggap tidak sesuai ketentuan Pasal 11 dan Pasal 17 regulasi Super League. Namun, berdasarkan penelusuran fakta di situs resmi INLIG, pendaftaran Castel telah selesai dilakukan sebelum tenggat waktu berakhir, sehingga statusnya sah secara hukum federasi.
Langkah berani mendatangkan Sergio Castel ke Persib memang sempat memicu teka-teki regulasi, terutama soal kuota pemain asing. Sesuai aturan Super League 2025-2026, setiap klub hanya diizinkan mendaftarkan 11 legiun asing. Masuknya Castel dan Layvin Kurzawa sempat membuat jumlah pemain asing Persib membengkak menjadi 12 orang. Untuk mengakali hal ini, Persib secara resmi mencoret nama kiper Adam Przibek dari daftar skuad liga domestik, meski sang kiper tetap dipertahankan khusus untuk ajang AFC Champions League 2 (ACL2).
Sambutan Luar Biasa di Negeri Gajah Putih
Terlepas dari hiruk-pikuk regulasi di tanah air, skuad Maung Bandung kini telah mendarat dengan selamat di Thailand jelang laga kontra Ratchaburi FC. Menariknya, Sergio Castel ke Persib mengaku sangat terkejut dengan sambutan yang ia terima. Begitu menginjakkan kaki di Thailand, para pemain langsung diserbu oleh Bobotoh yang sengaja datang untuk memberikan dukungan langsung. Castel dan eks bintang PSG, Layvin Kurzawa, mengungkapkan bahwa mereka belum pernah menjumpai fanatisme suporter seperti ini sepanjang karier sepak bola mereka di Eropa.
Bojan Hodak memboyong kekuatan penuh sebanyak 23 pemain ke markas lawan dengan misi mencuri poin penuh. Meski Sergio Castel baru saja bergabung dalam sesi latihan singkat, pelatih asal Kroasia tersebut tidak ragu untuk langsung memasukkan namanya ke dalam daftar susunan pemain. Hodak menilai Castel memiliki sentuhan bola yang bagus serta keunggulan fisik yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi karakter permainan tim Thailand yang gemar mendominasi penguasaan bola.
Strategi Cerdik Pendaftaran I Made Wirawan
Pencoretan Adam Przibek demi memuluskan jalan Sergio Castel ke Persib di liga domestik ternyata menimbulkan konsekuensi lain, yakni kurangnya stok penjaga gawang. Regulasi Pasal 12 mewajibkan setiap klub memiliki minimal tiga kiper senior. Persib Bandung kembali menunjukkan kecerdikannya dengan mendaftarkan kembali sang legenda hidup, I Made Wirawan, sebagai pemain aktif untuk paruh kedua musim ini. Padahal, pria asal Bali tersebut sudah menyatakan pensiun dan menjabat sebagai asisten pelatih kiper.
Made Wirawan yang kini berusia 45 tahun akan menjalani peran ganda sebagai pemain sekaligus staf pelatih. Keputusan ini diambil untuk memenuhi kuota administratif sekaligus memberikan suntikan mentalitas juara di ruang ganti. Dengan hadirnya Made di daftar kiper bersama Teja Paku Alam dan Fitrah Maulana, Persib kini memiliki kedalaman skuad yang stabil untuk mengarungi jadwal padat di dua kompetisi sekaligus, yaitu Super League dan kancah Asia.
Menanti Debut Predator Spanyol
Publik sepak bola kini menantikan bagaimana dampak instan dari hadirnya Sergio Castel ke Persib dalam laga tandang di Thailand yang akan digelar Rabu, 11 Februari esok. Bojan Hodak mengakui bahwa Castel mungkin masih sedikit kaku setelah menempuh penerbangan panjang, namun gairah sang pemain untuk segera merumput menjadi nilai plus. Kehadiran Castel diharapkan mampu meningkatkan efektivitas serangan Persib yang dalam beberapa laga terakhir dianggap masih kurang klinis dalam penyelesaian akhir.
Manajer Persib, Umuh Muchtar, juga menegaskan bahwa tidak ada kompromi bagi tim selain meraih kemenangan. Umuh mengingatkan para pemain agar tampil agresif dan disiplin sejak menit awal. Kemenangan dua gol tanpa balas atas Malut United di laga sebelumnya menjadi bukti bahwa mental juara tim sedang berada di puncak. Kini, dengan kekuatan baru di lini depan, Persib Bandung optimis mampu membuktikan bahwa segala drama transfer dan regulasi yang terjadi adalah bagian dari langkah besar menuju tangga juara musim ini. (*)
Editor : Oksania Difa Ilmada